# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 10 Maret 2011

eBook Terbuat dari Sutra dan Bisa Ditekuk

Sutra tak lagi hanya digunakan untuk pakaian. Bahan halus ini akan menjadi komponen eBook dan layar LED (Light Emitting Diode). Karena dibuat dari bahan sutra, kedua perangkat ini nantinya akan sangat elatis dan bisa ditekuk!

Para peneliti di National Tsing Hua University, Taiwan memanfaatkan bahan sutra yang diproduksi oleh laba-laba yang dimodifikasi secara genetik. Protein sutra cair yang dihasilkan laba-laba ini selanjutnya diubah menjadi membran insulasi yang digunakan untuk layar transistor film yang sangat tipis.

"Membran ini bisa meningkatkan kinerja transistor hingga 20 kali lipat. Kelebihan lainnya, memanfatkan bahan sutra akan lebih murah, hanya memerlukan sekitar 3 sen per perangkat," kata Hwang Jenn-Chang yang memimpin proyek ini, dikutip dari Popular Science.

Disebutkannya, sebagian besar layar transistor film tipis saat ini terbuat dari silikon yang ditaruh pada kaca, sehingga layar menjadi kaku. Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya sebuah layar bisa sangat elastis. Sony tahun lalu pernah menggunakan bahan organik untuk layar OLED yang dikembangkannya. Layar ini bahkan bisa digulung pada sebatang pensil.

Saat ini tim Hwang tengah bekerjasama dengan pabrikan teknologi untuk memproduksi hasil temuan mereka dalam jumlah banyak. Namun menurutnya, pengembangan bahan ini perlu waktu setidaknya dua hingga tiga tahun sebelum benar-benar siap dipasarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense