Berbeda dengan di Taiwan, mesin penjual di sana memiliki fungsi tambahan, yakni mengenali kebiasaan makan yang tidak sehat. Ibarat dokter gizi, selanjutnya mesin akan memberikan saran terbaik, makanan atau minuman apa yang sebaiknya dikonsumsi.
Dilansir AFP, untuk mengenali kebiasaan makan tak sehat, mesin penjual ini menggunakan teknologi pengenalan wajah.
Dibuat oleh Innovative DigiTech-Enabed Applications and Service Institute yang berpusat di Taipei, mesin penjual ajaib ini memang diciptakan agar bisa membaca wajah si pembeli dan menyarankan produk terbaik berdasarkan penampilan fisik dan usia mereka.
"Teknologi pengenalan wajah buatan kami lebih aktif dibandingkan yang dikembangkan di AS dan Jepang, karena membuat mesin memberikan saran berbelanja," kata Tsai Chi-hung, salah satu ilmuwan yang mengembangkan mesin ini.
Lucunya, mesin ini juga bisa memberi saran lain selain soal makanan atau minuman. Misalnya, jika si pembeli tampak berjanggut, mesin akan menawarkannya pisau pencukur janggut. Atau contoh lainnya, jika si pembeli berkepala botak, mesin bisa saja menawarkan obat penumbuh rambut.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar