"Jadi jangan pernah merasa nyaman dulu jika sudah berada di dalam mobil berpenyejuk dan kaca tertutup rapat," kata Asdep Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Bergerak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Linda Krisnawati, disela-sela Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011, Jakarta.
Ia mengatakan berdasarkan penelitian yang dilakukan UI dan US-AEP di Kota Jakarta tersebut diketahui bahwa konsentrasi polutan partikulat (PM10) dan CO berada di atas standar yang ditetapkan. Data yang dihasilkan menunjukkan bahwa polusi udara terhirup oleh responden ketika mereka bepergian ke kantor, sekolah, bahkan mereka yang bepergian di dalam mobil berpenyejuk dengan kaca tertutup cukup beragam.
"Juli 2006 Jakarta memang sudah bebas dari timbal, tapi Indonesia masih tercemar zat-zat lainnya, dan ini berkaitan dengan jenis bahan bakar kendaraan yang digunakan," ujarnya. Terkait dengan upaya menurunkan tingkat polusi udara pemerintah mempersiapkan bahan bakar dengan kualitas emisi rendah Euro3 yang segera dipasarkan awal tahun 2012.
Sedangkan para pengusaha di sektor otomotif terus berinovasi meredam dampak polusi udara, salah satunya dengan menempatkan "filter cabin" di mobil-mobil tertentu yang diproduksi sejak tahun 2005 ke atas.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar