Analis antivirus dari Vaksincom bahkan memperkirakan ada ribuan pengguna komputer di Indonesia yang telah menjadi korban virus hybrid ini.
Alfons Tanujaya, analis antivirus dari Vaksincom, mengatakan bahwa varian Sality ini menggabungkan kemampuan Sality dengan virus Shortcut. Oleh karena itu ia menjulukinya virus hybrid.
Sality, ujar Alfons, memang cukup sulit dibasmi. Namun virus itu memiliki kelemahan karena penyebarannya relatif tidak mudah.
Sedangkan (virus) Shortcut, paparnya, relatif lebih mudah menyebar namun mudah dibasmi. "Nah, sekarang keluarlah virus hibridnya. Sulit dibasmi seperti sality, tetapi mudah sekali menyebar seperti shortcut," tutur Alfons.
Metode baru dari 'Sality' tersebut ditemukan dalam berbagai varian. Dr.Web Scanner, lanjut Alfons, mendeteksinya sebagai Win32.Sector.2x (dengan x berubah-ubah sesuai variannya, misalnya menjadi .22, .23 dan seterusnya).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar