# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 19 Juli 2012

Kelebihan dan Kekurangan Tidur Itu Berbahaya


Penelitian sebelumnya telah menunjukkan jika tidur siang bikin sehat dan panjang umur. Namun, penelitian terbaru justru melaporkan bahwa keseringan tidur siang di usia lanjut dapat mempercepat pikun.
Para ilmuwan dalam Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer setuju jika kelebihan dan kekurangan waktu tidur setiap hari berpengaruh dalam penurunan mental selama dua tahun.
"Kita tahu bahwa pola tidur berubah karena bertambahnya usia dan kurang tidur dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan," jelas Dr. William Thies dari Asosiasi Alzheimer, dikutip melalui Medical daily.
Sebelumnya, para peneliti dari Brigham and Woman's Hospital, Boston, telah memeriksa data terhadap lebih dari 15.000 orang berusia 70 tahun ke atas.
Hasilnya, peserta yang tidur lima jam atau kurang dengan peserta yang tidur sembilan jam atau lebih sehari memiliki rata-rata kemampuan kognitif lebih rendah dibandingkan peserta yang tidur hanya tujuh jam per hari.
Penelitian lain terhadap 4.900 orang selama delapan tahun menemukan orang yang sering mengalami rasa kantuk di siang hari secara berlebihan lebih rentan mengalami penurunan kinerja kognitif. Hal ini membuktikan kalau mengalami insomnia atau kesulitan tidur di malam hari berkaitan dengan penurunan kognitif.
Bahkan, penelitian terpisah lainnya menunjukkan bahwa orang dengan sleep apnea atau gangguan pernapasan/ngorok memiliki risiko dua kali lebih mungkin mengembangkan kerusakan kognitif ringan, yang merupakan gejala awal Alzheimer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense