Saya asuransi syariah yang sekaligus investasi pada bulan April 2011 dengan premi 3 juta per tahun. Saya berniat untuk tidak melanjutkan asuransi tersebut, maka pada 6 November 2012 kemaren saya urus untuk berhenti dan tidak melanjutkan asuransi dengan cara datang ke kantornya. setelah itu saya diminta nomor rekening karena uangnya mau ditransfer katanya.
Dua minggu setelah itu saya dapat transferan, tapi jumlahnya hanya sebesar Rp 35.001 (tiga puluh lima ribu satu rupiah). Saya kaget, saya minta penjelasan, tapi belum ada jawaban. Bagaimana penjelasannya menurut Anda? Dana saya sebenarnya habis untuk apa? Lalu apa bedanya asuransi syariah dan asuransi konvensional?
Jawab:
Asuransi yang Anda beli jenisnya adalah Unit Link, di mana sebagian premi yang dibayarkan akan digunakan untuk membayar premi asuransi dan sebagian lagi untuk investasi. Biasanya untuk tahun pertama, sebagian besar premi yang dibayarkan digunakan untuk biaya asuransi dan sangat sedikit untuk investasinya. Jadi jika ditutup memang akan bersisa sangat sedikit.
Perbedaan asuransi syariah dan asuransi konvensional terletak pada landasan filosofi transaksinya. Jika asuransi konvensional itu transaksinya jual beli risiko, asuransi syariah itu dasar transaksinya adalah berbagi risiko. Perbedaannya adalah, dalam asuransi syariah, para peserta saling berbagi risiko, sementara pihak perusahaan asuransi hanya sebagai pengelola dana bersama. Dana yang dibayarkan oleh peserta asuransi menjadi milik bersama, bukan menjadi milik perusahaan asuransi. Jadi konsepnya sharing di antara para peserta. Sedangkan dalam asuransi konvensional, premi dibayarkan ke perusahaan asuransi dan jika ada klaim dibayar oleh perusahaan asuransi.
Demikian semoga bisa terjawab.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar