Hasilnya memang tidak kelihatan karena posisi layer "Reflection" berada di bawah layer "Object", tapi perubahannya bisa dilihat di Layer tab seperti pada gambar contoh di bawah ini.
Angka "30" tidak mutlak, silakan isi kolom height sesuai area yang dibutuhkan untuk posisi refleksi. Kemudian perhatikan kotak-kotak bertanda panah di bawahnya, klik tanda panah "" (hasilnya akan tampak seperti pada gambar) sehingga area baru hanya akan terbentuk tepat di bawah gambar asli saja.
Geser kursor ke toolbar yang berada di atas dan klik segitiga kecil untuk melihat pilihan warna gradasinya, klik yang modelnya warnanya Hitam-Transparan lalu pilih model gradasi seperti pada contoh di bawah.
Geser parameter ke sisi kanan untuk menambah efek blur, mungkin juga diperlukan pixel yang lebih banyak ketika berkutat dengan resolusi gambar yang lebih besar.
Ketika mode gradasi sudah dipilih, maka otomatis kursor akan berubah bentuk menjadi tanda "+". Tarik garis lurus dengan menekan Shift dan geser (drag) kursor dari bawah ke atas di area kosong yang sudah dibuat tadi (pastikan tahap ini dilakukan di layer "Reflection").
Kemudian buat layer baru dan tempatkan di posisi terbawah (di bawah layer "Reflection"); klik layer baru tersebut dan geser (drag) hingga posisi terbawah.
Klik Paint Bucket Tool, pastikan Foreground Color berwarna hitam lalu tuangkan cat di layer baru tadi (pada contoh bernama "Layer 1"). Kini kita punya bayangan pada permukaan gelap yang mengkilap (glassy).
Pada contoh berikutnya, warna yang akan digunakan adalah warna meja kayu seperti yang ada pada foto asli.
Untuk teknik ini, pemilihan warna yang senada warna kayu pada foto menggunakan Eyedropper Tool lalu klik di bagian meja kayu (penulis sarankan untuk memilih warna yang paling terang).
Dengan demikian, warna coklat/krem ala meja kayu akan menjadi Foreground Color. Buat layer baru di bawah "Reflection" (caranya seperti pada tahap sebelumnya) dan warnai dengan warna kayu yang baru saja dipilih.
Langkah-langkah pada tutorial kali ini memang sedikit lebih sederhana dibandingkan artikel sebelumnya, meski sama-sama tentang penciptaan refleksi pada bidang tertentu.
Tetapi, bagaimanapun prosesnya, hasil tetaplah tujuan akhir yang menjadi perhatian. Ingat, tetap lakukan pengeditan seteliti dan senatural mungkin meskipun melalui proses digital.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar