Sang pendiri Google kala itu mempresentasikan gadget Google Glass kepada umum dengan mengundang sejumlah penerjun udara yang menggunakan kacamata canggih tersebut, untuk hadir di acara presentasi. Kini, Google sedikit melakukan cara yang sama untuk mendemonstrasikan produk terbarunya, walaupun kali ini relatif lebih aman.
Selasa, 14 Mei 2013
Google Map Diving akan Berikan Sensasi Terjun Payung di Google Maps
Pada ajang Google I/O yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat, tahun 2012 silam, Sergey Brin menampilkan sebuah demonstrasi yang disebutnya sebagai “induk dari segala demonstrasi”.
Sang pendiri Google kala itu mempresentasikan gadget Google Glass kepada umum dengan mengundang sejumlah penerjun udara yang menggunakan kacamata canggih tersebut, untuk hadir di acara presentasi. Kini, Google sedikit melakukan cara yang sama untuk mendemonstrasikan produk terbarunya, walaupun kali ini relatif lebih aman.
Sang pendiri Google kala itu mempresentasikan gadget Google Glass kepada umum dengan mengundang sejumlah penerjun udara yang menggunakan kacamata canggih tersebut, untuk hadir di acara presentasi. Kini, Google sedikit melakukan cara yang sama untuk mendemonstrasikan produk terbarunya, walaupun kali ini relatif lebih aman.
Menurut kabar yang dirilis oleh The Verge, Google telah siap untuk menguji perangkat terbarunya. Perangkat yang diberi julukan sementara “Map Diving” ini, akan membuat kita bisa merasakan pengalaman untuk terjun dari sebuah ketinggian dengan menggunakan mesin simulator. Mesin yang dibangun oleh Google dan sebuah perusahaan partner yang tidak disebutkan namanya, menggunakan tujuh layar raksasa dengan mengoptimalkan fungsi Google Maps.
Cara kerjanya pun sangat sederhana, kita hanya butuh mengendalikan sosok yang terjun dari sebuah ketinggian dengan cara menggerakkan tubuh kita sendiri. Gestur-gestur yang kita buat akan dideteksi oleh sensor-sensor yang salah satunya dibangun oleh Microsoft Kinect. Sistem kerja dari Map Diving sendiri dibangun oleh Google bersama dengan Instrument, sebuah perusahaan pembuat digital creative startup dari Oregon, Amerika Serikat.
Bila kita melihat video-video demo yang ditampilkan, rasanya Google akan benar-benar menyediakan sebuah pengalaman unik lewat perilisan perangkat Map Diving terbarunya. Namun hingga saat ini, Map Diving dipercaya masih dalam tahap pengembangan dan belum akan dirilis dalam waktu dekat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar