Menanggapi maraknya peredaran berbagai aplikasi messenger saat ini, Google tampaknya benar-benar serius untuk membangun sebuah cross-platform messaging system. Setelah dirundung gosip seputar aplikasi atau fitur Babel, Google pada akhirnya merilis secara resmi fitur terbarunya yang bernama “Hangouts” di acara Google I/O yang saat ini sedang diselenggarakan di San Francisco, Amerika Serikat.
Menurut kabar yang dirilis TechCrunch, Google Hangouts sebenarnya bukanlah sebuah fitur baru. Pasalnya, fitur ini merupakan sebuah pengintegrasian sistem antara Gmail dan Google+ yang pada akhirnya akan membuat para pengguna Android dan iOS bisa saling berkomunikasi lewat produk Google. Kemunculan Hangouts sendiri pada akhirnya memaksa Google untuk “membunuh” Google Talk (GChat) dan Google+ Messenger.
Saat didaulat ke atas panggung untuk memperkenalkan Google Hangouts, Vic Gundotra selaku Senior Vice President di divisi Engineering, menyebutkan bahwa kehadiran fitur ini diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup manusia secara menyeluruh.
“Perbedaan sistem operasi dan perangkat seharusnya bukan masalah (dalam komunikasi). Kalian hanya butuh untuk berbicara dengan orang-orang yang kalian sayangi. Inilah alasan di balik perilisan Hangouts, yaitu untuk mempermudah komunikasi,” ucap Gundotra di dalam acara Google I/O, seperti yang dikutip dari TechCrunch.
Google Hangouts saat ini telah dilengkapi oleh berbagai fitur menarik. Salah satunya adalah kehadiran 850 emoji yang digambar dengan menggunakan tangan. Selain itu, anda juga bisa mengirimkan, menyimpan, dan meng-edit gambar-gambar menarik selama chatting. Hangouts juga menyediakan fasilitas history yang membuat kalian bisa menyimpan percakapan, sehingga kalian bisa kembali melihat hasil pembicaraan yang kalian lakukan.
Penasaran dengan fitur Google Hangouts terbaru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar