# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 20 Juni 2013

Bagaimana Captive Portal Bisa Mengenali Banyak User?

Mungkin sebagian orang memiliki pertanyaan, bagaimana captive portal di mikrotik menangani banyak user? Apakah mungkin diimplementasikan ke captive portal lainnya seperti CoovaChilli?

Jawaban :

Dear Irhas, pertanyaan kamu tentang Captive Portal di Mikrotik ini saya teruskan ke ahli Mikrotik yang merupakan konsultan Vaksincom, Pak Harijanto Pribadi dari HTSolusi.net penulis buku 'FIREWALL, melindungi jaringan dari Ddos menggunakan Linux + Mikrotik'.

Demikian jawabannya dan sedikit penjelasan teknis supaya hal ini dapat dimengerti masyarakat awam.

Captive Portal adalah halaman login hotspot, sejatinya hanya halaman html yang mengirim parameter user dan password untuk di verifikasi dengan database user dan password. 

Database user dan password ini bisa berupa file text (database text, semacam csv) atau database server (RADIUS server). ChoovaChilli ini salah satu captive portal opensource yang backendnya pakai freeradius.

Jadi sebenarnya yang mengenali banyak password bukan Captive Portal tetapi server databasenya. Captive Portal hanya mengirimkan parameter yang dimasukkan user dan server database yang menyimpan data dan melakukan verifikasi keabsahan data username dan password yang dimasukkan.

User dan password captive portal tidak selalu disimpan secara lokal, malah praktek sekuriti yang baik seharusnya menghindari hal ini. Seharusnya Captive Portal dintegrasikan dengan RADIUS server yang berfungsi sebagai AAA dimana database user, password dan tipe layanan / service juga bisa didefinisikan oleh RADIUS server.

Di mikrotik user memang bisa disimpan secara local ataupun remote. Secara local bisa berupa user di menu /ip hotspot user atau pada mikrotik tsb diinstall packet usermanager.

Usermanager di mikrotik sejatinya adalah RADIUS server jadi bisa diinstall di mikrotik yang menjalankan captive portal atau bisa diinstall di mikrotik yang terpisah selama antara captive portal dengan user manager/RADIUS server dapat berkomunikasi secara transparan tanpa ada NAT di antaranya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense