# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 04 Juli 2013

5 Fitur Jagoan Notebook 2-in-1 Intel

Pada peluncuran prosesor Intel Core generasi keempat di Indonesia, Intel turut memamerkan platform baru yang disebutnya sebagai notebook 2-in-1. 

Tidak berbeda dengan jenis notebook hybrid ataupun convertible, notebook 2-in-1 memiliki kelebihan pada fungsi ganda yang ditawarkannya sebagai tablet sekaligus notebook pada umumnya.

Namun bila dibandingkan dengan notebook sejenis yang ada di pasaran saat ini, sebenarnya apa saja fitur kunci yang ditawarkan Intel lewat notebook 2-in-1 yang menjadi produk andalannya tersebut?

Grafis Iris

Kejutan lain dari Intel adalah Iris, pengolah grafis terbaru Intel ini memiliki kinerja hingga dua kali lipat lebih baik dibanding pendahulunya. 

Lewat sebuah demo, hal tersebut sukses dibuktikan Intel. Menjalankan game balap Grid 2, Iris mengukir raihan rata-rata 50 fps, bandingkan dengan pendahulunya yang hanya cukup pada kisaran 35 fps.

Iris diketahui hadir dalam dua varian yakni Iris dan Iris Pro, notebook 2-in-1 Intel kemungkinan besar cukup dengan Iris yang memang disiapkan Intel untuk menangani aktivitas grafis ringan seperti memutar film ataupun memainkan game ringan.
Sedangkan Iris Pro disiapkan untuk menangani aktivitas yang lebih berat seperti menjalankan game kelas menengah hingga melakukan editing foto dan video kompleks. Iris Pro memang diketahui sengaja disiapkan Intel untuk mempersenjatai gaming notebook dan performance desktop.

Face Recognition

Mungkin fitur yang satu ini sudah sering ditemui pada berbagai produk notebook, yang membedakan adalah Face recognition merupakan fitur standar yang akan ditemukan pada semua notebook 2-in-1 Intel.

Layaknya kebanyakan face recognition lainnya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses komputernya hanya dengan mengarahkan wajahnya ke kamera. 

Namun tidak hanya itu, setelahnya pengguna masih harus memasukkan gerakan gesture yang telah ditentukannya. Bila kombinasi keduanya sesuai, maka notebook akan dapat diakses.

Menariknya, fitur ini tidak hanya dapat digunakan hanya saat login ke dalam komputer tapi juga pada layanan lain yang membutuhkan password seperti misalnya belanja online.

Voice Activation

Siapa yang tidak kenal Siri, kini fitur asisten digital ala Apple tersebut juga dapat dirasakan pengguna notebook 2-in-1. Lewat fitur voice activation, pengguna bahkan tidak perlu menyentuh perangkat miliknya untuk mengakses sesuatu.

Cukup dengan mengucapkan 'start menu', komputer akan secara otomatis mengarahkan ke tampilan start menu, atau 'open music player', seketika aplikasi pemutar musik akan terbuka, serta berbagai perintah suara lainnya.

Namun agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya, fitur voice activation ini masih dalam tahap pengembangan oleh Intel, yakni dengan memperkaya pengenalan terhadap aksen suara yang beragam dari seluruh dunia. 

Tujuannya, agar kelak fitur voice activation Intel mampu mengenali dengan baik semua perintah kata yang diucapkan, meski lewat aksen berbeda-beda dari tiap penggunanya.

Finger Motion

Sejatinya fitur ini telah lebih dulu diperkenalkan lewat produk smart TV, finger motion memungkinkan pengguna untuk mengakses perangkat miliknya tanpa harus menyentuhnya. Seperti misalnya membuka file, melakukan zoom gambar, ataupun memutar gambar.

Meski bukan sesuatu yang baru, bisa jadi Intel menjadi yang pertama menghadirkannya pada perangkat komputer. 

Dan bukan tidak mungkin, hal ini justru dapat menjadi salah satu hal yang akan mengubah cara orang menggunakan komputer ke depannya.

Kinerja vs Daya

Selain kinerja yang diklaim mengagumkan dari prosesor Intel Core generasi keempat, turut ditonjolkan pula efisiensi daya yang kini 50% lebih baik dibanding pendahulunya. Hal ini disebut-sebut sebagai pencapaian terbaik Intel dalam sejarahnya.

Tentunya klaim tersebut bukan tanpa alasan, dengan kebutuhan daya minimal 6 watt, dapat dipastikan Intel Core generasi keempat mampu beroperasi pada tingkat daya yang sangat rendah, membuat baterai yang menyuplai daya dikatakan sanggup bertahan hingga hitungan belasan jam. 

Bahkan Intel juga mengklaim bahwa notebook yang mengandalkan prosesor terbarunya, sanggup memutar video HD selama 9 jam non-stop tanpa khawatir kehabisan daya.

Selain itu dengan daya yang hanya 6 watt, memungkinkan desain perangkat yang lebih tipis, lebih ringan, lebih dingin dan lebih tenang berkat memungkinkannya penggunaan heatsink tanpa kipas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense