# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 04 Juli 2013

Rich Lee, Manusia Pertama yang Cangkok Headphone di Telinga

Dengan menggunakan headphone, Anda bisa mendengarkan musik di manapun tanpa harus menggangu orang lain. Ingin lebih praktis lagi, Rich Lee bahkan mengimplankan (cangkok) alat tersebut di tubuhnya, membuatnya menjadi manusia pertama dengan cangkok headphone di telinga.

Rich Lee merupakan bagian dari subkultur seniman modifikasi tubuh, yang menempelkan magnet kecil di tragus, daging kaku di bagian luar telinga. Ia kemudian membuat perangkat sendiri menyerupai kalung chunky, yang dapat menciptakan medan magnet sehingga menyebabkan implan bergetar dan menghasilkan suara.

Kini Lee bisa mendengarkan musik kapanpun dan di manapun ia mau, tanpa harus repot-repot memasang dan mencopot headphone dari telinganya. Tapi ini bukan satu-satunya hal yang ia rencanakan dengan cangkok headphone barunya.

Karena implan tidak terlihat dengan mata telanjang, Lee berencana menghubungkan earbud ke 'directional mic', sehingga ia dapat mendengarkan percakapan yang terjadi di seluruh ruangan.

Dan karena ia telah kehilangan sebagian besar penglihatan di mata kanannya beberapa tahun lalu, ia juga berencana menggunakan cangkok headphone untuk berlatih echolocation. Dengan menghubungkannya ke 'pengintai ultrasonik', cangkok headphone akan membantunya menggunakan suara untuk memperkirakan seberapa jauh jarak benda dari tubuhnya.

Alat ini menurutnya dapat membantu para tunanetra untuk menavigasi arah, tanpa harus membuat suara dengan mulut atau menggunakan noisemaker manual lainnya.

Lee dikenal sebagai 'biohacker' atau 'grinder', orang-orang yang memodifikasi tubuh dan bereksperimen dengan implan bedah atau teknologi body-enhancement, seperti magnet dan chip identifikasi frekuensi radio, untuk mendapatkan indra tambahan dan meningkatkan kemampuan tubuhnya, seperti dilansir Huffingtonpost.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense