# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Rabu, 16 Oktober 2013

Hotel Alcatraz, Pengunjungnya Diperlakukan Seperti Tahanan

Sebuah hotel di Jerman dinamai Alcatraz, sebab bangunannya merupakan bekas penjara tua yang kini sudah dialih fungsikan. Hotel Alcatraz berada di kota Kauserslautern, dan memiliki 56 kamar ‘penjara’ untuk tempat menginap tamu-tamu ‘tahanan’ mereka.
Tentu saja hotel ini tidak ada hubungannya dengan Alcatraz yang mengerikan itu, walau memakai namanya untuk menarik perhatian pengunjung.
Kamar-kamar yang dipakai untuk para tamu menginap masih seperti bentuk sel penjara aslinya, yaitu dengan jeruji besi yang kuat dan rapat bahkan hingga ke jendelanya. Untuk membuat suasana penjara makin terasa, tetamu wajib mengenakan piyama bergaris hitam putih, seperti tahanan jaman dahulu.
Namun tentu ada fasilitas modern semacam televisi dan wi-fi yang boleh digunakan untuk membuat tamu hotel tak terlalu bete menginap di sana. Jadi tak heran bila mereka masih bisa menggunakan laptop untuk bekerja atau sekedar online.
Resepsionis hotel, David Woodard, 23, menerangkan asal mula Hotel Alcatraz:
“Dr Michael Koll dan Dr Andreas Kirsch lah yang membeli bekas penjara dan punya ide untuk mengubahnya menjadi sebuah hotel tahun 2007, lima tahun setelah (penjara) ditutup,” ungkap David Woodard seperti dilansir oleh Dailymail.
Namun tak semua bagian penjara diubah menjadi hotel, sebab ada beberapa bagian penjara asli yang dibiarkan untuk lokasi tur wisata pengunjung. Tarif menginap di hotel itu adalah 41 – 58 poundsterling per malam.
Penjara tersebut berdiri sejak tahun 1867, dan memiliki banyak ruangan seperti ruang kerja, gudang, dan juga kapel.
Nah, Anda berminat juga menjadi ‘tahanan’ disana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense