Bukan tidak mungkin, sebuah ponsel pun bisa menjadi pihak ketiga dalam retaknya hubungan Anda. Pasalnya menurut para peneliti, terus-menerus memeriksa pesan layaknya meminum obat dapat merusak hubungan pribadi Anda.
Survei yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa orang dewasa menghabiskan tujuh jam sehari dalam berinteraksi dengan teknologi komunikasi. Untuk beberapa orang, perilaku ini dapat meluas menjadi sebuah masalah.
"Ponsel adalah bagian dari budaya konsumen. Mereka tidak hanya dijadikan sebagai alat, namun juga sebagai simbol status. Tapi sayang, alat itu mengikis hubungan pribadi," jelas Dr James Roberts dari Hankamer Baylor of Bussines, yang memimpin penelitian ini.
Studi ini melibatkan responden usia 18 sampai 29, yang rata-rata mengirimkan 109,5 teks SMS per hari, atau sekitar 3.200 pesan per bulan. Mereka memeriksa ponsel mereka 60 kali dalam hari-hari biasa.
"Bagi sebagian remaja tersebut kehilangan ponsel sama saja sebagai bencana," tambah Robert, seperti dikutip dari Telegraph.
Kecanduan ponsel bahkan telah diberi nama Nomophobia, istilah yang diciptakan oleh para peneliti Inggris pada tahun 2008 untuk mengidentifikasi orang-orang yang mengalami kecemasan ketika mereka tidak memiliki akses ke teknologi mobile.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar