# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Sabtu, 06 Juni 2020

Ramai-ramai #boikotwikipedia Gara-gara Artikel PKI

Netizen ramai-ramai menyerukan #boikotwikipedia gara-gara artikel keliru soal PKI.


PKI memang selalu jadi isu sensitif di Tanah Air.

Dipantau, Kamis (4/6/2020) #boikotwikipedia sudah diramaikan menjadi trending topic Twitter.


Pemicunya adalah informasi soal PKI di Wikipedia yang bertajuk Pembantaian di Indonesia 1965-1966.


Artikel ini disebut menyesatkan karena menyebutkan pihak PKI sebagai korban dan Soeharto sebagai otak dari peristiwa G30S/PKI.


Lantas muncul berbagai seruan untuk memperbaiki artikel tersebut, salah satunya dari politisi Partai Demokrat Roy Suryo.



155 orang memperbincangkan tentang ini

Netizen pun ramai membahasnya. Mereka pun malah menyerukan #boikotwikipedia di Twitter.

Kini yg salah bukan lagi PKI, tapi PKI adalah korban, beda sekali dari fakta Sejarah & kurikulum kita dulu. Beraninya PKI merubah fakta sejarah di depan mata kita ?

Di edit 2 bulan yg lalu, ada apakah?
Waspada Propaganda, pemutar balikan fakta sejarah. 😳https://id.wikipedia.org/wiki/Pembantaian_di_Indonesia_1965%E2%80%931966 

131 orang memperbincangkan tentang ini





Namun, banyak sekali netizen yang kritis.


Mereka mempertanyakan balik maksud orang yang mendukung #boikotwikipedia.


Netizen, terutama yang berlatar akademisi, mengingatkan kalau Wikipedia adalah open source yang artinya bisa diedit semua orang dan tidak bisa dianggap sebagai sumber kebenaran yang mutlak.


Tindakan boikot menurut mereka kurang tepat.


Yang terbaik adalah memperbaiki kesalahan pengeditan dan meluruskan informasinya, karena semua netizen bisa melakukannya di Wikipedia.







Really? this hashtag is trending ? Wikipedia is open-source, anyone can edit the article. Instead of boycott why don't you just see the references below the article's page before you read the article, it's that simple dude.

57 orang memperbincangkan tentang ini






baca keseluruhan - Ramai-ramai #boikotwikipedia Gara-gara Artikel PKI

Bisakah Karantina 14 Hari Diganti Dengan Tes Corona 20 Menit Saja?

Sekarang, beberapa negara di dunia telah mulai membuka perbatasan mereka.


Perlahan mereka mulai melonggarkan dengan menerima pendatang dari negara lain masuk ke negara mereka.


Dan salah satu cara mereka menghadapi fase ini adalah melakukan karantina 14 hari walau hasilnya menunjukkan negatif.

Namun timbul wacana baru, bisakah kita menghindari karantina 14 hari dan hanya melewati rangkaian tes yang 20 menit saja?


Hal inilah yang akan dilakukan pemerintah Inggris.

Mereka akan melakukan uji cepat dan langsung proses di lokasi dalam waktu 20 menit saja.


Pelancong akan melakukan tes swab dan hasilnya tidak perlu dikirim ke laboratorium, dan ini lebih menghemat waktu.


Untuk awal, tes ini akan dicoba di rumah sakit.


Jika terbukti efektif, bisa jadi ini langkah awal orang-orang yang bepergian bisa mendapatkan hasil tes yang jelas sebelum mereka bepergian lagi.


Setidaknya menghemat waktu dan menghilangkan kebutuhan karantina.


Saat ini berbagai negara telah mengeluarkan beragam kebijakan terkait dilonggarkannya lockdown.


Mereka menegaskan aturan-aturan yang harus diperhatikan wisatawan bila melancong ke negaranya di tengah pandemi Corona ini.

Sekretaris Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan Inggris juga telah mengamankan hingga sepuluh juta tes antibodi.


Tes yang berbeda nantinya akan mendeteksi jika seseorang sebelumnya memiliki virus.


Selain Inggris, negara-negara lain juga telah mengumumkan bahwa mereka berusaha menghindari karantina 14 hari.


Sebut saja Islandia yang meluncurkan rencana akan menyambut wisatawan pada tanggal 15 Juni ini.


Mereka akan melakukan tes di bandara bagi mereka yang baru saja tiba.

Serta orang-orang yang bepergian melalui Bandara Internasional Wina saat ini dapat mengikuti tes dengan biaya 190 Euro (sekitar 3 juta).


Dan jika terbukti hasilnya negatif, orang-orang tak perlu karantina 14 hari.

Maskapai Emirates juga menjadi maskapai pertama yang melakukan tes cepat untuk penumpang mereka sebelum naik.


Sementara Spanyol juga akan menguji paspor kesehatan digital mereka melalui aplikasi khusus pelancong yang menuju Kepulauan Canary.


Madeira juga mengumumkan bahwa mereka akan melakukan tes gratis untuk pelancong saat dibuka kembali pada bulan Juli nanti.


Negara-negara juga mulai mendiskusikan semacam 'jembatan udara' berupa kesepakatan dua negara mengizinkan warganya melintas di sesama negara tanpa karantina.


Mungkinkah dengan menghindari karantina, kita bisa berjalan seperti biasanya? Kita tunggu saja perkembangannya.

baca keseluruhan - Bisakah Karantina 14 Hari Diganti Dengan Tes Corona 20 Menit Saja?

Konspirasi Senjata Biologis, Fakta atau Fiksi?

Pandemi COVID-19 diwarnai dengan berbagai isu termasuk konspirasi kontroversial yang menyebutnya sebagai senjata biologis.


Faktanya, apakah pernah ada penggunaan bioweapon di kehidupan nyata?


Senjata biologi atau biological weapon merupakan senjata yang menggunakan patogen (bakteri, virus, atau organisme penghasil penyakit lainnya) sebagai alat untuk membunuh, melukai, atau melumpuhkan musuh.


Nah, dalam pengertian yang lebih luas, bioweapon bukan hanya berupa virus atau bakteri, tapi juga toksin berbahaya yang dihasilkan oleh organisme tertentu.


Bioweapon tidak hanya dilakukan pada zaman sekarang. Ini sudah dikenal sejak dulu ketika perang menggunakan panah yang dicelupkan ke racun.


Contoh lain, mengutip Emedicine Health, dalam Pertempuran Eurymedon pada 190 SM, Hannibal memenangi kemenangan angkatan laut atas Raja Eumenes II dari Pergamon dengan menembakkan ular berbisa ke kapal-kapal musuh.


Di era modern, Perang Dunia II (WWII) beberapa negara memiliki program aktif untuk pengembangan senjata biologis untuk peperangan.


Negara tersebut di antaranya Inggris, Kanada, Jerman, Jepang, Uni Soviet, dan Amerika Serikat.


Namun, pada 1969, Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Richard Nixon memutuskan menghentikan ini setelah menyetujui The Biological and Toxin Weapons Convention (BTWC).


Melansir laman Nuclear Threat Initiative, Konvensi Senjata Biologis dan Toksin atau BTWC adalah perjanjian multilateral pertama yang secara tegas melarang kelas senjata tertentu.


Perjanjian itu melarang pengembangan, penimbunan, produksi, atau transfer agen biologis dan racun dari jenis dan jumlah yang tidak memiliki pembenaran untuk penggunaan perlindungan.


Lebih jauh, perjanjian itu melarang pengembangan senjata, peralatan, atau sistem pengiriman untuk menyebarluaskan agen (zat) atau racun tersebut.


Konvensi ini ditandatangani di London, Moskow, dan Washington oleh lebih dari 100 negara yang berpartisipasi pada 10 April 1972.


Untuk membaca lebih detail mengenai isi konvensi tersebut Anda bisa mengklik di SINI.


Kesimpulannya, senjata biologis secara historis pernah ada dan dilakukan dalam peperangan.


Namun, di era modern, senjata biologis sudah dilarang dalam sebuah kesepakatan perjanjian internasional.

baca keseluruhan - Konspirasi Senjata Biologis, Fakta atau Fiksi?

Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Dalam Tubuh?

Wabah COVID-19 sampai saat ini masih melanda berbagai negara, termasuk Indonesia.


Tak hanya di udara, virus ini disebut mampu bertahan berjam-jam di berbagai permukaan benda yang sering kita sentuh.


Tapi, berapa lama virus itu bisa bertahan di dalam tubuh orang yang terinfeksi?


Para peneliti kemudian mencari tahu lamanya waktu yang dibutuhkan virus saat bertahan di dalam tubuh orang yang terinfeksi.


Para peneliti di China mempelajarinya melalui data dari 191 pasien Corona, termasuk 54 pasien meninggal yang dirawat di Rumah Sakit Jinyintan dan Rumah Sakit Paru Wuhan.


Hasilnya, mereka menyimpulkan bahwa RNA virus bisa bertahan hidup di dalam tubuh manusia yang terinfeksi dalam waktu rata-rata 20 hari.


Tetapi, virus itu juga bisa bertahan hingga 37 hari atau sekitar 5 minggu.


"Dalam penelitian ini, kami menemukan bahwa RNA SARS-CoV-2 yang terdeteksi bisa bertahan dalam waktu rata-rata 20 hari," tulis penelitian tersebut yang dikutip dari Fox News.


Mereka juga memiliki perbandingan dengan mendeteksi viral load pada spesimen pernapasan, dari sekitar sepertiga pasien selama 4 minggu setelah penyakit muncul.


Perbandingan ini dilihat dari sekitar sepertiga pasien selama wabah SARS pada awal tahun 2000-an dan yang terinfeksi MERS.


Hasil yang didapatkan, mereka menemukan durasi deteksi RNA MERS-CoV dalam spesimen pernapasan yang paling rendah bertahan di dalam tubuh.


Virus tersebut bisa bertahan selama setidaknya 3 minggu.
baca keseluruhan - Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Dalam Tubuh?

Pasien Corona Diklaim Membaik 48 Jam Usai Diberi Obat Asam Lambung

Pasien virus Corona COVID-19 yang diberi obat famotidine menunjukkan kondisi klinis yang membaik. Obat famotidine ini diketahui sebelumnya sebagai obat asam lambung.


Dikutip dari The Sun, studi menyebut famotidine membantu mempercepat pemulihan pasien Corona.


Selain itu pasien Corona disebut mulai merasa lebih baik hanya dalam waktu 48 jam usai diberi famotidine.

Bahkan disebutkan gejala-gejala pasien Corona hilang dalam dua minggu.


Dokter di Amerika Serikat (AS) mengatakan hasil tersebut 'menjanjikan'. Ia pun mendukung uji klinis untuk famotidine apakah benar-benar bisa dijadikan obat Corona.


"Hasil dari seri kasus ini menunjukkan famotidine oral dosis tinggi dapat ditoleransi dengan baik dan dikaitkan dengan peningkatan hasil yang dilaporkan pasien pada pasien COVID-19 yang tidak dirawat di rumah sakit," jelas Profesor Tobias Janowitz dari Cold Spring Harbor Laboratory Cancer Center, New York.


"Seri kasus kami menunjukkan hasil yang membaik, tetapi belum menetapkan untuk pengobatan famotidine pada pasien rawat jalan dengan COVID-19," lanjut Prof Tobias.


Prof Tobias menilai perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi obat famotidine.


Studi ini menemukan gejala mulai membaik dalam beberapa jam, terutama batuk dan sesak napas hilang dalam waktu dua minggu.

baca keseluruhan - Pasien Corona Diklaim Membaik 48 Jam Usai Diberi Obat Asam Lambung

Studi: 76 Persen Pasien Corona Membaik Usai Jalani Terapi Plasma Darah

Baru-baru ini salah satu studi di rumah sakit Texas menunjukkan keberhasilan dari terapi plasma darah.


Sebanyak 76 persen pasien virus Corona COVID-19 kondisinya dinyatakan membaik usai diberi terapi plasma darah.


Studi yang dimuat di The American Journal of Pathology 26 Mei lalu ini melibatkan 25 pasien virus Corona COVID-19 dengan kondisi kritis.


Plasma dari pasien virus Corona COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini diharapkan menjadi antibodi yang membantu pasien kritis melawan Corona.


"Data menunjukkan bahwa pemberian plasma konvalesen merupakan pilihan pengobatan yang aman bagi mereka yang mengidap penyakit COVID-19 yang parah," jelas para penulis penelitian.


Penulis penelitian menggambarkan terapi plasma yang dilakukan yaitu dengan transfusi 300 mL plasma ditoleransi dengan baik dan mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang berbahaya.


Seminggu setelah transfusi plasma, 36 persen pasien virus Corona menunjukkan perbaikan klinis.


Tujuh hari kemudian total 76 persen atau 19 pasien virus Corona COVID-19 membaik dan dipulangkan dari rumah sakit.

baca keseluruhan - Studi: 76 Persen Pasien Corona Membaik Usai Jalani Terapi Plasma Darah

COVID-19 Belum Usai, Vietnam Sibuk Cegah Virus DIV1

Belum berakhir pandemi Covid-19, kini di Vietnam memiliki ancaman virus lain, yaitu virus DIV1 atau Decapod Iridescent Virus 1.


Virus ini telah membuat ribuan udang mati mendadak dan membuat khawatir sejumlah peternak udang. 


Menurut South China Morning Post, para ilmuwan dari Akademi Ilmu Perikanan Cina pertama kali mengidentifikasi virus misterius pada udang putih, spesies utama yang diternakkan di Cina, di provinsi Zhejiang pada Desember 2014.


Lalu pada 2018, virus tersebut telah ditemukan di tambak udang dan operasi pembibitan di 11 provinsi, kata Qiu Liang.


"Virus ini menakutkan petani udang, seperti flu burung terhadap peternak unggas dan flu babi Afrika bagi mereka yang memelihara babi," ujar Dai Jinzhi, yang baru-baru ini menemukan bahwa enam kolam tambaknya terinfeksi.


Ia pun diminta untuk mengeringkan kandangnya, yang menampung sekitar 3700 kg udang. Kini ia hanya hidup dengan 200 kg udang hidup dan telah merugi 14 ribu dolar AS.


"Kita tidak bisa melakukan apa pun selain membuang udang dan menjualnya dengan harga murah, lalu mengeringkan kolam dan membiarkannya menganggur selama setidaknya dua bulan," kata Dai.



Terdapat di seafood lain?



Dilansir Worldofbuzz, virus ini diduga masuk ke Vietnam.


Selain udang, kepiting jenis Eriocheir sinensis dan Pachygrapsus crassipes sebelumnya telah diuji coba diinfeksi dengan virus ini, namun keduanya sepertinya tidak rentan terhadap DIV1.


Adapun tanda-tanda khas dari virus ini dapat dilihat dari kepalanya yang putih dan insang yang menguning.


Udang yang sekarat cangkangnya memerah dan melunak, hingga kehilangan kemampuan berenangnya dan tenggelam.


Karena tenggelam di dasar air, sangat jarang terlihat pada air mengalir.


Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam, Phùng Đức Tiến, menyerukan tindakan pencegahan virus terutama dari penyelundupan bayi udang, udang, dan pakan pertanian, menurut Vietnam Explorer


Kendati demikian, hingga saat ini belum ada tanda-tanda virus ini menular pada manusia. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak terlalu khawatir.

baca keseluruhan - COVID-19 Belum Usai, Vietnam Sibuk Cegah Virus DIV1

Bill Gates Bahas CO2 dan Vaksin, Teori Konspirasi Makin Liar


Bill Gates, founder Microsoft, pada 2010 pernah berbicara tentang CO2, vaksin, dan perlambatan laju pertumbuhan penduduk.


Ternyata ini menyeretnya ke teori konspirasi baru soal pengurangan manusia.


Saat itu, Gates tampil di TED Talks membawakan tema 'Innovating to Zero'.


Ia berbicara tentang pengurangan CO2 dan vaksin merupakan salah satu peran penting dalam hal kontrol pertumbuhan populasi.


"Hari ini, dunia memiliki 6,8 miliar orang. Ini akan meningkat menjadi 9 miliar.


Sekarang, jika kita melakukan pekerjaan, baik dalam pengerjaan vaksin baru maupun penyediaan layanan kesehatan dan layanan kesehatan reproduktif, kita bisa menurunkan itu (pertumbuhan populasi), kemungkinan 10 persen atau 15 persen," ujarnya kala itu.


Setelah sekian tahun berjalan, spekulasi soal suami Melinda Gates terlibat dalam pandemi COVID-19 muncul ke permukaan--termasuk penjabaran dia dalam TED Talk kala itu.


Pertanyaan yang mendasar, apa yang dimaksud Bill Gates dengan kaitan CO2, vaksin dan laju pertumbuhan penduduk?


Ialah formula CO2=P x S x E x C yang membawa Gates dalam perbincangan.


Kala itu ia menyebutkan bagaimana CO2 membawa pengaruh pada kesehatan di mana perubahan iklim berpengaruh pada curah hujan yang mengarah pada ketidakpastian, contoh simpelnya kekeringan yang berdampak pada peristiwa kelaparan.


Jika ingin mendapatkan CO2 di angka nol, Gates menyebut ada peranan people (jumlah orang di dunia), service (layanan per orang), energy (energi per layanan), dan CO2 per unit. Ini yang kemudian jadi ditafsirkan banyak orang dengan sudut pandang berbeda.


Menurut versi penjabaran sang filantropi, pembicaraannya tersebut membahas kaitan perubahan iklim dengan pelambatan pertumbuhan populasi.


Adapun vaksin akan membantu mengurangi angka kematian di negara berkembang yang akan memperlambat angka pertumbuhan penduduk karena mempengaruhi keputusan orang tua soal memiliki anak.


Melinda Gates, istri Bill Gates, turun tangan meluruskan simpang siur yang ada.


Pada intinya, jika ada vaksin ampuh yang dapat menyelamatkan anak-anak dan dunia bisa lebih baik tanpa CO2 berlebihan, maka orang tua mungkin memutuskan memiliki lebih sedikit anak karena percaya mereka akan selamat.


Dengan demikian, populasi mungkin dapat ditekan.



"Menyelamatkan nyawa anak-anak adalah tujuan pekerjaan global kami... jika orang tua percaya anak mereka akan bertahan hidup dan jika mereka punya kontrol waktu dan jarak kehamilan mereka, mereka memilih memiliki sedikit anak," kata Melinda seperti dikutip dari Gates Notes.

baca keseluruhan - Bill Gates Bahas CO2 dan Vaksin, Teori Konspirasi Makin Liar

Selasa, 02 Juni 2020

Zoom Perkuat Fitur Enkripsi Khusus Pelanggan Berbayar?

Selama pandemi COVID-19 layanan panggilan video Zoom mengalami keberkahan. Pasalnya berkat itu mereka mendapatkan kepopuleran dan pengguna yang melonjak tinggi.


Meski demikian Zoom disorot karena banyak masalah data privasi dan keamanannya.


Berupaya memperbaiki diri, mereka telah meningkatkan privasi dan keamanan dengan mengakuisisi sebuah perusahaan yang akan membantu dalam meningkatkan enkripsi.


Hasilnya, seperti dilansir dari Ubergizmo, Zoom akan merilis fitur enkripsi yang lebih kuat dalam waktu dekat.


Tapi sayangnya fitur baru t ersebut hanya tersedia khusus pelanggan berbayar saja.


Hal ini tentu akan menuai protes dari pengguna yang menggunakan Zoom secara gratis. Meski demikian langkah Zoom ini mendapatkan dukungan.


Menurut Jon Callas dari American Civil Liberties Union, dengan langkah Zoom menjadikan fitur ini bagian dari layanan berbayarnya dapat memungkinkan Zoom untuk mencegah pengguna yang menggunakan platformya untuk nge-spam atau tindakan jahat lainnya.


Menanggapi mereka yang berpendapat jika fitur enkripsi ini telah diberikan secara gratis oleh perusahaan seperti Facebook ataupun Google.


Callas menjelaskan ini adalah salah satu cara Zoom untuk mendapatkan keuntungannya sedangkan Google bisa mendapatkan uang dari iklan.

baca keseluruhan - Zoom Perkuat Fitur Enkripsi Khusus Pelanggan Berbayar?

Kenapa Siri dan Asisten Virtual Lainnya Pakai Suara Perempuan?

Pengguna smartphone kini terbiasa menggunakan asisten virtual di smartphone untuk navigasi GPS, menanyakan cuaca, mengatur alarm, dan hal lain untuk membantu memudahkan.


Sadarkah kalian kalau asisten virtual lebih sering menggunakan suara perempuan? Kalian akan menemukan suara perempuan pada Siri, Alexa, Google Assistant, atau Cortana.


Tak cuma di smartphone, komputer hingga perangkat seperti mesin ATM lebih sering menggunakan suara perempuan dalam fitur voice assistant atau asisten suara mereka.


Kira-kira apa ya alasan di baliknya?


Beberapa ilmuwan berpendapat, mendengarkan suara perempuan yang disukai semua orang jauh akan lebih mudah ketimbang memodulasi suara laki-laki.


Ini terkait dengan suara ibu, sehingga kebanyakan orang cenderung meresponsnya secara positif.


Secara psikologis, seseorang cenderung lebih mendengar suara perempuan.


Dikutip dari PC Mag, sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2014 menyebutkan bahwa pada tahap prenatal, janin merespons suara kedua orang tua, dan bayi yang baru lahir sudah lebih memilih suara ibu daripada suara ayah.


Namun, ada juga asisten virtual yang menawarkan opsi suara laki-laki, di antaranya, Siri dan Google Assistant.


Pilihan ini tak dimiliki oleh Alexa dan Cortana yang hanya punya suara perempuan.


Berbeda lagi dengan asisten suara Watson dari IBM. Lantaran dianggap maskulin dan memiliki kesan pemimpin, Watson pun menggunakan suara laki-laki.


Juru bicara Microsoft menjelaskan, asisten suara Cortana yang mereka kembangkan secara teknis dapat dikatakan tak memiliki gender.


Akan tetapi, mereka melakukan penelitian gender ketika memilih suara dan mencari yang lebih baik.


Microsoft ingin menghadirkan asisten yang dapat membantu, mendukung, sekaligus dapat dipercaya.


Maka, suara perempuan pun dipilih karena dipercaya lebih unggul untuk tiga faktor tersebut.


Dalam hal ini, psikolog James W. Pennebaker menjelaskan, perempuan biasanya menggunakan lebih banyak kata ganti dan kata tentatif daripada laki-laki.


Pengucapan kata ganti, khususnya 'saya', banyak dilakukan perempuan. Asisten suara yang ada saat ini pun cenderung lebih sering menggunakan kata 'saya'.


Para engineer telah memodulasi sejumlah besar suara laki-laki, perempuan, dan bahkan gender-netral untuk semua jenis perangkat dan layanan online, tetapi sepertinya, belum ada yang bisa menandingi pengalaman berbicara dengan orang sungguhan.


Tapi setidaknya, dengan masa pandemi dan lockdown seperti sekarang, pengalaman menggunakan asisten virtual mulai dianggap nyata karena banyak orang mencari teman ngobrol.


Kalau kalian lebih suka suara perempuan atau laki-laki?

baca keseluruhan - Kenapa Siri dan Asisten Virtual Lainnya Pakai Suara Perempuan?

Mengenal Naikon, Grup Hacker China yang Serang Indonesia


Negara Incaran Hacker China Naikon Pakai Aria-body.


Nama grup hacker Naikon kembali jadi buah mulut, setelah melancarkan serangan malware backdoor Aria-body yang menginfeksi komputer pemerintahan.


Padahal, selama lima tahun ke belakang nama Naikon tak muncul lagi dalam laporan-laporan keamanan siber.


Nama Naikon muncul pada 2015, saat mereka menyusup ke komputer pemerintah dan perusahaan nasional di negara-negara Asia Tenggara.


New York Times menyebutkan grup hacker Naikon berbasis di China.


Saat itu, Naikon terbilang aktif dengan melakukan aksi spionase siber ke negara-negara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Nepal.


Malware yang mereka pakai ini bisa dikategorikan sebagai Advanced Persistent Threat (APT).


Checkpoint yang berbasis di Israel melaporkan Aria-body kembali dijalankan oleh Naikon dan beraksi di Australia dengan menunggangi email sebuah kedutaan negara Asia Pasifik.


Diduga, Naikon masih mengincar negara target sebelumnya seperti Indonesia, Australia dan sejumlah negara Asia Pasifik lainnya.


Mereka memakai backdoor baru yang membuatnya lolos dari pantauan.


Para ahli menemukan bahwa para aktor di belakang Naikon grup tampaknya berbahasa China dan bahwa target utama mereka adalah instansi pemerintah tingkat atas dan organisasi sipil serta militer.


Dalam laporan Kaspersky Lab, Naikon punya sejumlah keunggulan, yaitu :


  • Di setiap negara yang menjadi target ada satu orang yang ditunjuk untuk menjadi operator, yang tugasnya adalah untuk mengambil keuntungan dari aspek budaya dari negara tersebut, seperti kecenderungan untuk menggunakan akun email pribadi untuk bekerja.

  • Penempatan infrastruktur (server proxy) di dalam suatu negara dengan tujuan memberikan dukungan setiap saat untuk koneksi real-time dan data exfiltration.

  • Setidaknya sudah lima tahun volume aktivitas serangan dilakukan secara tinggi kepada kalangan eksekutif penting dan geo-politik.

  • Kemampuan untuk platform-independent code dan mencegat seluruh lalu lintas jaringan.

  • Terdapat 48 perintah dalam susunan pelaksanaan yang berguna dari jarak jauh, termasuk perintah untuk melakukan inventarisasi secara lengkap, download dan upload data, menginstal add-on modul, atau bekerja sesuai dengan komando dari pusat.


Metode yang mereka pakai pada 2015 itu pun terbilang sama dengan serangan terbarunya ini.


Yaitu teknik spear-phishing yang tradisional menggunakan email berisi dokumen yang dirancang untuk menarik korban yang potensial.


Lampiran ini mungkin terlihat seperti dokumen Word, tetapi sebenarnya merupakan file executable dengan ekstensi ganda.


Saat di-download ada ekstensi lain yang diam-diam beroperasi dan membuka back door dari perangkat target menuju tim hacker Naikon. Malware inilah yang dinamakan Aria-body.

baca keseluruhan - Mengenal Naikon, Grup Hacker China yang Serang Indonesia

Juni, Indonesia-Korsel Uji Vaksin COVID-19

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bakal memulai uji klinik vaksin COVID-19 per Juni 2020 mendatang. Demikian dikutip dari keterbukaan informasi Kalbe.


"Uji klinik vaksin COVID-19 rencananya akan dilakukan di bulan Juni 2020," bunyi keterangan tersebut.


Riset vaksin ini sendiri telah dilakukan kepada primata dan telah terbukti menghasilkan antibodi yang mampu menetralisir virus Corona Baru, sehingga tahap berikutnya akan diuji kepada manusia.


Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah terkait untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini sehingga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia.


Untuk diketahui, Kalbe baru saja melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan asal Korea Selatan yakni Genexine, Inc terkait rencana tersebut.


Genexine Inc merupakan perusahaan obat biologi dan bioteknologi yang terdaftar dalam bursa Korea Selatan berkode saham KOSDAQ.


"Kalbe dan Genexine sepakat untuk melakukan uji klinik GX-19 di Indonesia, yakni pengembangan vaksin DNA terhadap virus corona baru oleh konsorsium dengan Genexine, Binex, the International Vaccine Institute(IVI), GenNBio, the Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST), and Pohang University of Science & Technology (POSTECH)," ujar Corporate Secretary Kalbe Lukita Kurniawan Gozali dalam keterangan tertulis yang diterima.


Untuk riset ini, Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah terkait untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini.


"Sehingga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia," pungkasnya.


Seperti diketahui, Kalbe Farma sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan Genexine Inc, membentuk PT Kalbe Genexine Biologic (KGBio), sebuah perusahaan joint venture untuk mengembangkan dan membuat bahan baku obat-obatan bioteknologi di Indonesia.

baca keseluruhan - Juni, Indonesia-Korsel Uji Vaksin COVID-19

Sedang Uji Coba Tahap Kedua, Vaksin Corona Ini Diyakini 99 Persen Efektif

Ilmuwan China yang tengah mengembangkan vaksin virus Corona COVID-19 mengatakan kepada Sky News bahwa pengembangan vaksin mereka 99 persen akan berhasil.


Sinovac sebuah perusahaan bioteknologis yang berbasis di Beijing saat ini memiliki vaksin Corona yang tengah memasuki uji coba tahap kedua.


Lebih dari 1.000 relawan berpartisipasi dalam pengembangan vaksin mereka.


Perusahaan juga mengatakan sedang dalam pembicaraan awal untuk mengadakan uji coba tahap ke 3, bagian akhir dari proses uji coba di Inggris.


Sky News bertanya kepada Luo Baishan, seorang peneliti di Sinovac, apakah menurutnya vaksin itu akan berhasil.


"Ya, ya. Pasti berhasil, 99 persen pasti," jawabnya.


Bulan lalu Sinovac menerbitkan hasil dalam jurnal ilmiah Science yang menunjukkan vaksin, yang disebut CoronaVac, telah berhasil diuji coba pada monyet.


Helen Yang, Direktur Senior, Sinovac mengatakan perusahaan tersebut sedang dalam negosiasi untuk melakukan uji coba tahap tiga dan juga terakhir di Inggris.


"Kami sedang bicara dengan beberapa negara Eropa dan Inggris. Saat ini adalah tahap yang masih sangat awal untuk diskusi."


Sky melaporkan bahwa Sinovac juga membangun pabrik komersial di area lain di Beijing.


Tujuannya untuk menghasilkan 100 juta dosis ketika vaksin mendapatkan persetujuan akhir untuk produksi massal.


Meski demikian, Sinovac tidak merekomendasikan penggunaan vaksin kepada semua orang, melainkan hanya fokus pada petugas kesehatan dan orang tua.


Mereka akan menjadi orang pertama yang menerima vaksin.


"Ini adalah rekomendasi kami bahwa bukan semua orang yang akan mendapatkan vaksin.


Kami sedang membahas ini dan merekomendasikannya ke negara lain.


Target kami pertama adalah kelompok berisiko tinggi, misalnya petugas kesehatan atau orang lanjut usia," jelas Helen, dilansir dari Sky News.

baca keseluruhan - Sedang Uji Coba Tahap Kedua, Vaksin Corona Ini Diyakini 99 Persen Efektif

Minggu, 31 Mei 2020

Mark Zuckerberg Pernah Ditawari Urus Franchise McDonald's


Mark Zuckerberg mendapatkan gelar kehormatan dari Harvard


Ada kisah unik dari Edward Zuckerberg, ayah dari CEO Facebook, Mark Zuckerberg sebelum masuk perguruan tinggi kepada anak-anaknya.


Pilihan ini mungkin bisa mengubah jalan hidup Zuckerberg yakni -- kuliah di Harvard atau punya franchise McDonald's.


"Ayahku, lumayan lucu sih, sebelum kami semua masuk perguruan tinggi ia menawarkan opsi untuk lanjut kuliah atau berinvestasi di sebuah franchise dan menjalankannya," kata Randi Zuckerberg, saudari dari suami Priscilla Chan tersebut kepada CNN.


Saat itu Zuckerberg memilih untuk masuk ke Harvard.


Fyuuuh, buat yang suka pakai Facebook tentunya ini pilihan yang melegakan hati, ya.


Diketahui, meski drop out pada tahun kedua kuliah di jurusan ilmu komputer, Zuckerberg mendapatkan penemuan ide mendirikan laman media sosial bersama dua teman kampusnya yaitu Dustin Moskovitz dan Chris Hughes.


Ketika itu, ia membuat kanal bernama Facemash di mana mahasiswa bisa mengunggah foto dan saling berinteraksi.


Lebih serunya lagi, ia menemukan kekasih hatinya yang merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran, Priscilla Chan lewat Facemash.


Aww......


13 tahun berselang, Zuckerberg mendapatkan gelar dari kampus di mana ia menimba ilmu dulu.


Bukan sarjana komputer melainkan pemberian gelar kehormatan sebagai Doktor Ilmu Hukum dari Harvard.


Dipikir-pikir, mungkin memang memiliki perusahaan raksasa teknologi sudah menjadi jalan ninja Zuckerberg, ya.

baca keseluruhan - Mark Zuckerberg Pernah Ditawari Urus Franchise McDonald's

Zuckerberg Jadi Orang Terkaya Ketiga Dunia, Harta Naik Rp 441 Triliun


Kekayaan Mark Zuckerberg, CEO dan pendiri Facebook, naik signifikan meskipun ekonomi sedang kurang baik di tengah pandemi Corona.


Data terbaru menunjukkan ia telah menjadi orang terkaya ketiga dunia setelah sebelumnya berada di posisi kelima.


Menurut ranking Bloomberg Billionaires Index yang update pada 21 Mei, kekayaan total Zuck sekarang diestimasi USD 87,8 miliar, hanya kalah dari Jeff Bezos dan Bill Gates.


Ia menyalip Warren Buffet dan Bernard Arnault.


Pertengahan Maret, Zuck hartanya masih di kisaran USD 57 miliar. Berarti hanya sekitar dua bulan, kekayaannya melonjak di kisaran USD 30 miliar atau sekitar Rp 441 triliun.


Kekayaan Zuck dihitung sebagian besar berdasarkan saham yang ia punya di Facebook.


Nah meski di tengah pandemi, performa keuangan jejaring sosial terbesar dunia itu memuaskan bahkan melebihi target.


Dikutip dari Business Insider, dalam 3 bulan pertama 2020, Facebook mampu meraup pendapatan USD 17,74 miliar dan pengguna aktif 1,73 miliar, lebih baik dari prediksi Wall Street.


Jika ditotal dengan pengguna Instagram dan WhatsApp, maka pengguna keseluruhan keluarga aplikasi Facebook adalah 3 miliar.


Itulah yang membuat para investor optimistis walau di sisi lain, Facebook menyatakan ada penurunan iklan yang cukup signifikan.


Facebook juga tanggap mengikuti tren video chat yang sekarang banyak dilakukan orang, terbukti dengan melesatnya Zoom.


Mereka menambah jumlah partisipan video chat di WhatsApp dan meluncurkan Messenger Rooms, aplikasi video yang dapat diikuti sampai 50 orang.

baca keseluruhan - Zuckerberg Jadi Orang Terkaya Ketiga Dunia, Harta Naik Rp 441 Triliun

Hacker Bobol KPU dan Akan Jual Beli 200 Juta Data WNI, Ini Reaksi Keras Ombudsman


Sebanyak 2,3 juta Data warga negara Indonesia yang terinput dalam database daftar pemilih di KPU (Komisi Pemilihan Umum) dikabarkan telah dibobol hacker.



Bahkan mereka mengklaim masih memiliki 200 juta pemilih yang terdata KPU dan akan membagi-bagikannya di forum Jual Beli.


Informasi itu disampaikan oleh lembaga monitor pelanggaran Data Underthebreach.com melalui akun twitternya @underthebreach, Kamis malam (21/5/2020), sebuah akun Twitter yang memantau aktivitas hacker dan kebocoran Data pribadi. 



Data tersebut merupakan Data daftar pemilih tetap (DPT) saat Pemilu tahun 2014 lalu.



Actor leaks information on 2,300,000 Indonesian citizens.

Data includes names, addresses, ID numbers, birth dates, and more.

Appears to date back to 2013.

Actor claims he will leak 200,000,000 additional citizens information soon. pic.twitter.com/xVWhOGOhtX


— Under the Breach (@underthebreach) May 21, 2020


Hacker mengklaim dapat Data tersebut dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam format PDF (Portable Document Format), yang kemudian disebarluaskan ke komunitas pemburu bocoran Data.


Data pribadi yang Bocor mencakup nama, jenis kelamin, alamat, nomor KTP, tempat tanggal lahir, usia, status lajang atau menikah.


Peretas mengklaim juga punya informasi nomor Kartu Keluarga.


Hacker mem-posting Data pribadi warga Indonesia di Raid Forums, sebuah forum komunitas hacker untuk saling berbagi informasi Data pribadi.


Ia menggunakan username Arlinst.


"Sangat berguna bagi mereka yang ingin membuat nomor (ponsel) di Indonesia (Anda butuh nomor NIK dan KK untuk melakukan registrasi).


Atau digunakan untuk menambang Data nomor telepon dari Indonesia," kata penjual Data tersebut.


Under the Breach bahkan melaporkan Data KPU uang Bocor tersebut ada yang berasal dari dari tahun 2013.


 Hacker pun mengklaim telah memiliki lebih dari 200 juta Data pengguna warga negara Indonesia dan akan membagikannya segera.


Underthebereach.com pun juga menunjukkan beberapa lembar Data pemilih Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


Under the Breach (@underthebreach) merupakan akun Twitter pemantau aktivitas kebocoran Data dan hacker asal Israel.


Sebelumnya, Under the Breach melaporkan kebocoran 15 juta dan diikuti oleh 91 juta Data pengguna platform e-commerce Tokopedia baru-baru ini.


Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie, pun langsung bereaksi dengan kabar adanya pembobolan Data ini.


Dalam akun Twitternya @alvinlie21 dia langsung mempertanyakan akuntabilitas KPU dalam mengamankan Data penduduk, yang ternyata telah Bobol dan diperjualbelikan.


"Bgmn akuntabilitas @KPU_ID dalam pengamanan Data kependudukan? 2,3 juta Data WNI dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 dilaporkan Bocor.


Hacker mengklaim masih punya 200 juta Data WNI lain," tulisnya.


 
 
 
 

Sampai berita ini dipublikasikan belum ada klarifikasi terkait hal ini dari pihak KPU bahkan pihak Kemkominfo mengenai dugaan bobolnya Data ini.
baca keseluruhan - Hacker Bobol KPU dan Akan Jual Beli 200 Juta Data WNI, Ini Reaksi Keras Ombudsman

Ini Cara Deteksi COVID-19 Lewat HP


Ketersediaan alat penguji virus Corona, baik rapid test maupun berbasis PCR, masih menjadi masalah di beberapa negara, termasuk di Indonesia.


Namun, ternyata ada alat khusus yang bisa ditambahkan ke ponsel yang membuatnya bisa menjadi alat penguji virus Corona.


Alat ini dibuat sebuah tim dari University of Utah, Amerika Serikat, lewat sebuah proyek yang awalnya dibuat untuk mendeteksi virus Zika, yang ramai pada 2016 lalu.


Namun alat tersebut bisa dimodifikasi sehingga bisa mendeteksi COVID-19.


"Kami memulai proyek ini sekitar 12 bulan lalu.


Ide utamanya adalah agar orang-orang mempunyai alat pendeteksi Zika agar bisa dipakai untuk mendeteksi di tempat yang mereka datangi.


Kini rencananya adalah untuk mengubahnya agar bisa mendeteksi COVID-19," ujar Profesor Massood Tabib-Azar.


Dibanding rapid test -- yang perlu mengambil darah -- ataupun PCR -- yang harus melakukan swab di dalam hidung --, alat yang dikembangkan ini relatif lebih nyaman digunakan.


Karena penggunanya cukup meniup, batuk, bernafas, atau bersin agar liur bisa menempel pada sensornya.



Pengguna pun bisa menguji keberadaan virus dari sebuah objek dengan mengolesnya menggunakan sebuah alat dan meletakkan sampelnya ke dalam sensor.


Alatnya sendiri terhubung ke ponsel lewat Bluetooth, dan mengambil daya lewat port chargernya.


Setelah itu, jika memang ada virus Corona, maka sebuah strand tunggal DNA bernama aptamers yang ada di sensor bakal mengikat protein.


Lalu sistem elektriknya akan menghasilkan hasil positif, yang kemudian datanya bisa diproses lebih lanjut, seperti melaporkannya ke pihak berwajib.


Sensor di alat ini bisa dipakai lebih dari sekali, karena ada daya listrik kecil yang mengalir untuk menghancurkan sampel sebelumnya.


Biayanya pun tak mahal-mahal amat, sekitar USD 55 atau Rp 815 ribu.


Uji klinis alat berukuran sekitar 1 inch ini akan dilakukan pada Juli mendatang, dan paling cepat bisa tersedia ke publik pada Agustus 2020, demikian dikutip dari Techspot.

baca keseluruhan - Ini Cara Deteksi COVID-19 Lewat HP

Zoom Hapus Sementara Layanan Giphy

Zoom melalui blog resminya mengumumkan telah menonaktifkan sementara integrasi layanan Giphydi fitur chatnya.


"Setelah langkah-langkah teknis dan keamanan tambahan telah diterapkan, kami akan mengaktifkan kembali fitur ini." tulis Zoom.


Perusahaan mengatakan perubahan ini sebagai bagian dari daftar pembaruan keamanan terbaru untuk platformnya yang juga mencakup batasan untuk berbagi layar, perubahan pada fungsi mute dan unmute dan pembatasan login ke pertemuan dari beberapa perangkat (khusus pertemuan yang memerlukan registrasi).


Langkah ini pun dilakukan beberapa hari setelah Facebook mencaplok Giphy dengan nilai lebih dari USD 400 juta.


Usai dipinang penyedia konten GIF ini akan direncanakan diintegrasikan ke Instagram.


Tentunya dengan akuisisi tersebut akan mempengaruhi integrasi Giphy dengan platform lainnya seperti Twitter, Tik Tok dan iMessage yang semuanya merupakan pesaing Facebook.


Pada saat diakuisisi perusahaan besutan Mark Zuckerberg, Giphy tidak menggunakan pelacakan tertanam dan API-nya tidak memiliki akses ke data pengguna, menurut perusahaan.


Zoom juga mengalami masalah keamanan karena permintaan untuk layanan telah meningkat selama pandemi virus Corona yang di mana orang-orang harus bekerja dan bersekolah dari jarak jauh.


Dilansir dari The Verge, Giphy belum memberikan tanggapan atas tindakan Zoom itu.

baca keseluruhan - Zoom Hapus Sementara Layanan Giphy

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Kuat untuk Hindari Infeksi Virus


Sampai saat ini belum ada vaksin maupun obat untuk penyembuhan penyakit akibat infeksi virus Covid-19.


Memperkuat imun tubuh menjadi satu-satunya cara untuk menangkal dan mengobati penyakit akibat virus yang kali pertama muncul di Wuhan, China tersebut.


Kekuatan imun dapat ditingkatkan dengan menjaga pola hidup sehat. Caranya, yaitu dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang serta melakukan kegiatan fisik secara teratur.


Kekuatan sistem imun untuk melawan virus sangat dipengaruhi oleh asupan vitamin dan mineral yang mana sebagian besar vitamin dan semua mineral tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh.


Asupan vitamin dan mineral dapat diperoleh dari asupan makanan.


Dalam kondisi tertentu, beberapa kelompok (seperti Lansia, anak-anak, kasus kurang gizi, wanita masa subur, ibu hamil dan menyusui, sering terpapar polusi dan stress oksidatif, alkoholik, dalam kondisi darurat dan terpapar Infeksi) diperlukan tambahan suplementasi dari Vitamin dan mineral.


Berdasarkan keterangan organisasi kesehatan dunia (WHO) tahun 1991, suplemen vitamin dan mineral sangat penting, terlebih untuk golongan rentan yang sistem imunnya tidak bekerja maksimal. Termasuk di dalamnya, yaitu orang lanjut usia, balita dan anak-anak, orang yang terpapar polusi tinggi, penderita masalah kesehatan tertentu serta penyakit infeksi virus.


Kumpulan vitamin dan mineral bisa didapatkan dengan mengkonsumsi Hbooster.


Hbooster memiliki kandungan yang diperlukan untuk memelihara, juga meningkatkan respon imun tubuh dalam menghadapi infeksi virus, di antaranya:


Vitamin C (Sodium Ascorbat)


Almatsier S dalam studinya yang terbit tahun 2006 memaparkan, vitamin C merupakan antioksidan kuat yang membantu dalam menetralisir radikal bebas.


Selain itu, menurut jurnal yang ditulis Maggini S tahun 2007, vitamin C berperan penting dalam meningkatkan imunitas tubuh terhadap infeksi Virus dan bakteri.


Vitamin C mampu secara konstan mereduksi radikal bebas yang meningkat saat infeksi berlangsung, serta meningkatkan kualitas imun tubuh dalam proses melawan dan menghilangkan sumber infeksi.


Vitamin E (Alpha Tocopherol)


Disebutkan dalam jurnal Nutrients tahun 2018 Vitamin E juga berperan sebagai antioksidan, sekaligus dapat meningkatkan sel-sel darah putih (sel sel imun lebih spesifik Lymphocyte).


Sel darah putih merupakan sel yang menghasilkan sistem imun. Mengkonsumsi vitamin E berdampak pada kenaikan jumlah dan respon sistem imun dalam tubuh.


Vitamin B3 (Nicotinamide), B5 (D Pantenol) dan B6 (Pyridoxin HCl)


vitamin B secara umum berperan dalam membantu penyerapan sari makanan ke dalam tubuh, dan membantu proses sirkulasi darah sehingga sel dalam tubuh memperoleh gizi yang cukup.


Dalam keadaan sakit atau terinfeksi, asupan gizi yang optimal memberikan tubuh cukup energi untuk melawan penyakit.


Selenium (Sodium Selenite)


Groper Sc dalam studinya tahun 2005 mengungkapkan, sebagai mineral selenium berfungsi dalam memelihara sel-sel dalam tubuh (membran sel).


Asupan selenium dalam tubuh juga berperan sebagai pemelihara kadar imun (Ig G dan IgM) sehingga dapat membantu dalam pemeliharaan baik sel-sel imun dan sel lain dalam tubuh.


Zinc (Zinc Picolinate)


Zinc, seperti dijelaskan dalam jurnal yang ditulis Prasad AS tahun 1998, mempunyai banyak peranan dalam fungsi tubuh, di antaranya memelihara sel imun (Macrofag).


Dijelaskan Richard J dalam studinya tahun 2013, Zinc juga diperlukan untuk menurunkan kadar toksin dalam hati terutama jika dikonsumsi bersama vitamin C.


Hbooster merupakan kumpulan vitamin dan mineral yang diformulasikan khusus untuk menjaga sistem imun tubuh.


Dengan kandungan vitamin dan mineral di dalamnya, Hbooster dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi virus.


Hbooster juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dari waktu ke waktu.


Efek optimal dari konsumsi Hbooster bisa diperoleh dengan mengikuti dosis dan aturan pakai, serta diimbangi asupan makanan dengan gizi berimbang.


Ayo putuskan rantai penyebaran corona dengan daya tahan tubuh yang kuat bersama Hbooster (Produksi PT. Gratia Husada Farma - HUFA, Semarang).

baca keseluruhan - Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Kuat untuk Hindari Infeksi Virus

Antara Bill Gates, Vaksin Virus Corona, dan Implan Microchip


Desas desus Bill Gates menggunakan vaksin virus Corona untuk mengimplan microchip ternyata masih ramai digaungkan.


Berdasarkan survei dari Yahoo News dan YouGov sebanyak 44% pemilih Partai Republik di Amerika percaya hal itu adalah kebenaran.


Survei ini juga menemukan bahwa 26% Republican tidak percaya mengenai kabar tersebut, sementara sisanya masih belum dapat menentukan, sebagaimana melansir Business Insider.


Untuk pemungutan suara ini, YouGov membuat interview online kepada 1.640 dewasa di Amerika Serikat antara 20-21 Mei 2020 dengan margin of error sebesar 3%.


Sebenarnya dari mana teori ini berasal? Yang pasti ada banyak sumber, hanya yang paling terkenal adalah dari ungkapan yang diutarakan Bill Gates sendiri.


Sebagian masyarakat merasa omongan Founder of Microsoft itu cukup aneh dan ambigu.


"Nantinya, kami akan memiliki sejumlah sertifikat digital untuk menunjukkan siapa yang telah pulih atau diuji baru-baru ini atau kapan ketika kami punya vaksin untuk para penerimanya," kata Bill Gates saat tanya jawab di Reddit pada bulan Maret soal vaksin.


Nah, keesokan harinya, sebuah website menuliskan headline 'Bill Gates will use microchip implants to fight coronavirus' yang kemudian dibagikan lebih dari 13 ribu kali di Facebook.


Bahkan di YouTube, cerita ini sudah ditonton hampir 2 juta kali.


Namun, sebagian membantah dan beranggapan itu bukanlah ungkapan yang cukup kuat untuk menuduh suami Melinda Gates ini merencanakan implan chip pada vaksin Corona yang sedang dikembangkan.


Mereka yang mendukung Gates beranggapan sertifikat digital digunakan untuk mengirim informasi terenkripsi melalui internet dan ini layaknya tanda tangan elektronik yang digunakan untuk memverifikasi identitas seseorang.


Jadi, bukan berarti bisa diartikan secara harfiah Gates akan menyisipkan microchip.


Cerita konspirasi ini juga semakin gila dengan ucapan Roger Stone, seorang politisi yang dikenal dekat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.


"Ini yang saya tahu pasti. Dia (Bill Gates -- red) dan globalis lainnya pasti menggunakannya untuk vaksinasi wajib dan orang-orang yang disisipkan microchip," katanya mengutip Daily Mail.


Masalah tato tak kasat mata untuk memantau vaksinasi pada anak khususnya di negara berkembang pun kembali mencuat ke khalayak.


Diketahui, Bill Gates sendiri yang mengusulkan ide tersebut untuk dijalankan Bill and Melinda Gates Foundation.


Akan tetapi, lagi-lagi, ini tidak bisa menjadi bukti kuat untuk menunjuk jari kepada Bill Gates.


Beberapa waktu lalu, Gates sempat angkat suara mengenai tudingan rumor tidak baik terkait pekerjaannya yang sedang fokus mengerjakan vaksin untuk COVID-19.


"Saya katakan ironis jika Anda mengincar seseorang, yang melakukan yang terbaik untuk membuat dunia siap.


Kita memang berada di situasi gila jadi akan ada rumor gila juga," cetusnya.


Bagaimana menurut kalian ?

baca keseluruhan - Antara Bill Gates, Vaksin Virus Corona, dan Implan Microchip

Sabtu, 30 Mei 2020

3 Jenis Virus Corona dari Kelelawar Hidup Masih Ada di Lab Wuhan

Institut Virologi Wuhan di China mengakui, bahwa di tempatnya terdapat 3 jenis virus Corona dari kelelawar hidup.


Namun, 3 jenis virus itu tidak cocok dengan kasus penularan yang telah terjadi di dunia.


Direktur Institut Virologi Wuhan, Wang Yanyi, mengatakan, pada awalnya ilmuwan berpikir bahwa virus Corona berasal dari kelelawar, yang bisa menular ke manusia melalui binatang mamalia.


Hal ini sekaligus, kata Wang, membantah tudingan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut bahwa virus Corona berasal dari Institut Virologi Wuhan akibat adanya kebocoran. Bahkan, Wang mengatakan, pernyataan itu merupakan fabrikasi murni.

Kepada stasiun televisi CGTN, Wang menjelaskan, virus Corona yang berada di institusinya masih hidup dan belum bocor.


Sebab, pihaknya dengan mengisolasi beberapa jenis virus Corona dari kelelawar hidup.


"Kami telah mengisolasi dan memperoleh beberapa virus Corona dari kelelawar.


Sekarang kami memiliki 3 jenis virus hidup, tapi kesamaan tertinggi mereka dengan SARS-CoV-2 hanya mencapai 79,8 persen," kata Wang.


Wang menambahkan, bahwa penelitian terkait virus dari kelalawar telah dilakukan sejak 2004 lalu.


Tim peneliti ini dipimpin langsung oleh Profesor Shi Zhengli, yang berfokus pada penelusuran sumber SARS, serta ketegangan di balik wabah lain selama hampir 2 dekade.


"Kita tahu bahwa seluruh genom SARS-CoV-2 hanya 80 persen mirip dengan SARS.


Ini merupakan perbedaan yang sangat jelas. Jadi, dalam penelitian Profesor Shi yang lalu, mereka tidak memperhatikan virus seperti itu, yang kurang mirip dengan virus SARS," ujarnya.


Rumor konspirasi bahwa laboratorium keamanan hayati itu terlibat telah menjadi konsumsi para netizen di dunia maya selama berbulan-bulan setelah Trump menyebut ada teori tersebut ke dalam arus utama dengan mengklaim berbagai bukti patogen yang berasal dari Institut Virologi Wuhan.


Institut Virologi Wuhan pernah mengatakan, bahwa mereka telah menerima sampel virus yang tidak diketahui pada 30 Desember 2019.


Mereka pun baru menentukan urutan genom virus pada 2 Januari 2020 dan menyerahkan informasi mengenai patogen ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Januari 2020.


Wang menjelaskan, sebelum pihaknya menerima sampel pada bulan Desember, tim mereka tidak pernah menemukan, meneliti, ataupun menyimpan virus.


"Faktanya, seperti orang lain bilang, kita tidak tahu bahwa virus itu ada. Jadi, bagaimana itu bisa bocor dari lab kita ketika kita tidak pernah memilikinya?" ucapnya.

baca keseluruhan - 3 Jenis Virus Corona dari Kelelawar Hidup Masih Ada di Lab Wuhan

Vaksin Corona Universitas Oxford Diragukan, Ini Kata Pembuatnya

Vaksin Corona buatan Oxford University disebut-sebut salah satu kandidat terbaik dan saat ini telah memasuki tahap uji coba pada manusia.


Akan tetapi terbersit keraguan setelah kera yang disuntik vaksin itu ternyata akhirnya tetap terkena Corona dan berpotensi tetap bisa menularkannya.

Sempat disebut kebal COVID-19, rupanya 6 kera yang dites terkena Corona.


Selain itu, level COVID-19 yang ada di bodi mereka disebut sama saja dengan kera yang tidak divaksin sehingga kemungkinan dapat menularkan.


Menanggapi itu, profesor Andrew Pollard dari Oxford selaku salah satu pembuat vaksin itu menyatakan vaksin yang mereka kembangkan mencapai tujuan utamanya, yaitu melindungi mereka yang divaksin dari bahaya COVID-19 paling serius.



"Trial itu melibatkan sejumlah kecil monyet, yang ditunjukkan adalah vaksin ini mencegah pneumonia di hewan tersebut," cetusnya, seperti dikutip dari Daily Mail.


"Hal itu mendukung vaksin pada manusia karena itulah yang sungguh ingin kami ketahui, yaitu apakah bisa mencegah pneumonia dan infeksi berat di manusia," paparnya.


Selain itu, monyet yang divaksin juga tidak mengalami kerusakan jantung. Hal itu yang membuat pihak Oxford yakin dalam melangkah ke trial pada manusia.

baca keseluruhan - Vaksin Corona Universitas Oxford Diragukan, Ini Kata Pembuatnya

Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona

Seorang ilmuwan top di Australia meminta ada investigasi khusus untuk menyelidiki asal muasal sesungguhnya COVID-19 lantaran timnya menemukan bahwa virus tersebut secara unik bisa beradaptasi untuk menginfeksi manusia.


Profesor Nikolai Petrovsky yang memimpin tim tersebut menyatakan COVID-19 bukan infeksi penyakit dari hewan ke manusia (zoonotic) biasa karena tampaknya punya kemampuan luar biasa untuk memasuki tubuh manusia dari hari pertama.


Akademisi dari Flinders University itu menyebut memang virus Corona ini ada kemungkinan menular dari hewan dalam sebuah peristiwa alam yang ganjil, tapi kemungkinan atau teori bahwa ia bocor dari laboratorium tidak bisa juga dikesampingkan.


"Saya tidak pernah melihat virus zoonotic yang bertingkah seperti ini sebelumnya," kata dia, dikutip dari Daily Mail.


Pria yang ikut membuat vaksin COVID-19 di Australia ini menyebut virus baru yang melompat dari hewan biasanya menguat untuk beradaptasi di manusia.


Tapi untuk alasan yang belum terjelaskan, COVID-19 beradaptasi sempurna saat menginfeksi manusia tanpa perlu berkembang lagi.


Ia menyinggung 'kebetulan' bahwa virus yang paling dekat hubungannya dengan COVID-19 dipelajari di laboratorium di Wuhan, kota asal mula wabah Corona.


Maka kemungkinan kebocoran, sekecil apapun, menurutnya tak boleh diabaikan.


"Implikasinya mungkin tidak bagus buat ilmuwan atau politik global, tapi hanya karena jawabannya mungkin menimbulkan masalah, kita tidak bisa melarikan diri darinya," kata dia.


"Saat ini memang tidak ada bukti sebuah kebocoran tapi ada cukup data yang mencemaskan kami.


Hal itu tetap merupakan sebuah kemungkinan sampai (terbukti) tidak," imbuhnya.


Australia sendiri termasuk negara yang gencar menyuarakan agar asal usul COVID-19 diselidiki dengan serius.


Adapun di kalangan ilmuwan, kebanyakan sepakat COVID-19 berasal dari binatang walau ada yang beda pendapat seperti profesor tersebut.


Adapun pemerintah China ataupun ilmuwan dari Wuhan Institute of Virology sudah berulangkali membantah COVID-19 dibuat atau bocor dari laboratorium bersangkutan.

baca keseluruhan - Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona

Jumat, 29 Mei 2020

Arsenal Invincibles: Bagaimana Perbandingan Tim Terkuat Wenger dengan Tim-Tim Kuat EPL Lainnya?


Arsene Wenger, dalang genius di balik keajaiban Arsenal pada musim 2003/04 silam.


Kala itu The Gunners jadi juara Premier League tanpa sekali pun menelan kekalahan, mereka dijuluki The Invincibles.


Harus diakui, tim 2003/04 Arsenal merupakan salah satu tim terbaik dalam sejarah sepak bola Eropa.


Menempuh 38 pertandingan tanpa kekalahan untuk jadi juara terdengar mustahil, tapi Arsenal mampu melakukannya.


Kegeniusan Wenger patut diapresiasi. Dia selalu menemukan cara untuk mengubah situasi setiap kali Arsenal kesulitan. Entah berapa kali The Gunners terhindar dari kekalahan.


 


Sampai sekarang belum ada tim lain yang mampu menyamai torehan Wenger dan Arsenal itu. Entah Manchester United, Chelsea, Man City, bahkan Liverpool musim ini tidak bisa menyamai Arsenal.


Artinya, adil mengakui torehan invincibles bukan sekadar dalih fans Arsenal di balik kemerosotan tim kesayangan mereka beberapa musim terakhir.


Sebenarnya, jika mau dibandingkan, sebesar apakah perbedaan Arsenal, dengan tim-tim kuat Premier League lainnya?


Menukil Sportskeeda, baca selengkapnya di bawah ini ya!



Wenger vs Mourinho


Usai musim ajaib Arsenal, Wenger dipandang sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sepak bola Inggris. Sang rival, Chelsea, tidak terima.


Mereka merespons dengan mendatangkan Jose Mourinho.


Kedatangan Mourinho nyaris memecahkan rekor itu, meski pada akhirnya gagal.


Di musim pertamanya, Mourinho mengubah Chelsea jadi tim terkuat dengan gaya sepak bola defensif.


Chelsea berhasil meraup total 95 poin, 5 lebih banyak dari musim invincibles Arsenal.


Nahasnya Chelsea menelan satu kekalahan, 0-1 dari Man City. Namun, mereka berhasil memetik 29 kemenangan, lebih banyak dari Arsenal (26).


Pasukan Mourinho hanya kalah dalam jumlah gol, tapi catatan defensif mereka luar biasa. Chelsea hanya 15 kali kebobolan sepanjang musim, yang masih jadi rekor sampai sekarang.



Henry vs Ronaldo


Selain perbandingan klub, perbandingan di level individu juga patut diperhatikan. Thierry Henry meruypakan pemain terbaik Arsenal invincibles, statistik membuktikan itu.


Tercatat, striker Prancis ini mencetak total 30 gol dan 9 assists. Catatan terbaik pada masanya, bahkan sempat diduga tidak akan tersaingi.


Biar begitu, beberapa tahun berselang, Cristiano Ronaldo berhasil mengalahkan Henry.


Ronaldo juga menyumbang 9 assists, tapi dia bisa mencetak satu gol lebih banyak (31) dalam perjalanan membantu MU jadi juara musim 2007/08.

 
 


Artinya, meski Invincibles belum bisa dikalahkan sampai sekarang, paling tidak Arsenal sudah disalip perihal catatan individu.



Man City Mencoba


Pada tahun kejayaan Arsenal itu, 90 poin dianggap sudah sangat cukup untuk mengangkat trofi Premier League di akhir musim.


Benar Chelsea bisa meraih 95 poin, tapi itu diangagp kasus khusus.


Gagasan ini terbukti benar selama bertahun-tahun, sampai akhirnya Liverpool terbukti gagal jadi juara meski bisa meraup totap 97 poin pada musim 2018/19 lalu.


Angka itu merupakan yang ketiga tertinggi dalam sejarah Premier League, nahasnya masih tidak cukup.


Musim itu, Man City yang berhasil keluar jadi juara. Mereka benar-benar kuat, 98 poin, mencetak 95 gol, hanya kalah dua kali sepanjang musim.


Bahkan semusim sebelumnya, 2017/18, Man City berhasil meraup total 100 poin untuk jadi juara, memecahkan rekor jumlah poin terbanyak dalam sejarah Premier League.


Anehnya, meski tampil luar biasa pada dua musim itu, Man City masih tidak bisa menyamai rekor invincibles Arsenal.



Liverpool Nyaris


Man City gagal, giliran Liverpool yang mencoba. Usai meraih 97 poin dan hanya jadi runner-up musim lalu, The Reds tampil jauh lebih baik musim ini.


Liverpool nyaris tak tersentuh, tak terkalahkan. Mereka didukung menyamai rekor invincibles Arsenal, segalanya berjalan sesuai rencana sampai pekan ke-27.


Biar begitu, mimpi Liverpool berakhir saat menyambangi Watford di pekan ke-28, 19 Februari 2020 lalu.


Pasukan Jurgen Klopp sepertinya kehabisan cara, buntu, mereka menyerah 0-3 di hadapan tim tuan rumah.


Kekalahan ini sebenarnya tidak terlalu berdampak, Liverpool masih unggul jauh di puncak klasemen, hanya masalah waktu sebelum jadi juara.


Biar begitu, tetap saja fans Arsenal merayakannya seakan-akan tim mereka yang menang.


Perayaan itu sah. Arsenal memang menang, setidaknya dalam mempertahankan rekor invincibles kebanggan mereka.

baca keseluruhan - Arsenal Invincibles: Bagaimana Perbandingan Tim Terkuat Wenger dengan Tim-Tim Kuat EPL Lainnya?

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense