# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 02 April 2020

Nostalgia Ronaldo 'Kuncung' Nazario: Juara Piala Dunia Saat Berusia 17 Tahun

Menyebut Ronaldo, maka pasti akan langsung tertuju pada sosok Cristiano Ronaldo

Namun, jauh sebelum Ronaldo asal Portugal itu, ada Ronaldo Nazario yang lebih dulu bersinar.
 
Ronaldo Nazario pernah membela sejumlah klub papan atas sepanjang karirnya. 

Pemain asal Brasil bakal dikenang sebagai salah satu penyerang tengah terbaik di dunia. Karirnya terhambat karena cedera parah.

Ronaldo pernah bermain untuk Inter Milan, begitu juga AC Milan. Ronaldo juga menjadi bagian dari proyek Los Galacticos di Real Madrid antara 2002 hingga 2007. 

Ronaldo juga pernah bermain di Barcelona.

Namun, salah satu momen epik yang dijalani Ronaldo adalah Piala Dunia 2002. Bukan hanya sukses membawa Brasik menjadi juara, tetapi Ronaldo tampil begitu ikonik dengan gaya rambut kuncungnya.

Simak fakta-fakta menarik tentang Ronaldo 'Kuncung' Nazario di bawah ini ya.

Pernah Menjadi Pemain Termahal di Dunia

Pernah Menjadi Pemain Termahal di Dunia

Pada 1996, Ronaldo pindah menuju Barcelona setelah tampil memukau bersama PSV Eindhoven. 

Saat itu, Los Cules harus membayar 15 juta euro untuk mendapatkan jasa penyerang muda asal Brasi.

Ronaldo, dengan harga 15 juta euro, menjadi pemain paling mahal pada tahun tersebut. 

Ronaldo juga menjadi pemain dengan bayaran yang sangat mahal: 2,5 juta euro per musim. Ronaldo berada di level atas sepak bola saat usianya sangat muda.

Peraih Ballon d'Or Paling Muda

Peraih Ballon d'Or Paling Muda

Ronaldo tampil sangat bagus bersama Barcelona. Pada musim pertamanya, dia mampu mencetak 47 gol dari 19 laga yang dimainkan. 

Ronaldo membantu Barcelona meraih gelar Liga Europa, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.

Ketika berusia 21 tahun, Ronaldo memenangkan gelar pemain terbaik FIFA tahun dan hadiah Ballon d'Or pada tahun 1997. 

Ronaldo meraih gelar itu pada usia 21 tahun. Sebuah rekor yang belum dipecahkan hingga ini.

Rekor meskipun semuanya tetap solid seperti Michael Owen, pada saat itu di Liverpool mendekati untuk memecahkan rekor itu ketika ia memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2001.

Lionel Messi meraih Ballon d'Or pertamanya pada usia 22 tahun.

Juara Piala Dunia pada Usia 17 Tahun

Juara Piala Dunia pada Usia 17 Tahun

Ronaldo sudah masuk skuad timnas Brasil sejak usia yang sangat muda. Pada Piala Dunia 1994, Ronaldo menjadi pemain paling muda di skuad Brasil. Usianya baru 17 tahun. Brasil kemudian sukses menjadi juara Piala Dunia 1994.

Ronaldo memakai nomor punggung 20 saat itu. Namun, pelatih Carlos Alberto Parreira tak sekalipun memberi kesempatan bermain untuk Ronaldo. 

Kabarnya, Ronaldo sengaja tidak dimainkan agar rekor Pele sebagai pemain termuda yang meraih juara Piala Dunia tidak dipecahkan Ronaldo.

Pada Piala Dunia 1998, Ronaldo menjadi sorotan karena sakit 'misterius' jelang laga final. Brasil pun gagal menjadi juara.

Tak Pernah Juara Liga Champions

Tak Pernah Juara Liga Champions

Ronaldo meraih banyak gelar juara di level klub, sama seperti ketika bermain untuk timnas Brasil. 

Akan tetapi, ada satu gelar penting yang tidak mampu diraih Il Phenomeno yakni juara Liga Champions.

Ronaldo dua kali menjadi juara UEFA Cup [kini Liga Europa] bersama Inter Milan dan Barcelona. 

Namun, tidak ada gelar juara Liga Champions yang pernah diraihnya. Bahkan ketika bermain di Real Madrid.

Ronaldo memberikan gelar La Liga untuk Real Madrid pada musim 2002/2003.

Memulai Karir dengan Nama Ronaldinho

Memulai Karir dengan Nama Ronaldinho

Ronaldo pernah memakai nama Ronaldinho pada awal karirnya. Jika kini Ronaldinho identik dengan sosok Ronaldo de Assis Moreira, maka dulu nama Ronaldinho menjadi milik Ronaldo Nazario.

Ronaldo memakai nama Ronaldinho pada Piala Dunia 1994. Saat itu, nama Ronaldinho yang satunya belum cukup terkenal dan belum menembus tim utama timnas Brasil.

Ronaldo akhirnya menanggalkan nama Ronaldinho pada 1999. Saat itu, Ronaldinho [yang rambutnya panjang] muncul dan dipanggil ke timnas Brasil. 

Ronaldo kemudian memakai nama aslinya dan membuat nama tersebut begitu ikonik.

Jagoan Main Poker

Jagoan Main Poker
Ronaldo bersama pasangannya menghadiri seremoni Best FIFA Awards di Milan, Senin (23/09/2019). 
 
Selain handal sebagai pemain sepak bola, Ronaldo juga punya skill lain di luar lapangan. Ronaldo dikenal sebagai pemain poker dengan level yang handal. 

Dia pernah menekuni dunia poker usai pensiun sebagai pemain sepak bola.

Pada tahun 2014, Ronaldo memainkan permainan poker untuk amal melawan petenis jenius Rafael Nadal.
baca keseluruhan - Nostalgia Ronaldo 'Kuncung' Nazario: Juara Piala Dunia Saat Berusia 17 Tahun

Kisah Alessandro Lucarelli, Sosok Setia di Balik Reinkarnasi Parma

Begitu banyak pemain hebat yang pernah memakai seragam kebesaran Parma. 

Gianfranco Zola, Hernan Crespo, Fabio Cannavaro, hingga Gianluigi Buffon adalah beberapa di antaranya. 

Namun, hanya satu pemain yang nomornya pernah dipensiunkan.

Dia adalah Alessandro Lucarelli, mantan kapten I Ducali yang diakui sebagai salah satu pemain paling loyal di dunia sepak bola. Dia adalah nomor 6 terakhir dalam sejarah Parma.

Kisah Lucarelli, dengan dedikasi dan kesetiaannnya membela panji Parma di periode paling gelap patut dijadikan teladan. Dia menunjukkan bahwa sepak bola bukan cuma tentang uang.

Parma merupakan satu dari Il Sette Magnifico (The Magnificent Seven), tujuh klub terkuat Italia di masa silam. Namun, klub ini pernah mati karena dipegang oleh tangan yang salah. 

Meski begitu, klub ini mampu bangkit dari kematian. Ada sosok Lucarelli di balik reinkarnasi mereka.

Dilempar ke Kasta Bawah

Dilempar ke Kasta Bawah

Pada musim 2014/15, Parma finis di peringkat terbawah di Serie A. Parahnya lagi, masalah finansial dengan utang melebihi 200 juta Euro membuat I Ducali dinyatakan bangkrut dan dilempar ke Serie D - kasta keempat di piramida sepak bola Italia.

Pemilik dua titel UEFA Cup dan tiga trofi Coppa Italia, serta runner-up Serie A 1996/97 itu kemudian lahir kembali dengan nama Parma Calcio 1913. 

Target pun dicanangkan: Berjuang untuk kembali ke habitat asli, ke kasta tertinggi Italia, Serie A.

Itu adalah target dan mimpi bersama, baik klub maupun para tifosi setia Parma. Awalnya mimpi itu terlihat tidak mudah diwujudkan. Namun, tiga tahun berselang, mimpi itu menjadi kenyataan.

Kesetiaan Sang Kapten

Kesetiaan Sang Kapten

Alessandro Lucarelli memperkuat Parma sejak 2008. Pada musim keenam, ban kapten Parma mulai melingkar di lengannya.

Saat Parma dilempar ke Serie D, hanya ada satu pemain yang bertahan. Bek kelahiran Livorno, 22 Juli 1977 itulah orangnya.

Waktu itu, Lucarelli memang sudah tidak lagi muda. Dia sejatinya mendapat tawaran dari sejumlah klub di level profesional, tapi menolak karena ingin terus bersama Parma. 

Dia bertekad menjadi bagian dari reinkarnasi Parma.

"Saya sudah mati bersama klub ini dan saya ingin menjadi bagian dari kelahiran kembalinya," kata Lucarelli kala itu, dalam wawancara dengan Parmafanzine

"Saya menerima beberapa telepon dari klub-klub di level profesional, tapi saya tak peduli. Saya takkan mengingkari kata-kata saya."

Kapten Sejati Tak Meninggalkan Kapal

Kapten Sejati Tak Meninggalkan Kapal
© Parmafanzine.it
Seorang kapten sejati takkan meninggalkan kapalnya meski kapal itu akan tenggelam. Itulah yang dilakukannya.

Lucarelli memegang teguh kata-katanya. Memimpin rekan-rekan baru yang rata-rata usianya jauh lebih muda, Lucarelli membawa Parma merangkak dari bawah.

Pada musim pertamanya di Serie D, dengan mantan pelatih Nevio Scala sebagai presiden klub, dan tentu saja setelah diwarnai eksodus besar-besaran para pemainnya, Parma meraih tiket promosi ke Lega Pro. 

Mereka menutup musim itu dengan 94 poin dari 38 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan (28 kemenangan, 10 kali imbang).

Satu untuk Semua, Semua untuk Satu

Satu untuk Semua, Semua untuk Satu

Musim 2016/17, Parma kembali naik kasta. Parma mengalahkan Alessandria 2-0 di final play-off promosi dan memastikan diri jadi salah satu tim peserta Serie B 2017/18.

Ada empat tim yang naik ke kasta kedua. Mereka adalah Venezia besutan Filippo Inzaghi, Cremonese, Foggia, dan Parma.

Sebelum laga penentuan lolos tidaknya Parma ke Serie B, melawan Alessandria di Artemio Franchi, Firenze, Lucarelli bicara di depan rekan-rekannya. Dia menyampaikan rangkaian kata yang merasuk di hati mereka. 

Pidato pralaga dari algojo penalti penentu kemenangan atas Pordenone di semifinal itu terekam oleh kamera televisi.

"Di foto ini, ada segala hal tentang kita: penderitaan, ketakutan, keringat, pengorbanan, dan semua yang telah membawa kita ke pertandingan ini," kata Lucarelli seperti dikutip Football Italia.

"Serie B menunggu di luar sana. Selama 90 menit ke depan, kita harus memberikan segalanya. Setiap tetes energi yang kita miliki, kita harus mengeluarkannya hari ini. 

Apa yang tidak bisa dijangkau dengan kaki, akan kita jangkau dengan hati.

"Karena kita pantas mendapatkannya. Kita adalah tim sejati. Kita sudah menelan banyak cacian sepanjang tahun untuk sampai di sini, dan kita harus membuktikan bahwa mereka salah."

"Satu hal lagi. Saya tidak tahu apakah saya akan mendapatkan kesempatan seperti ini lagi. Jadi, saya mohon pada kalian semua. Hari ini, kalian harus membawa saya ke Serie B."

"Satu untuk semua! Semua untuk satu!"

Dibakar motivasinya seperti itu, para pemain Parma tak ingin mengecewakan kapten dan para suporter setia mereka. 

Disaksikan striker legendaris Parma Hernan Crespo di tribune, pasukan Roberto D'Aversa mengalahkan Alessandria lewat gol-gol Manuel Scavone menit 11 dan Manuel Nocciolini menit 66.

Mission Possible

Mission Possible

Pada 18 Mei 2018, Parma finis peringkat dua di Serie B, dan meraih hak promosi otomatis ke Serie A. Namun, ini diraih lewat sebuah drama menegangkan.

Di pekan pemungkas, Parma menang 2-0 di kandang Spezia lewat gol-gol Fabio Ceravolo dan Amato Ciciretti. Parma menggusur Frosinone, setelah Frosinone cuma imbang 2-2 menjamu Foggia.

Frosinone gagal menang setelah dibobol Roberto Floriano di menit 89. Poin sama 72, tapi Frosinone kalah head-to-head dengan Parma. 

Parma menyusul Empoli lolos otomatis ke Serie A, sedangkan Frosinone harus bersaing dengan lima tim lain di play-off promosi.

Parma mengukir sejarah, menjadi klub pertama yang meraih tiga promosi beruntun di Italia.




Janji Itu Sudah Ditepati

Janji Itu Sudah Ditepati

Lucarelli adalah kapten Parma saat mereka jatuh ke titik terendah. Didasari loyalitas, dia tetap bertahan. Dia pernah berjanji akan membawa Parma kembali ke Serie A. 

Dia menepati janjinya.

"Saya pernah berjanji. Saya berkata saya akan membawa Parma kembali ke Serie A. Saya sudah menepatinya," kata Lucarelli sambil berlinang air mata kepada Sky Sport Italia usai laga pemungkas melawan Spezia.

"Ini sulit dipercaya, mustahil. Tak ada yang menyangka akhir seperti ini, bahkan dalam mimpi terliar saya sekali pun. 

Yang lain sedang berselebrasi, lalu kami mendengar sorakan dari tribune. Saya tak tahu apa yang terjadi."

"Perjalanan ini kami mulai tiga tahun lalu, di hadapan para suporter yang luar biasa ini. Kami melalui masa-masa sulit, kami selalu bangkit. 

Mereka tak pernah menyerah dan saya bangga jadi kapten mereka."


Setelah 10 tahun bersama Parma.

333 Laga Bersama Parma dan Mencetak Gol diseluruh Kompetisi Serie D, Lega Pro, Serie B dan Serie A dan membawa Promosi 3 tahun berturut-turut.

Il Capitan Alessandro Lucarelli menyatakam Pensiun

Seragam no. #6 juga dipesiunkan.

202 people are talking about this


Pada 27 Mei 2018, di tengah pesta promosi Parma ke Serie A, yang dilangsungkan di Stadio Ennio Tardini, Lucarelli mengumumkan pensiunnya. Parma juga memensiunkan nomor 6 miliknya.

Itu merupakan bentuk apresiasi Parma terhadapnya. Selain itu, andai tidak dipensiunkan, pewarisnya pasti merasakan beban yang luar biasa. 

Pasalnya, nomor 6 itu adalah nomor milik pemain paling loyal yang telah menjadi pilar di balik reinkarnasi Parma.
baca keseluruhan - Kisah Alessandro Lucarelli, Sosok Setia di Balik Reinkarnasi Parma

5 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Real Madrid, Ada Nama Cristiano Ronaldo?

Cristiano Ronaldo merupakan nama yang akan dikenang dengan tinta emas dalam sejarah Real Madrid.

Namun, siapa sangka Cristiano Ronaldo tidak masuk dalam daftar 5 besar pemain dengan penampilan terbanyak di Real Madrid. 

Cristiano Ronaldo pernah membela Real Madrid selam sembilan tahun, 2009 hingga 2018. Real Madrid membelinya dari Manchester United. Ronaldo tampil sangat bagus ketika berseragam Real Madrid.

Pemain asal Portugal tersebut bahkan tercatat sebagai top skor sepanjang masa klub dengan 450 gol. Hebatnya, dia memainkan lebih sedikit laga dari jumlah golnya. Ronaldo hanya memainkan 438 laga di semua kompetisi.

Dengan 438 laga, Ronaldo tidak masuk dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak di Real Madrid.

Bukan hanya lima besar, bahkan namanya tidak masuk dalam 10 besar.

Lantas, siapa lima besar pemain dengan caps terbanyak di Real Madrid? Simak selengkapnya di bawah ini ya.

5. Sergio Ramos

5. Sergio Ramos

Tidak salah Real Madrid memberikan ban kapten untuk Sergio Ramos. Sebab, pemain berusia 33 tahun itu menjadi salah satu pemain dengan penampilan terbanyak di sejarah klub. Sergio Ramos punya catatan 640 laga di semua kompetisi.

Sergio Ramos memulai karirnya di Real Madrid pada 2005, ketika dibeli dari Sevilla. Sejak tahun pertama, pilar timnas Spanyol tersebut langsung mendapat tempat di tim utama dan hingga kini tidak tergantikan.

4. Santillana

Nama Santillana bukan tidak lebih populer dibanding Alfredo Di Stefano atau Paco Gento. Namun, pria yang kini berusia 67 tahun tersebut punya penampilan yang lebih banyak dari dua nama di atas.

Santillana memainkan 645 laga untuk Real Madrid pada periode 1971 hingga 1988. Santillana juga masuk dalam lima besar top skor sepanjang masa Real Madrid. Santillana mencetak 290 gol.

Andai musim 2019/2020 berlanjut, rekor penampilan Santillana sangat mungkin dipatahkan Sergio Ramos.

3. Manuel Sanchis

3. Manuel Sanchis

Manuel Sanchis pantas disebut sebagai legenda sejati. Sebab, sejak level junior hingga pensiun, Manuel Sanchis selalu bermain untuk Real Madrid.

Manuel Sanchis merupakan jebolan akademi Real Madrid.

Manuel Sanchis mencatatkan 710 laga untuk Real Madrid di semua kompetisi. Pria asal Spanyol membela Real Madrid pada 1983 hingga 2001 silam. Manuel Sanchis memberikan delapan gelar La Liga dan dua Liga Champions.

2. Iker Casillas

2. Iker Casillas

Satu laga pemain didikan akademi Real Madrid yang sukses adalah Iker Casillas. Pada usia 19 tahun, Iker Casillas sudah bermain di final Liga Champions dan menjadi juara.

Dia menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di Real Madrid.

Total laga yang dimainkan Iker Casillas bersama Real Madrid mencapai 725 laga.
Iker Casillas membela Real Madrid pada 1999 hingga 2005.

Sebenarnya, Iker Casillas ingin mengakhiri karir di Real Madrid. Namun, dia keinginan itu tidak terwujud dan harus pindah ke FC Porto.

1. Raul Gonzalez

1. Raul Gonzalez

Raul Gonzalez, seperti halnya Iker Casillas dan Manuel Sanchis, juga berasal dari akademi Real Madrid.

Hanya saja, dia sempat 'mampir' ke tim junior Atletico Madrid sebelum akhirnya menjadi legenda di Real Madrid.

Sebelum pindah ke Schalke pada 2010, Raul Gonzalez telah memainkan 741 laga. Sampai saat ini, catatan itu menjadi rekor penampilan terbanyak di Real Madrid. Sulit melihat rekor Raul Gonzalez bakal dipatahkan pemain lainnya.
baca keseluruhan - 5 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Real Madrid, Ada Nama Cristiano Ronaldo?

Perlu Diketahui, Ini Lima Perbedaan Hand Sanitizer dan Disinfektan

Hand Sanitizer dan Disinfektan belakangan menjadi sering digunakan oleh masyarakat dalam usaha untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona covid19.

Virus corona ini telah menyebar ke ratusan negara. Di Indonesia, Covid19 ini juga telah menyebar kemana-mana.

Virus corona ini sendiri bisa menyebar akibat kontak langsung seperti berjabat tangan. Bisa juga akibat Covid19 itu menempel ke benda-benda dan kemudian tersentuh oleh seseorang.

Tindakan pencegahan penularan virus dapat dilakukan dengan menggunakan hand sanitizer dan disinfektan. Memang, kedua cairan ini memiliki fungsi yang sama yakni dapat membunuh kuman, bakteri, dan virus.

Akan tetapi, terdapat beberapa perbedaan mendasar yang perlu diketahui agar Anda tidak salah dalam memanfaatkannya. Berikut rangkuman 5 perbedaan dari hand sanitizer dan cairan disinfektan.

Istilah

Pada dasarnya, hand sanitizer dan cairan disinfektan memiliki istilah yang sama yakni campuran bahan-bahan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme seperti kuman, bakteri, dan virus yang dapat merugikan dengan bertahan hidup dan bereproduksi di dalam sel makhluk hidup lainnya.

Namun, secara istilah hand sanitizer lebih merujuk pada tindakan untuk melakukan sterilisasi pada anggota tubuh yang rentan menjadi sumber bakteri yaitu tangan.

Sedangkan istilah disinfektan lebih erat kaitannya dengan menjauhi infeksi yang dapat dilakukan oleh bakteri, virus, dan kuman yang menempel pada benda-benda di sekitar manusia.

Kemudian, virus tersebut dapat menyebar dan menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh manusia.

Bahan

bahan yang digunakan untuk membuat disinfektan tersebut berbeda dengan bahan yang terkandung di dalam hand sanitizer.

Pada umumnya, cairan disinfektan menggunakan bahan-bahan kimia berupa senyawa chlorin, hydrogen peroksida, creosote, dan alkohol.

Tidak hanya itu, pada dasarnya disinfektan memiliki kandungan biosida yang cukup tinggi dibandingkan dengan hand sanitizer.

Sedangkan, hand sanitizer merupakan cairan pembunuh bakteri yang mengandung alkohol yang lebih banyak dibandingkan dengan cairan disinfektan yakni antara 60 hingga 100 persen, etanol, gliserol, dan hydrogen peroksida serta beberapa bahan kimia tambahan yang dapat membantu melembabkan kulit.

Manfaat

Berdasarkan istilahnya, hand sanitizer adalah cairan pembunuh kuman, bakteri, dan virus yang menempel sementara pada anggota tubuh manusia seperti tangan.

Jadi, hand sanitizer hanya dapat digunakan pada manusia untuk sebagai antiseptik pencegah bakteri, kuman, dan virus.

Pada umumnya hand sanitizer tidak efektif digunakan untuk membunuh bakteri yang menempel pada permukaan benda.

Sebab, hand sanitizer hanya bersifat antiseptik dimana hanya efektif apabila diaplikasikan pada anggota tubuh.

Merujuk pada istilah disinfektan, maka cairan ini lebih digunakan untuk kuman, bakteri, dan virus yang tidak menghinggapi makhluk hidup sebagai tempat tinggalnya sementara, melainkan pada permukaan benda.

Oleh karena itu, cairan disinfektan memiliki manfaat yang berbeda dengan hand sanitizer. Cairan disinfektan hanya dapat digunakan untuk mematikan kuman, bakteri, dan virus yang menempel pada permukaan benda yang ada di sekitar Anda.

Cara Penggunaan

Cara menggunakan hand sanitizer yaitu ambil 2 hingga 3 tetes cairan hand sanitizer pada telapak tangan.

Setelah itu, aplikasikan pada seluruh permukaan tangan yang meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, serta punggung jari secara merata.

Berbeda, cairan disinfektan dapat dimanfaatkan untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus dengan disemprotkan pada benda-benda yang sering tersentuh.

Hindari menyemprotkan cairan disinfektan pada anggota tubuh ataupun bio organisme lainnya.
Cairan disinfektan dapat disemprotkan dua kali sehari. Semprotkan pada permukaan benda seperti gagang pintu, toilet, saklar lampu, meja, kursi, dan lain sebagainya.

Hindari menyemprotkan cairan disinfektan secara langsung pada makhluk hidup. Karena justru dapat memicu gangguan kesehatan.

Maka, akan lebih baik untuk menggunakan alat pelindung seperti masker, kacamata khusus, dan sarung tangan plastik sebelum menyemprotkan cairan disinfektan pada permukaan benda di sekitar Anda.

Waktu Penggunaan

Terdapat beberapa waktu yang tepat untuk menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer dapat digunakan pada waktu-waktu yang penting seperti setelah melakukan aktivitas, sebelum makan, setelah makan, setelah buang air kecil dan besar, dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, Anda dapat mengaplikasikan hand sanitizer tersebut sesering mungkin untuk menghindari kuman, bakteri, dan virus menempel lebih lama di tangan Anda.

Namun, akan lebih baik jika Anda sering mencuci tangan menggunakan sabun untuk membunuh kuman dengan efektif dibandingkan dengan hand sanitizer. 

Sebab, kandungan alkohol yang tinggi disinyalir dapat membuat tangan Anda kering, kasar, alergi, dan bahkan gangguan kesehatan pada permukaan kulit.

Di sisi lain, penggunaan cairan disinfektan yang disemprotkan pada permukaan benda dapat dilakukan cukup dua kali dalam sehari. 

Semprotkan pada saat sebelum memulai aktivitas yakni pada pagi hari dan setelah melakukan aktivitas yakni pada sore hari.
baca keseluruhan - Perlu Diketahui, Ini Lima Perbedaan Hand Sanitizer dan Disinfektan

Mengenal Jenis Masker yang Disarankan untuk Cegah Terpapar Virus Corona

Mengenakan masker adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari paparan virus corona covid19.

Penyebaran virus Corona Covid-19 di beberapa negara ternyata masih terus meningkat, termasuk di Indonesia. Beragam upaya sudah dilakukan untuk menghentikan penularan virus tersebut.

Menggunakan masker disarankan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus Corona. 

Seperti diketahui, virus ini terdapat pada percikan air liur orang yang sakit ketika ia bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara.

Penularan terjadi ketika percikan air liur terhirup orang lain yang ada di sekitar. Karena itu, tak heran akhir-akhir ini, masyarakat kian sibuk mencari masker untuk melindungi diri dari virus Corona.

Namun, banyaknya pilihan masker di pasaran bisa membuat bingung membelinya. Untuk memilih masker, perlu juga mengerti fungsi masing-masing masker terlebih dahulu.

Jenis masker sangat beragam. Beberapa di antaranya hanya berguna untuk menangkal polusi tapi tidak bisa menangkal penularan virus Corona. 

Hingga saat ini, ada 2 jenis masker untuk virus Corona yang disarankan kepada masyarakat.

Masker Bedah

Masker bedah atau surgical mask merupakan jenis masker sekali pakai yang mudah dijumpai dan sering digunakan tenaga medis saat bertugas.

Masker bedah dapat dijadikan pilihan untuk mencegah penyebaran virus Corona karena memiliki lapisan yang mampu menghalau percikan air liur.

Meski begitu, masker ini lebih efektif bila dikenakan oleh orang yang sedang sakit untuk mencegah penularan kuman ke orang lain, ketimbang oleh orang yang sehat untuk melindungi diri dari penyakit.

Kebanyakan masker bedah terdiri dari 3 lapisan yang memiliki fungsi berbeda, yaitu: Lapisan luar dengan keistimewaan antiair.

Kemudian lapisan tengah, yang berfungsi sebagai filter kuman. Dan, lapisan dalam, yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut.

Masyarakat tidak disarankan menggunakan masker tanpa ketiga fungsi tersebut karena tidak efektif dalam mencegah penyakit menular, seperti infeksi virus Corona.

Masker bedah bisa didapatkan dengan harga yang murah. Ditambah lagi, masker ini juga biasa dimanfaatkan untuk penggunaan sehari-hari, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Namun, masker ini agak sedikit longgar ketika digunakan, sehingga memungkinkan partikel kecil atau udara masuk melalui sisi tepi masker.

Masker N95

Masker N95 juga disarankan untuk mencegah penularan virus Corona. Masker yang cenderung lebih mahal dari masker bedah ini tidak hanya mampu menghalau percikan air liur saja, tapi juga partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus.

Dibanding masker bedah, masker N95 terasa lebih ketat pada wajah karena telah didesain secara pas untuk menutupi hidung dan mulut orang dewasa. 

Pada anak-anak, penggunaan masker ini tidak disarankan karena ukuran masker bisa terlalu besar sehingga tidak dapat memberikan perlindungan yang cukup.

Walaupun daya lindungnya lebih baik, masker N95 tidak disarankan untuk penggunaan sehari- hari. 

Hal ini disebabkan desainnya yang membuat orang yang memakai bisa sulit bernapas, gerah, dan tidak betah memakainya dalam jangka waktu yang agak lama.
baca keseluruhan - Mengenal Jenis Masker yang Disarankan untuk Cegah Terpapar Virus Corona

Patut Diketahui, Ini Lima Fakta Alat Pendeteksi Corona Covid19 Bikinan Abbott Laboratories

Di tengah pandemi virus corona covid19, muncul kabar bahwa Abbott Laboratories akan meluncurkan alat penguji untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus tersebut atau tidak, dalam waktu yang sangat cepat.

Virus corona yang menyebar saat ini membuat banyak orang yang merasa cemas. Mereka pun ingin segera memastikan apakah terinfeksi virus covid19 itu atau tidak.

Saat ini ada dua metode yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terjangkiti virus tersebut atau tidak. 

Pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi seseorang terhadap Covid-19, jika menggunakan PCR (Polymerase Chain Reaction) bisa memakan waktu 24 jam.

Sedangkan pemeriksaan GS (Genome Sequencing) bisa lebih lama lagi. Hasilnya bahkan bisa baru diketahui dalam tiga hari.

Abbott Laboratories meluncurkan sebuah alat kemarin, Sabtu (28/3/2020). Alat penguji yang bisa mengetahui seseorang terinfeksi Corona Covid-19 hanya dalam waktu singkat.

Berikut fakta-fakta ala pendeteksi virus corona covid19 tersebut

Lima Menit

 

Melansir dari laman Bloomberg dan Abbot.com, Abbott Laboratories mengungkapkan alat pendeteksi terbarunya ini bisa mengeluarkan hasil positif dalam waktu sangat cepat. Hasilnya bisa diketahui hanya dalam waktu 5 menit.

Sedangkan untuk hasil negatif sekitar 13 menit. Waktu yang cukup singkat, sembari pasien duduk manis. Kabar yang membawa titik terang bagi dunia.

Rilis Dalam Waktu Dekat

 

Melansir dari yang dikutip dari laman Abbott.mediaroom.com, bahwa pada Jumat (27/03) perusahaan alat kesehatan tersebut menyampaikan.

Minggu depan alat ini akan mulai digunakan, tentunya dalam pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Teknologi ini dibangun di atas platform ID Now Abbott yang berbasis di Illinois, Amerika Serikat. Tes titik perawatan paling umum saat ini tersedia di AS, dengan lebih dari 18.000 unit tersebar di seluruh negeri.

Cara Kerja Mesin Pendeteksi Corona

 

Tes dimulai dengan mengambil swab (usap) dari hidung atau belakang tenggorokan, selanjutnya dicampurkan dengan larutan kimia yang memecah virus serta melepaskan RNA-nya.

Campuran dimasukkan ke dalam sistem ID Now, sebuah kotak kecil dengan berat hanya di bawah 7 pound.

Memiliki teknologi untuk mengidentifikasi dan memperkuat sequencing genom Virus Corona, serta mengabaikan kontaminasi dari virus lain.

Target ke Depan dari Perusahaan

 

Target penempatan alat cepat deteksi Corona Covid -19 ini fokus pertama di ruang gawat darurat rumah sakit dan klinik perawatan mendesak.

"Ini benar-benar akan memberikan peluang luar biasa bagi anggota medis yang berada di garis depan dalam melawan Corona COVID-19," kata Frels.

"Mereka harus mendiagnosis banyak infeksi, jadi mereka membutuhkan alat yang cepat," tambahnya.

Tentang Abbott Laboratories

 

Abbott Laboratories merupakan sebuah perusahaan yang menemukan, mengembangkan, memproduksi, dan menjual lini produk, serta layanan perawatan kesehatan yang luas dan beragam.

Produk perusahaan seperti obat-obatan, nutrisi, diagnostik, dan produk vaskular. Abbott memasarkan produknya ke seluruh dunia melalui afiliasi dan distributor.

Perusahaan yang berada di 100 Abbott Park Road Abbott Park, IL 60064, AS ini pada pekan lalu, sistem m2000 RealTime milik Abbott mendapat persetujuan dari Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA). Resmi dapat digunakan di rumah sakit dan laboratorium molekuler untuk mendiagnosis infeksi.

Sistem tersebut dapat menghasilkan lebih banyak tes setiap hari, hingga satu juta per minggu. Namun butuh lebih lama untuk mendapatkan hasilnya. Abbott berencana, menyediakan setidaknya lima juta alat tes dalam sebulan.
baca keseluruhan - Patut Diketahui, Ini Lima Fakta Alat Pendeteksi Corona Covid19 Bikinan Abbott Laboratories

Bill Gates dan Para 'Peramal' yang Jitu Tebak Kemunculan Virus Corona

Mereka memang tidak secara spesifik meramalkan kedatangan virus corona dan tidak semua perkataannya tepat. Akan tetapi secara garis besar, sosok-sosok ini telah meramalkan akan munculnya wabah semacam virus corona.

Memang melihat pola yang terjadi di masa silam, wabah penyakit kadang muncul dalam kurun waktu tertentu. 

Nah, siapa saja para 'peramal' itu? Berikut di antaranya yang sebagian besar adalah ilmuwan, seperti dikutip dari Business Insider :

1. Bill Gates

Pendiri Microsoft ini sudah berkali-kali mengingatkan bahwa dunia tidak akan siap jika ada pandemi merebak. 

Tahun 2017 misalnya, Bill Gates pernah mengutarakan peringatan bahwa dunia harus siap bila suatu saat muncul patogen yang dapat menghilangkan banyak nyawa dalam waktu singkat.

Di ajang Massachusetts Medical Society dan New England Journal of Medicine April 2018, Gates melontarkan pernyataan serupa. "Dalam kasus ancaman biologis, rasa urgensi itu kurang. Dunia perlu bersiap menghadapi pandemi sama seriusnya seperti cara menghadapi perang," cetusnya kala itu.

2. Michael Osterholm

Michael Osterholm adalah pakar penyakit menular. Tahun 2005, ia menulis di majalah Foreign Affairs soal ancaman pandemik di masa depan. 

"Ini adalah masa penting di sejarah kita. Waktu sudah habis untuk mempersiapkan diri bagi pandemik selanjutnya," tulis dia.

"Kita harus beraksi sekarang dengan tegas dan bertujuan," lanjutnya. Dalam buku Deadliest Enemy : Our War Against Killer Germs, ia memperingatkan bahwa Amerika Serikat tidak siap jika wabah berbahaya datang.

3. Robert G. Webster

Robert G. Webster merupakan pakar penyakit flu. Dalam bukunya Desember silam berjudul Flu Hunter : Unlocking the secrets of a virus, ia yakin kedatangan pandemik di depan mata, "Tidak hanya mungkin tapi hanya masalah waktu," tulisnya.

Jutaan orang dicemaskannya meninggal sebelum pandemik itu bisa dikendalikan."Alam sekali lagi akan menantang umat manusia seperti yang terjadi pada virus influenza tahun 1918. Kita harus bersiap-siap," sarannya.


4. Badan Intelijen

Komunitas intelijen selalu waspada akan kedatangan pandemik, misalnya pada tahun 2018 dalam Worldwide Threat Assessment. "Virus yang mudah menular antar manusia terus menjadi ancaman besar," tulis mereka.

"Kami melihat Amerika Serikat dan dunia akan tetap rentan pada pandemik flu berikutnya atau wabah sekala besar penyakit menular yang bisa menyebabkan kematian masif, mengganggu ekonomi dunia dengan berat, menghabiskan sumber daya internasional dan permintaan yang terus meningkat pada AS untuk memberi bantuan,"sebut mereka di Januari 2019.

5. Jeremy Konyndyk

Jeremy Konyndyk adalah mantan direktur US Foreign Disaster Assistance. Pada artikelnya di Politico tahun 2017, ia menyebut krisis kesehatan global hanyalah masalah waktu seperti yang sudah terjadi di masa silam.

"Di masa tertentu, virus yang sangat fatal dan sangat mudah menular akan muncul, seperti pandemik flu Spanyol tahun 2018 yang menginfeksi sepertiga populasi dunia," sebutnya. Perkiraan itu memang tidak sepenuhnya tepat, tapi virus corona terbukti amat menular.

6. Dean Koontz

Dean Koontz adalah penulis novel yang terbit pada tahun 1981 berjudul The Eyes of Darkness. Dikisahkan ada virus bernama Wuhan 400, tepat dari mana virus corona berasal dan kemudian menyebar.

Namun demikian, ramalannya tidak sepenuhnya tepat. Dalam novel itu, virus bersangkutan dibuat ilmuwan dan merupakan senjata biologis. Potensi kematian penderita pun 100%. Sedangkan virus corona potensi kematiannya relatif kecil.

7. Sylvia Browne

Sylvia Browne yang mengaku bisa meramal menulis buku pada tahun 2008 berjudul "End of Days: Predictions and Prophecies About the End of the World,". Dia menulis tentang akan munculnya penyakit pernapasan pada 2020.

"Sekitar 2020 penyakit seperti pneumonia akan menyebar ke seluruh dunia. Menyerang paru-paru dan saluran bronkial dan sulit disembuhkan dengan semua jenis perawatan yang ada.

Lebih membingungkan lagi penyakit itu akan lenyap secara tiba-tiba dan kembali menyerang sepuluh tahun kemudian dan menghilang secara keseluruhan," tulisnya. 

Tapi tulisan itu juga tidak sepenuhnya tepat karena sebagian besar penderita virus corona tidak mengalami pneumonia.

8. Dr. Luciana Borio

Dr. Luciana Borio adalah mantan pejabat White House National Security Council (NSC) yang sudah dibubarkan. 

Ia pernah mengkhawatirkan akan hadirnya virus berbahaya dan ketidaksiapan menghadapinya.
Pernyataan itu ia kemukakan pada tahun 2018. 

"Ancaman pandemik flu adalah perhatian nomor satu dalam hal pengamanan kesehatan. Apakah kita siap untuk meresponsnya? Saya takut jawabannya adalah tidak," katanya kala itu.
baca keseluruhan - Bill Gates dan Para 'Peramal' yang Jitu Tebak Kemunculan Virus Corona

Ramalan Jadi Nyata, Bill Gates Berusaha Jinakkan Corona

Nama Bill Gates dan corona seperti tidak bisa dilepaskan belakangan ini. 

Ya mantan pendiri Microsoft itu begitu jitu meramal kedatangan wabah yang telah menginfeksi ratusan ribu orang di dunia.

Gates telah mewanti-wanti akan datangnya pandemi virus yang mampu membuat dunia lumpuh lebih parah dari serangan misil. Dia mengatakan itu di acara TED Talk yang digelar 2015.

"Jika ada sesuatu yang dapat membunuh lebih dari 10 juta orang dalam satu dekade mendatang, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular. Bukan rudal, melainkan mikroba," ujarnya.

Dan ketika saat itu tiba, Gates menyakini kita semua tidak akan siap. Pasalnya sistem kesehatan global belum punya kesiapan untuk menghadapi epidemik tersebut.

Tidak sekali dua kali suami dari Melinda Gates itu mengingatkan soal ancaman tersebut. Pernah di diskusi yang gelar oleh Massachusetts Medical Society dan New England Journal of Medicine pada April 2018, Gates memperingatkan akan yang terjadi dari sebuah wabah virus seperti flu Spanyol kembali terjadi di era modern.

Bill Gates saat berbicara di acara TED 2015.

Virus tersebut diyakininya berasal dari hewan namun bermutasi sehingga mampu menyerang manusia. "Dalam kasus ancaman biologis, rasa urgensi itu kurang. 

Dunia perlu bersiap menghadapi pandemi sama seriusnya seperti cara menghadapi perang," ujarnya kala itu.

Dan benar saja apa yang telah diwanti-wanti Gates sejak lima tahun lalu benar-benar terjadi. Virus corona telah menjadi pandemi yang melumpuhkan banyak negara, termasuk Indonesia.

Data dari lembaga WHO, hingga saat ini ditemukan lebih dari 593 ribu kasus dari seluruh dunia. Ada lebih dari 27 ribu orang yang meninggal dan 132 ribu yang sembuh.

Tapi hebatnya Gates, kendati prediksinya benar dirinya tidak jumawa. Dia bahkan ikut turun bantu menyelesaikan persoalan dengan coba menjinakan virus corona.

Tantangan Besar di Negara Miskin

 

Gates berharap jumlah pasien positif corona tidak banyak. Hanya saja kondisi negara miskin membuatnya ketar-ketir.

Menurutnya jumlah manusia yang kemungkinan terinfeksi corona bervariasi di setiap negara. Negara maju kemungkinan besar akan sangat sedikit kasus yang terjadi, misalnya Taiwan, Hong Kong dan Singapura.

Kondisi ini berbeda dengan negara miskin. Tantangannya sangat besar karena sulitnya melakukan social distancing.

"Kebanyakan negara maju seharusnya bisa mencapai level rendah infeksi. Namun beberapa negara berkembang tidak akan bisa melakukan itu," kata Gates.

"Orang-orang hidup dalam jarak dekat dan harus bekerja untuk memperoleh makanan sehingga akan ada negara-negara di mana virus ini akan menyebar lebih luas," sambung pria berusia 64 tahun ini.

Bill Gates menyarankan untuk social distancing.

Dua Solusi

 

Bapak tiga orang anak ini berpendapat ada dua cara yang dapat menekan jumlah kasus pasien corona secara signifikan. 

Pertama melakukan tes atau pengujian secara massal.

Kedua melakukan slow down lewat social distancing selama 2-3 bulan. Dan ini sudah berhasil di China yang mempraktikan hal tersebut selama kurun enam minggu. Kurva kasus infeksi corona di sana melandai.

"Jika sebuah negara melakukan pekerjaannya dengan baik, lewat pengujian secara massal dan shutdown dalam kurun 2-3 bulan, maka mereka akan melihat jumlah kasus yang berkurang banyak dan bisa kembali membuka negaranya," papar Gates.

Jinakan Corona

 

Saat pertama kali mengutarakan soal akan adanya pandemi virus yang bikin dunia babak belur, Gates langsung menyebut kata vaksin. Menurut peria kelahiran Seattle itu vaksin mampu menghadapi virus yang terus bermutasi.

Karena itu butuh kerja keras untuk menemukan pengobatan dan vaksin untuk menjinakan COVID-19.

Menurutnya, Coalition for Epidemic Preparedness Innovations telah mempersiapkan delapan vaksin yang dijadikan kandidat untuk percobaan klinis. 

Jika salah satu atau lebih dari vaksin terbukti aman dan efektif pada percobaan hewan, mereka akan bersiap pada skala lebih besar sekitar bulan Juni.

Bill Gates saat berkunjung ke Indonesia, 
Bill Gates saat berkunjung ke Indonesia, Foto: Instagram
Untuk obat-obatan, sang filantropi menuturkan bisa ditemukan dengan mengakselerasi komponen yang telah teruji aman dan menggunakan teknik screening terbaru. 

Sebelumnya ia menyatakan, vaksin massal mungkin tersedia dalam waktu 12 sampai 18 bulan.

"Semua langkah ini akan membantu mengatasi krisis saat ini. Tetapi kita juga perlu membuat perubahan sistemik yang lebih besar sehingga kita dapat merespons lebih efisien dan efektif ketika epidemi berikutnya tiba. 

Sangat penting untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah memperkuat sistem perawatan kesehatan utama mereka," ujarnya.

Terakhir, Gates mengatakan meskipun rintangan yang ada sangatlah banyak dan berliku, kita semua pasti bisa menyelamatkan dunia dari ancaman virus corona. 

Melalui yayasannya, Gates telah mendonasikan dana hingga Rp 1,3 triliun untuk pencegahan COVID-19 di dunia.
baca keseluruhan - Ramalan Jadi Nyata, Bill Gates Berusaha Jinakkan Corona

Virus Corona Covid-19, Berapa Lama Tahan di Permukaan Berbagai Benda?

Virus corona covid19 bisa menempel di permukaan berbagai benda dan inilah yang memicu banyaknya aksi untuk membersihkan lingkungan dengan disinfektan.

Pandemi corona ini memang tidak main-main. Virus covid19 ini bisa menyebar dengan cepat dari orang ke orang.

Maka dari itu, ada berbagai macam cara untuk mencegah seseorang terinfeksi virus corona. Mulai dari physical distancing atau menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun, minimalkan menyentuh wajah, hingga meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi.

Tak hanya itu, cara lain seperti disinfektan terhadap berbagai benda mati juga bisa dilakukan demi mengurangi risiko terpapar virus corona SARS-Cov-2. 

Barang-barang yang bisa dibersihkan antara lain telepon genggam, gagang pintu, sakelar lampu, laptop dll.

Baru-baru ini, dalam sebuah penelitian mengemukakan bahwa virus corona covid19 bisa menempel di permukaan benda yang dipegang oleh orang yang terinfeksi.

Itu artinya, virus cororna berupa COVID-19 yang terdapat dalam tubuh manusia bisa bertahan hidup pada benda atau permukaan.

Yang menjadi pertanyaan sekarang ini adalah, berapa lama virus corona covid19 ini bertahan pada benda mati? Berikut ulasannya dari berbagai sumber.

Kaca

Virus corona SARS-CoV-2 ternyata juga bisa bertahan pada permukaan licin seperti kaca. Virus tersebut bisa hidup lama di kaca selama kurang lebih lima hari.

Maka dari itu perlu sering-sering membersihkan benda-benda yang terbuat dari kaca.

Plastik dan Baja

Virus corona COVID-19 diketahui bisa hidup lama di plastik dan baja, termasuk besi. Virus tersebut dapat bertahan hingga sekitar 72 jam setara dengan 2 atau 3 hari.

Tetapi jumlah virus yang layak atau mampu menularkan menurun tajam selama waktu ini.

Tembaga

Melansir dari New York Times dan USAToday, virus corona SARS-CoV-2 yang menempel pada tembaga tidak akan bertaha lama seperti pada baja atau besi.

Virus covid ini hanya akan bertahan di permukaan tembaga selama kurang lebih empat jam.

Kertas

Melansir dari The New York Times, virus corona mampu bertahan hidup dan menempel selama 24 jam di kardus. Jika dibanding dengan lainnya, kardus memiliki risiko tertempel virus corona lebih rendah.

Kendati demikian, bagi kalian yang menggunakan kardus, sebaiknya tetap bisa waspada dan berhati-hati.

Kayu

Kalian mungkin takut untuk membuka pintu lantaran berpikir akan adanya virus yang menempel di permukaannya.

Meski masih dalam penelitian lebih lanjut berapa lama virus Corona dapat bertahan di kayu, namun karena permukaannya yang keras masih ada kemungkinan sama dengan benda keras lain.

Sarung Tangan

Bagi Anda yang memakai sarung tangan, sebisa mungkin untuk selalu mencucinya setelah memakai karena virus juga bisa bertahan cukup lama pada sarung tangan.

Virus Corona SARS-CoV-2 bisa tetap hidup di sarung tangan hingga 8 jam.

Udara

Peneliti menyebutkan bahwa virus corona dapat ditangguhkan selama sekitar setengah jam di udara sebelum menetap di permukaan sebuah benda. 

Meski begitu, virus corona bertahan di udara masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.
Sementara itu Dr. Vincent Munster, ahli virologi National Institute of Allergy and Infectious Diseases, menyebutkan bahwa virus bisa bertahan sekitar 10 hingga 30 menit di udara. 

Namun, ada pula yang menyebutkan virus tersebut bisa bertahan di udara sampai tiga jam.
baca keseluruhan - Virus Corona Covid-19, Berapa Lama Tahan di Permukaan Berbagai Benda?

Mengaku Fans Sejati Real Madrid, Siapa 5 Besar Top Skor Sepanjang Masa Klub?

Real Madrid punya sejarah panjang dalam sepak bola Eropa. 

Klub yang berjuluk Los Blancos ini telah melewati banyak fase, baik era kejayaan maupun periode sulit.

Real Madrid kini tercatat sebagai klub dengan raihan gelar juara Liga Champions paling banyak. 

Real Madrid juga menjadi klub dengan kesuksesan yang sangat tinggi di level domestik.

Sepanjang sejarah klub, Real Madrid juga pernah diperkuat banyak pencetak gol handal. Madrid pernah diperkuat Ronaldo -Il Penomeno- juga Cristiano Ronaldo dari Portugal. 

Ada juga sosok yang legendaris seperti Raul Gonzalez, Parco Gento, dan Alfredo Di Stefano.
Lantas, siapa 5 top skor sepanjang masa Real Madrid? Simak di bawah ini ya

5. Ferenc Puskas

 

5. Ferenc Puskas

Ferenc Puskas merupakan legenda besar bagi Real Madrid, begitu juga untuk negara asalnya: Hungaria. 

Ferenc Puskas mewakili era emas sepak bola Hungaria pada era 1940 hingga 50-an. Ferenc Puskas merupakan penyerang yang tajam.

Ferenc Puskas bermain untuk Real Madrid pada periode 1958 hingga 1966. Mantan pemain Budapest Honved mampu mencetak 242 gol dari 262 laga untuk Real Madrid. Ferenc Puskas paling sering mencetak gol di La Liga, 156 gol.

Namun, rekor gol Ferenc Puskas kini berada dalam ancaman. Sebab, Karim Benzema kini mengintai dengan 241 gol.

4. Santillana

 

Setelah era Ferenc Puskas berakhir, Real Madrid memiliki sosok Santillana yang menjadi mesin gol.

Pria asal Spanyol tersebut mampu mencetak 290 gol dari 645 pertandingan di semua kompetisi. Santillana mencetak 186 gol di La Liga.

Santillana bermain untuk Real Madrid pada 1971 hingga 1988. Bukan hanya mencetak banyak gol, Santillana juga memberikan sembilan gelar juara La Liga untuk Real Madrid. Namun, tak ada gelar Liga Champions yang diraih.

Karir Santillana di timnas Spanyol tak cukup bagus. Dari 56 kali tampil di tim utama, Santillana hanya mampu menyumbang 15 gol.

3. Alfredo Di Stefano

 

3. Alfredo Di Stefano

Nama Alfredo Di Stefano melegenda di Real Madrid. Dia bermain untuk klub asal ibukota Spanyol pada periode 1953 hingga 1964. 

Pria yang lahir di Argentina tersebut mampu mencetak 308 gol selama bermain di Real Madrid.
Alfredo Di Stefano menjadi bagian dari skuad Real Madrid ketika meraih lima gelar Liga Champions pada periode 1955 hingga 1960 secara beruntun.

Di pentas internasional, karir Alfredo Di Stefano bisa dikatakan cukup kontroversial. Sebab, Alfredo Di Stefano pernah membela tiga tim nasional. Selain membela timnas Argentina, dia juga pembela Kolombia dan Spanyol.

2. Raul Gonzalez

 

2. Raul Gonzalez

Raul Gonzalez Blanco merupakan idola sekaligus ikon Real Madrid pada akhir 1990-an dan awal 2000-an. 

Walau sempat membela Real Madrid saat masih junior, Raul Gonzalez adalah jebolan akademi Real Madrid yang sukses di tim utama.

Raul Gonzalez mencetak 323 gol untuk Real Madrid sepanjang karirnya. Dia sempat dijagokan bakal membela Los Blancos hingga pensiun. Akan tetapi, Raul Gonzalez akhirnya harus pindah ke Schalke pada 2010.

Sebelum kehadiran Cristiano Ronaldo, sosok Raul Gonzalez begitu identik dengan nomor punggung 7.

1. Cristiano Ronaldo

 

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo membela Real Madrid untuk waktu sembilan tahun. Dia memainkan 438 laga, jauh lebih sedikit dari Raul Gonzalez [741]. 

Akan tetapi, jumlah gol Cristiano Ronaldo melampuai Raul. Cristiano Ronaldo mencetak 450 gol.

Cristiano Ronaldo menjaringkan 311 gol di pentas La Liga. Namun, catatan gemilang diukir di Liga Champions. Sebab, pemain asal Portugal tersebut mampu mencetak 105 gol dari 101 laga di pentas Eropa.

Sejauh ini, Cristiano Ronaldo masih menjadi top skor sepanjang masa Real Madrid. Pemain aktif dengan catatan gol terdekat dengan Ronaldo adalah Karim Benzema [241].
baca keseluruhan - Mengaku Fans Sejati Real Madrid, Siapa 5 Besar Top Skor Sepanjang Masa Klub?

Cara Print Bolak Balik di Microsoft Word Agar Tak Boros Kertas

Anda sering melakukan pekerjaan dan mencetak pekerjaan dan dokumen pribadi Anda? Terkadang mencetak satu halaman dalam selembar kertas merupakan salah satu pemborosan, oleh karena itu ubah hal tersebut dengan menghemat kertas melalui print bolak-balik.

Di Microsoft Word, Anda bisa melakukan print di dua sisi kertas. Hal ini dapat membantu Anda yang sering harus mencetak puluhan bahkan hingga ratusan halaman untuk keperluan Anda, dengan cara ini kita bisa menghemat sebuah kertas. Cara ini bisa membuat kita berhemat sekalian melestarikan alam kita sendiri.

Untuk melakukan fitur ini, kita harus mengetahui apakah printer kita mendukung kemampuan duplex (bolak-balik) atau tidak. Untuk mengetahuinya kita bisa melihat melalui 3 cara yaitu :

1. via Microsoft Word

 

Cara mudah untuk mencari tahu adalah membuka Microsoft Word. Kemudian, tekan Print dan cari kotak yang menunjukkan percetakan dua sisi, seperti Double-Sided, 2-Sided atau Duplex. Selalu periksa pengaturan dalam menu Print sebelum Anda mencetak dokumen.

2. Buku Panduan

 

Jika tidak bisa menemukan menu percetakan duplex di Word, coba lihat spesifikasi printer secara manual di buku panduan. Di situ mungkin ada informasi apakah printer yang digunakan mendukung percetakan dua sisi atau tidak.

3. Internet

Jika Anda masih tidak menemukannya juga, silahkan cari informasi secara daring mengenai spesifikasi dan fitur printer Anda. Caranya cukup kunjungi situs resmi dari merk printer Anda atau mencari melalui Google dengan kata kunci seri printer Anda.

Berikut cara melakukan print bolak-balik dari berbagai sumber :

 

1. Otomatis

 

Klik file di halaman utama Word, kemudian klik print yang ada di kolom sebelah kiri layar. Arahkan kursor ke pilihan Print, klik pengaturan di bawah tulisan Pages lalu pilih Print on Both Sides. 

Jika printer kamu mendukung, maka pilihan ini akan muncul. Selesai mengatur halaman untuk dicetak lalu klik Print dan dokumen akan dicetak secara otomatis dengan format bolak balik.

2. Manual

 

Masuk ke file pada Word, pilih kolom print dan Manually Print on Both Sides. Di bagian Manually Print on Both Sides, tertulis penjelasan untuk mengisi ulang kertas yang sudah dicetak. Saat ada perintah, taruh kertas bagian belakang yang masih kosong ke dalam printer.
baca keseluruhan - Cara Print Bolak Balik di Microsoft Word Agar Tak Boros Kertas

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense