# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Jumat, 29 Mei 2020

1 dari 8 Orang Australia Percaya Bill Gates Ciptakan Virus Corona


Di tengah pandemi salah satu teori konspirasi yang banyak menyebar menyebutkan Bill Gates merupakan orang yang bertanggung jawab dalam menciptakan virus Corona.


Hasil jajak pendapat di Australia menemukan rupanya banyak anak muda yang percaya teori tersebut.


Dikutip dariZDNet, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan Essential Research menemukan secara total, sekitar satu di antara delapan responden (13%) percaya bahwa pendiri Microsoft tersebut memiliki peran dalam menciptakan dan menyebarkan virus Corona.


Sedangkan 12% responden percaya 5G digunakan untuk menyebarkan COVID-19.


Selain itu, 40% responden juga percaya bahwa virus Corona diciptakan di sebuah laboratorium di Wuhan, China.


77% responden juga percaya bahwa angka kematian di China lebih tinggi dari statistik resmi yang dilaporkan pemerintah.


Dalam kategori usia muda, seperlima atau 20% dari responden berusia 18-34 tahun percaya bahwa Bill Gates terlibat dalam penciptaan dan penyebaran virus Corona.


Angka yang sama juga percaya dengan teori bahwa BTS 5G digunakan untuk menyebarkan COVID-19.


Responden yang berusia lebih tua lebih sedikit yang mempercayai teori tersebut, dengan 13% dari responden berusia 35-54 tahun dan 8% dari responden berusia 55 tahun ke atas yang mempercayai teori konspirasi tentang Bill Gates.


Sedangkan untuk teori konspirasi seputar 5G, 13% responden berusia 35-54 tahun dan 4% dari responden berusia 55 tahun ke atas yang mempercayai teori tersebut.


Ketika dipecah sesuai gender, 14% dari 524 responden laki-laki dan 13% dari 549 responden perempuan mengaku percaya teori tentang Gates.


Sedangkan 15% dari responden laki-laki mempercayai teori 5G menyebabkan virus Corona, dibandingkan 9% dari responden perempuan.


Maraknya teori konspirasi yang menyebut 5G sebagai biang kerok virus Corona mendorong Menteri Komunikasi Paul Fletcher untuk mengatakan bahwa 5G dan virus Corona tidak ada hubungannya.


Ia juga mengatakan bahwa perusakan BTS merupakan tindakan kriminal.


"Setiap usulan bahwa ada hubungan antara 5G dan virus Corona sama sekali tidak berdasar.


Seperti yang dikatakan Chief Medical Officer, 5G tidak menyebabkan virus Corona dan tidak menyebarkan virus Corona," kata Fletcher.

baca keseluruhan - 1 dari 8 Orang Australia Percaya Bill Gates Ciptakan Virus Corona

Bill Gates Diadili di India Karena Masalah Vaksin, Benarkah?


Di media sosial dan beberapa situs media yang dipertanyakan reputasinya, Bill Gates belakangan diserang rumor tidak benar.


Terbaru, ada kabar bahwa pendiri Microsoft itu sedang diadili di India karena vaksin yang didukungnya membahayakan nyawa anak-anak.


"Dia akan menghadapi pengadilan karena meracuni jutaan anak India dengan vaksin," sebut rumor tersebut.


Kabar ini antara lain didasarkan bahwa studi vaksin yang dilakukan organisasi asal AS, yaitu Program for Appropriate Technology in Health (PATH), dihentikan karena kematian beberapa gadis India yang ikut serta.


Studi tersebut didanai oleh yayasan Bill Gates.


Ketika dikonfirmasi Reuters, juru bicara Gates Foundation menyatakan klaim tersebut tidak benar.


Tidak ada gugatan hukum pada Bill Gates di India soal vaksin.


Memang benar bahwa percobaan vaksin itu pernah dilakukan di India pada tahun 2010 dan kemudian disetop, tapi bukan sesuatu yang ilegal.


Studi vaksin Human Papilloma Virus (HPV) dibatalkan setelah media lokal India melaporkan kematian 7 orang anak gadis yang ikut serta.


Namun setelah diselidiki lebih lanjut oleh pemerintah India, dipastikan kematian mereka tidak berhubungan dengan vaksin tersebut.


"Lima tak berhubungan dengan vaksin yaitu seorang gadis karena tenggelam, yang lain karena digigit ular, dua bunuh diri dengan meminum pestisida dan seorang mati karena komplikasi malaria," tulis pemerintah India.


"Penyebab kematian dua gadis lain kurang dapat dipastikan, satu kemungkinan karena demam tinggi dan yang kedua pendarahan otak," tambah mereka.


Pada 9 Agustus 2013, parlemen India sempat mengatakan bahwa trial vaksin oleh PATH ada kejanggalan.


Namun demikian, PATH membantah laporan itu dan bukti-buktinya tidak meyakinkan.


Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation sendiri telah bekerja di India selama lebih dari dekade, terutama mengurus masalah yang menimpa masyarakat miskin.


Sampai saat ini, mereka tidak pernah diadili dan terus melanjutkan bekerja di negara itu.


Getol mendanai pengembangan vaksin Corona, Bill Gates memang jadi sasaran teori konspirasi.


Teori liar yang beredar misalnya Bill justru adalah dalang di balik virus corona.


Ia juga dicurigai sebagian pihak punya agenda tertentu karena terlihat getol ingin segera membuat vaksin COVID-19.


"Saya katakan ironis jika Anda mengincar seseorang, yang melakukan yang terbaik untuk membuat dunia siap.


Kita memang berada di situasi gila jadi akan ada rumor gila juga," cetusnya.


"Memang ada banyak serangan di luar sana. (Tapi) secara umum, orang sungguh positif," tambah dia.

baca keseluruhan - Bill Gates Diadili di India Karena Masalah Vaksin, Benarkah?

Mengenal Tes Corona Jagoan Bill Gates yang Dicekal Pemerintah AS


Bill Gates ikut berusaha mengendalikan pandemi Corona dengan caranya sendiri.


Misalnya dengan mendanai pembuatan kandidat vaksin COVID-19 dan yang terbaru, mendanai tes Corona di rumah warga.


Akan tetapi program itu mendadak dihentikan oleh otoritas Amerika Serikat.


Program itu bernama SCAN (Seattle Coronavirus Assessment Network).


SCAN diluncurkan awal Maret didanai Gates Foundation dan didukung beberapa lembaga lain termasuk Seattle and King County Public Health Department dan Fakultas Kedokteran University of Washington.


"SCAN adalah program pertama yang memungkinkan partisipan menggunakan tes swab sendiri untuk mengumpulkan sampel dan mengirimkannya ke lab tanpa perlu meninggalkan rumah," sebut Gates di blognya, Gates Notes.


"Sebagai program pengawasan, tujuan SCAN tidak untuk mengetes tiap orang atau pengganti perawatan medis.


SCAN menguji sampel orang di wilayah Seattle, termasuk yang sehat dan merasa sakit," imbuhnya.


Hasil tes dan data lain (termasuk umur, gender, ras, kode pos dan masalah kesehatan bawaan) dipakai oleh periset, pemodel data, dan pejabat kesehatan publik untuk menggambarkan lebih jelas bagaimana COVID-19 berkeliaran di komunitas dan apakah physical distancing berhasil,"


Menurut sang pendiri Microsoft, salah satu pertanyaan terbesar adalah seberapa banyak sebenarnya orang yang terinfeksi Corona.


Sebabnya, tes selama ini kebanyakan menyasar orang dengan gejala, sementara yang tanpa gejala diabaikan.


"Kita memang bisa melihat puncak gunung es.


Tapi di bawah permukaan, ada yang tidak kita lihat, jumlah tidak diketahui orang yang terinfeksi tapi hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali," cetus Gates.


Untuk itulah Gates mendukung SCAN.


Kebetulan, runner up orang terkaya dunia ini tinggal di sekitar wilayah Seattle.


"Saya ingin memastikan bahwa SCAN tidak menggantikan tes luas yang masih dibutuhkan di masyarakat.


Tapi ini berpotensi menjadi alat penting bagi orang kesehatan yang mencari insight tentang penyebaran dan tingkah virus itu,"


"Seiring tim SCAN mengumpulkan lebih banyak data, saya menatap ke depan untuk belajar lebih banyak tentang insight mereka soal pertanyaan-pertanyaan tentang pandemi ini dan bagaimana kita bisa mencegah yang selanjutnya," pungkas Gates.


Tapi kemudian, lembaga pemerintah US Food and Drug Administration atau FDA meminta program itu disetop sampai waktu yang belum ditentukan.


Sekitar 300 orang sempat dites per hari dalam program ini sebelum dihentikan oleh FDA.


SCAN menjelaskan FDA mensyaratkan izin tambahan untuk melaksanakan tes Corona mandiri ini.


Mereka menegaskan tak ada isu selain masalah itu. "Tidak ada isu ataupun kekhawatiran tentang keamanan atau akurasi tes yang dilakukan SCAN," sebut SCAN.

baca keseluruhan - Mengenal Tes Corona Jagoan Bill Gates yang Dicekal Pemerintah AS

Jumat, 22 Mei 2020

Kabar Baik! Kombinasi 3 Obat Bisa Atasi COVID-19

Upaya menemukan obat anti virus Corona makin menunjukkan hasil. Ilmuwan di Hong Kong mengungkap riset kombinasi 3 obat bisa menyembuhkan pasien.


Dilansir dari Aljazeera seperti dilihat Senin (18/5/2020) tim ilmuwan di Hong Kong melakukan penelitian dengan melibatkan 127 pasien Corona.


Mereka diberikan kombinasi dari 3 obat yaitu Liponavir-ritonavir, Ribavirin dan Interferon beta.


Liponavir-ritonavir adalah obat anti HIV, Ribavirin adalah obat hepatitis dan Interferon beta adalah obat sclerosis. Di luar 127 pasien ini, hanya diberikan Lopinavir-ritonavir.


Hasil riset yang dipublikasikan di jurnal medis Lancet menunjukkan virus tidak muncul lagi 5 hari lebih awal dari yang tidak diberi kombinasi obat.


Pasien dengan kombinasi obat, virusnya hilang setelah dirawat 7 hari. Yang tidak dikasih kombinasi obat, virus hilang setelah 12 hari.


"Percobaan kami menunjukkan pengobatan awal COVID-19 yang ringan sampai sedang, dengan kombinasi 2 antivirus, dengan cepat menekan jumlah virus pada tubuh pasien, mengurangi gejala dan mengurangi risiko untuk tenaga medis," kata Profesor Kwok Yung Yuen dari University of Hong Kong.


Riset dilakukan antara 10 Februari - 20 Maret 2020 di Hong Kong terhadap semua pasien yang positif COVID-19.


Ada catatan bahwa para pasien tahu diberikan obat apa, namun tim ilmuwan menjamin tidak ada placebo atau obat kosong yang mendorong sugesti.


Yuen mengatakan, semua pasien mendapatkan standar pelayanan yang sama di RS supaya adil, hanya obatnya yang dibedakan.


Yuen mengatakan riset ini perlu diuji dengan jumlah pasien yang lebih banyak dan pada kasus yang lebih berat.


Hingga saat ini, para ilmuwan di seluruh dunia berlomba mencari obat atau vaksin yang ampuh untuk melawan COVID-19.


Profesor Stephen Evans dari London School of Hygiene and Tropical Medicine ikut berkomentar.


"Pengalaman selama ini, HIV yang menyebabkan AIDS paling baik ditangani dengan kombinasi obat. Dan ini bisa juga begitu untuk COVID-19," kata dia.
baca keseluruhan - Kabar Baik! Kombinasi 3 Obat Bisa Atasi COVID-19

Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona

Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna, mengumumkan kabar menggembirakan.


Kandidat vaksin COVID-19 yang telah mereka uji coba pada manusia, membuahkan hasil memuaskan di mana relawan yang disuntik mengembangkan antibodi melawan Corona.


"Ini sungguh kabar baik dan berita yang kami rasa ditunggu-tunggu," sebut Dr Tal Zaks, Chief Medical Officer Moderna.


Seandainya studi lebih lanjut berjalan baik, vaksin mungkin saja sudah tersedia pada Januari 2021.


Vaksin Moderna telah diujicoba klinis Phase 1, melibatkan sejumlah kecil relawan dan fokus pada apakah vaksin Corona itu aman dan memicu respons imun.


Moderna yang berbasis di Massachusetts ini memvaksin lusinan partisipan dan mengukur kadar antibodi 8 di antaranya.


Delapan orang itu mengembangkan antibodi yang menetralkan COVID-19 ke level seperti atau malah melebihi level antibodi orang yang telah pulih dari Corona.


Antibodi itu terikat pada virus sehingga membuatnya tak bisa menyerang sel manusia.


"Kami menunjukkan bahwa antibodi tersebut, respons imun ini, bisa memblokir virus. Saya pikir ini adalah langkah sangat penting pertama dalam perjalanan menuju vaksin," kata Zaks.


Kabar ini disambut baik investor di mana harga saham Moderna naik cukup tinggi.


Dikutip dari CNN, seorang spesialis vaksin yang tidak terlibat dengan Moderna mengakui bahwa hasil itu menggembirakan.


"Itu menunjukkan bahwa tidak hanya antibodinya terikat ke virus, tapi juga mencegah virusnya menginfeksi sel-sel," ujar Dr Paul Offit, anggota National Institutes of Health.


Tapi tentu masih banyak yang harus dilakukan. US Food and Drug Administration telah mengizinkan Moderna memulai trial Phase 2, biasanya melibatkan ratusan orang.


Kemudian Phase 3 skalanya lebih besar, direncanakan berlangsung bulan Juli, melibatkan puluhan ribu orang.


Moderna adalah salah satu dari 8 pengembang vaksin COVID-19 yang telah menggelar uji coba pada manusia, menurut data WHO.


Lainnya adalah Pfizer dan Inovio asal Amerika Serikat, University of Oxford di Inggris dan 4 lainnya di China.

baca keseluruhan - Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona

Isolat SARS-CoV-2 Belum Ada, Kok Bisa Kementan Bikin Antivirus Corona?

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim telah menemukan formula untuk menangkal virus Corona.


Formula itu pun telah dipatenkan ke dalam tiga bentuk produk penangkal COVID-19 yakni inhaler, diffuser oil, hingga kalung antiCorona.


Menurut Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry, pihaknya telah menguji berbagai tumbuhan yang berpotensi sebagai antivirus Corona, dan hasilnya menunjukkan yang paling efektif mencegah COVID-19 adalah tanaman eucalyptus.


Bahkan ia menegaskan temuan ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


"Kesimpulan kami bisa (membunuh COVID-19), karena bahan aktif yang dimiliki eucalyptus dan target bisa membunuh Mpro (enzim dalam virus Corona).


Nah itu kandungan Mpro berlaku pada COVID-19," kata Fadjry.


Namun klaim ini diragukan oleh ilmuwan. Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Profesor Amin Soebandrio, menyebut antivirus berbahan dasar eucalyptus ini lebih tepat disebut sebagai terapi herbal.


Untuk bisa diklaim membunuh virus tertenty, menurut Prof Amin, produk tersebut harus diuji dengan virus yang spesifik.


Termasuk pada virus Corona yang memicu wabah COVID-19 saat ini yakni SARS-CoV-2.


"Kalau toh dia punya misalnya dia pernah mencoba itu sebagai antivirus, misalnya digunakan untuk virus apa? Tapi yang saya yakin itu bukan virus Corona (COVID-19), karena yang mempunyai isolat virus SARS-COV-2 hingga saat ini di Indonesia belum ada," tegas Prof Amin.

baca keseluruhan - Isolat SARS-CoV-2 Belum Ada, Kok Bisa Kementan Bikin Antivirus Corona?

Kisah Perempuan yang Sembuh Pakai Obat COVID-19


Seorang guru mengalami perjuangan keras untuk bisa mengalahkan novel coronavirus. Ia pun diberikan obat baru yang digunakan untuk mengatasi COVID-19.


Stefanie (53) yang merupakan guru kelas dua di Fox Trail Elementary di Pembroke Pines, Florida, Amerika Serikat telah diintubasi selama tiga minggu.


Dia menerima sumbangan plasma, tetapi tampaknya tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, Remdesivir yakni obat baru untuk virus Corona datang dan diberikan padanya.


Hanya butuh beberapa hari Stefanie berhasil lepas dari ventilator.


Kendati demikian, Stefanie masih memiliki jalan panjang menuju pemulihan.


"Mereka memperhatikan bahwa dia terus bisa bernapas dan menelan karena dia sangat lemah," kata Faye Fogielharn, ibunda Stefanie, melansir Local10.


Remdesivir dibuat oleh perusahaan farmasi Gilead, merupakan satu dari sejumlah obat lainnya yang diuji coba di berbagai dunia oleh perusahaan dan organisasi, termasuk WHO.


Obat ini juga telah mendapatkan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).


Akan tetapi, kontroversi mengenai obat ini masih terjadi seperti di Australia. Sampai saat ini Australia belum menggunakan Remdesivir dalam pengobatan COVID-19.


Tetapi, laporan media menyebutkan sebanyak lima RS akan menerima obat eksperimental ini.

baca keseluruhan - Kisah Perempuan yang Sembuh Pakai Obat COVID-19

Ada Orang Terkaya Hong Kong di Balik Zoom


Seiring popularitas Zoom yang makin melesat, berbagai hal di balik aplikasi ini semakin menarik diperbincangkan.


Salah satunya, ada konglomerat asal Hong Kong Li Ka-Shing di balik Zoom.


Orang terkaya Hong Kong ini merupakan investor awal di Zoom Video Communications Inc., dan tercatat memiliki sekitar 8,6% saham perusahaan yang berkantor pusat di San Jose, California, Amerika Serikat tersebut.


Dikutip dari Deal Street Asia, nilai saham Li Ka-Shing melonjak 80% tahun ini menjadi USD 3 miliar.


Ini adalah satu-satunya kepemilikan publik yang dilacak Bloomberg Billionaires Index dalam mencatat adanya kenaikan.


Namun secara kekayaannya secara keseluruhan turun sekitar USD 4,6 miliar menjadi USD 25,7 miliar di tahun ini, setelah Hong Kong dilanda gelombang protes dan pandemi virus corona.


Pria berusia 91 tahun ini memiliki Zoom melalui tiga kendaraan investasi. Pertama, melalui Horizons Ventures yang mengelola investasi ventura.


Kedua, memimpin putaran pendanaan Seri B senilai USD 6,5 juta di perusahaan konferensi video pada 2013, dan yang terakhir adalah berpartisipasi dalam putaran Seri C senilai USD 30 juta dalam dua tahun berikutnya.


Taruhannya bernilai sekitar USD 850 juta ketika Zoom mulai diperdagangkan secara publik di AS pada April 2019.


Tercatat nilai pasar Zoom naik lebih dari tiga kali lipat sejak penawaran umum perdana.


Sejumlah perusahaan milik Li Ka-Shing juga membantu meningkatkan basis pengguna Zoom.


Misalnya 3 Hong Kong yang merupakan kepanjangan tangan dari layanan telekomunikasi Hutchison Telecommunications miliknya, mendonasikan backpack yang di dalamnya termasuk paket Zoom Classrooms gratis untuk ratusan sekolah di Hong Kong.


Seperti diketahui, aplikasi video conference ini menjadi perangkat penting bagi jutaan orang yang terpaksa harus berkegiatan dari rumah selama masa pandemi COVID-19.


Hal ini berdampak pada harga saham Zoom yang melonjak seiring semakin banyak orang menggunakannya untuk berkomunikasi, bekerja, belajar, bahkan beribadah dari rumah.


Li Ka-Shing bukan satu-satunya orang yang diuntungkan dari meroketnya popularitas Zoom di masa pandemi.


Sang pendiri sekaligus CEO Zoom Eric Yuan kini mencatat total kekayaan USD 6,5 miliar, menurut peringkat Bloomberg.


Mantan co-founder Yahoo Jerry Yang juga tercatat sebagai investor awal. Selain itu ada pebisnis David Bonderman melalui Wildcat Capital Management yang juga menaruh investasi di sini pada akhir tahun lalu, sebelum Zoom sepopuler sekarang.

baca keseluruhan - Ada Orang Terkaya Hong Kong di Balik Zoom

Rabu, 20 Mei 2020

Ibnu Sina 'Bantu' Lawan Virus Corona dari Alam Baka


Meskipun sudah meninggal, ilmuwan muslim Ibnu Sina mewariskan sebuah ilmu yang dipakai dokter hari ini untuk melawan virus Corona. Inilah ilmu karantina.


Ibnu Sina atau Avicenna (980-1037) adalah ilmuwan muslim yang dijuluki Bapak Kedokteran Modern di antara sekian banyak julukan lainnya.


Ia lahir di Uzbekistan, belajar karya-karya Aristotles dan menjalani puncak karirnya di kerajaan Persia (Iran) pada masa Dinasi Buwaihid.


Karya agungnya adalah ensiklopedia kedokteran berjudul The Canon of Medicine setebal 5 volume yang pertama terbit tahun 1025.


Ada banyak ilmu kedokteran penting di buku tersebut dan menjadi dasar bagi kedokteran modern. Salah satunya adalah tentang karantina.


Seperti dilihat dari TRTWorld, Ibnu Sina sudah berhadapan dengan wabah semasa hidupnya.


Di sanalah dia menjadi peletak dasar dari prosedur kedokteran untuk melawan wabah yang masih dipakai sampai hari ini.


Ibnu Sina menciptakan konsep 40 hari mengisolasi pasien untuk melemahkan infeksi menular. Dalam bahasa Arab metode ini disebut 'Al-Arba'iniya' yang berarti 40.


Ketika ilmu kedokteran Ibnu Sina sampai ke Eropa, lidah orang Eropa menyebutkannya secara berbeda.


Sebagian sejarahwan berpendapat 'Al-Arba'iniya' adalah asal kata dari Quarantine dalam istilah kedokteran hari ini.


The Canon of Medicine diterjemahkan ke bahasa Latin pada abad ke-12 di Spanyol.


Bukunya pada abad ke-13 sudah diajarkan di University of Bologna, universitas tertua Eropa yang ada di Italia.


Dilansir dari Morocco World News ketika wabah Black Death terjadi di Italia pada abad ke-14-15, 4 abad setelah Ibnu Sina, dokter-dokter di Venesia menerapkan metode yang dalam bahasa Italia adalah 'Quarantena'.


Ini adalah periode 40 hari isolasi --seperti ajaran Ibnu Sina-- untuk semua penumpang kapal sebelum boleh turun ke Venesia.


Tanpa metode karantina, tidak terbayang bagaimana dunia bisa melawan pandemi COVID-19 hari ini.


Semua orang harus berterima kasih pada Ibnu Sina yang sudah membantu dari alam baka.

baca keseluruhan - Ibnu Sina 'Bantu' Lawan Virus Corona dari Alam Baka

Minggu, 17 Mei 2020

Sebelum Menanduk Materazzi, Tandukan Zidane Berujung Gol Terakhir di Real Madrid



Satu momen ikonik tentang Zinedine Zidane adalah tandukan kepala ke Marco Materazzi.


Namun, sebelum momen tersebut, tandukan Zinedine Zidane berujung manis karena menjadi gol terakhirnya bersama Real Madrid.


Zidane memainkan laga terakhir dalam karir profesionalnya di Piala Dunia 2006.


Zidane sukses membawa Prancis melaju ke final, lawan yang dihadapi adalah Italia. Laga digelar di Olympiastadion, 9 Juli 2006.


Pada laga tersebut, Zidane memulai laga dengan baik. Saat Prancis mendapat penalti pada menit ke-7, Zidane menjalankan tugas dengan baik.


Prancis unggul 1-0. Namun, Materazzi menyamakan skor pada menit ke-19.


Zidane meninggalkan lapangan pada menit 110, usai mendapat kartu merah.


Zidane menanduk Materazzi, Prancis pun kalah pada babak adu penalti. Laga terakhir Zidane ditutup dengan tandukan dan isak tangis publik Prancis.


Bernabeu, 7 Mei 2006


Dua bulan sebelum tragedi memilukan tersebut, tepatnya pada 7 Mei 2006, Zinedine Zidane juga melakukan tandukan.


Juga diakhiri dengan isak tangis seisi stadion. Hanya saja, cerita yang tersaji berbeda. Ini cerita heroik.


Zidane memainkan laga perpisahan untuk Real Madrid pada 7 Mei 2006.


Saat itu, Real Madrid menjamu Villarreal pada pekan ke-37 di Santiago Bernabeu.

 
 


Real Madrid sudah tidak lagi punya peluang menjadi juara La Liga 2005/2006.


Gelar juara sudah dikunci Barcelona. Namun, pelatih Juan Ramon Lopez Caro tetap memainkan skuad terbaiknya.


Susunan Pemain :


Real Madrid: Casillas; Salgado, Sergio Ramos, Mejia, Roberto Carlos; Pablo Garcia, Julio Baptista; David Beckham, Zidane, Robinho; Raul.


Villarreal: Barbosa; Javi Venta; Pena, Alvarez, Arruabarrena; Marcos Senna, Tacchinardi, Riquelme, Jose Mari; Franco, Diego Forlan.


Enam Gol di Bernabeu


Juan Ramon Lopez Caro memainkan Zinedine Zidane sejak menit pertama.


Dia bermain di posisi terbaiknya, gelandang serang, Zidane mendapat bantuan dari David Beckham dan Robinho di sisi kanan dan kiri lini serang.


Real Madrid lebih dulu mencetak gol pada menit ke-22, lewat aksi Robinho yang mendapat umpan Raul.


Setelah itu, Villarreal berbalik unggul. Pasukan Manuel Pellegrini mencetak dua gol lewat bunuh diri Alvaro Mejia dan gol Diego Forlan. Villarreal masuk ruang ganti dengan keugggulan 1-2.


Di babak kedua, Zidane membuat skor menjadi imbang 2-2 lewat golnya pada menit ke-66.


Namun, Villarreal kembali unggul pada menit ke-85. Diego Forlan mencetak gol keduanya.


Kali ini dari titik putih usai Sergio Ramos handball di kotak penalti. Real Madrid urung malu lewat gol Julio Baptista pada menit ke-88.


Laga berakhir dengan skor 3-3.



Tandukan Zidane dan Isak Tangis Fans Real Madrid


Gol ke gawang Villarreal menjadi gol terakhir yang dicetak Zinedine Zidane untuk Real Madrid.


Gol ini dicetak lewat tandukan, sesuatu yang acap kali dianggap sebagai salah satu titik lemah Zidane sebagai pemain.


Zidane mencetak gol pada menit ke-66. Gol tersebut tidak lepas dari umpan akurat David Beckham dari sayap kanan.


Sundulan Zidane tidak keras, tetapi mengarah ke sudut yang tepat. Sudut yang tidak mungkin dijangkau penjaga gawang.


Raul Gonzalez sempat mencoba untuk mencocor bola. Namun, dia hanya menyapu angin. Tanpa disentuh Raul, bola sudah menjadi gol.

 
 


Laga perpisahan Zidane dengan Real Madrid disambut meriah fans yang hadir di Bernabeu.


Mereka membawa spanduk selamat tinggal untuk Zidane. Seisi stadion membentangkan kertas dengan nomor 5 dan nama Zidane.


Bernabeu menangis melepas sang legenda.



Data dan Fakta Zidane Sebagai Pemain Real Madrid


Zinedine Zidane bermain di Real Madrid pada 2001 hingga 2006


Zinedine Zidane memainkan 155 laga di Laiga. Mencetak 37 gol dan 32 assist.

 
 
 


Gelar juara:


La Liga: 2002–03


Supercopa de Espana: 2001, 2003


UEFA Champions League: 2001–02


UEFA Super Cup: 2002


Intercontinental Cup: 2002

baca keseluruhan - Sebelum Menanduk Materazzi, Tandukan Zidane Berujung Gol Terakhir di Real Madrid

Studi Sebut Obat Pengencer Darah Bisa Bantu Kesembuhan Pasien Corona

Studi terbaru menunjukkan obat pengencer darah dapat membantu menyelamatkan pasien infeksi virus Corona COVID-19 bergejala parah.


Studi ini dilakukan oleh tim dokter di Mount Sinai Hospital, New York. Laporan hasil studi baru saja dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.


Sejak Maret lalu, tim dokter mengamati perkembangan 2.700 pasien Corona di Mount Sinai. Sebagian pasien diberi obat pengencer darah.


Obat pengencer darah adalah obat yang mencegah darah menggumpal atau disebut juga dengan antikoagulan.


Dikutip dari laman CNN International, tim dokter melihat obat tersebut memberikan pengaruh positif, terutama bagi pasien virus Corona COVID-19 yang menggunakan ventilator untuk bernapas.


Jumlah pasien yang membaik dengan obat pengencer darah ini lebih tinggi ketimbang pasien yang tidak mengkonsumsi obat pengencer darah.


Sebanyak 63 persen pasien berventilator yang tidak diberi obat pengencer darah meninggal dunia


"Temuan kami menunjukkan bahwa antikoagulan sistemik dapat dikaitkan dengan peningkatan hasil di antara pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit," tulis tim dokter dalam laporan mereka.


Tim dokter juga tidak menemukan efek samping dari obat pengencer, misalnya masalah perdarahan pada pasien COVID-19.


Temuan lainnya adalah tim dokter mendapati pembekuan darah merupakan faktor utama dalam kematian pasien COVID-19.


"Kami telah melakukan 75 autopsi dan pembekuan adalah masalah, tidak perlu dipertanyakan.


Itu dimulai dengan paru-paru, diikuti oleh ginjal, jantung, dan berakhir di otak," kata direktur Mount Sinai Heart, Valentin Fuster.


Belum diketahui secara pasti mengapa virus Corona menyebabkan darah menggumpal.


Namun, pembekuan darah umumnya merupakan efek samping dari peradangan karena sejumlah infeksi.


Tim dokter masih perlu melakukan sejumlah langkah untuk mengetahui dosis yang tepat dan jenis obat yang paling baik.


Sebelumnya, dokter memberikan dosis dan jenis obat pengencer darah secara acak.


Fuster menyarankan agar dokter yang menangani pasien COVID-19 dapat mencoba opsi memberikan obat pengencer darah.


"Para pasien yang menerima antikoagulan lebih baik daripada mereka yang tidak. Ini sudah memiliki implikasi," ucap Fuster.

baca keseluruhan - Studi Sebut Obat Pengencer Darah Bisa Bantu Kesembuhan Pasien Corona

Jumat, 15 Mei 2020

Kementan Lakukan Riset Tanaman untuk Obat Penangkal Corona

Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah melakukan uji coba terhadap berbagai jenis tanaman yang dianggap berpotensi menangkal pertumbuhan virus Corona (COVID-19).


Salah satu tanaman asli Indonesia disebut-sebut berpotensi untuk dijadikan obat penangkal virus tersebut.


"Jadi memang ada potensi obat Indonesia yang bisa kita kembangkan untuk menekan pertumbuhan COVID-19 di Indonesia," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat (8/5/2020).


Dari berbagai jenis tanaman yang diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri dianggap paling berdampak menekan pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona.


"Dari sekian banyak tanaman herbal itu kita sudah mengeliminasi, beberapa tanaman herbal, minyak atsiri (euchalyptus) kita yang punya potensi yang sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan pertumbuhan salah satunya virus Corona," ungkapnya.


Akan tetapi, Balitbangtan mengaku masih harus menguji lagi tanaman euchalyptus itu sendiri sebab jenis tanaman ini punya spesies yang sangat beragam.


Tujuannya adalah untuk mendapatkan spesies yang paling ampuh membunuh virus Corona tersebut.


"Dari sekian banyaknya itu euchalyptus Sp. ini ada 700 spesies yang kita kenal salah satunya itu minyak kayu putih.


Yang kita uji baru beberapa, tapi dari yang kita uji (secara uji laboratorium) saja sudah ada yang bisa membunuh berbagai virus influenza termasuk H5N1, influenza lainnya termasuk virus Corona," tambahnya.


Rencananya bila mendapat spesies yang tepat, minyak atsiri ini akan diproduksi dalam bentuk inhaler, roll on, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di mesin diffuser.


"Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil diffuser itu bisa mematikan virus-virus di udara dan balsem," tutupnya.

baca keseluruhan - Kementan Lakukan Riset Tanaman untuk Obat Penangkal Corona

Bukan Hidung, Penelitian Ungkap Virus Corona Masuk ke Tubuh Lewat Mata

Meski menyerang saluran pernapasan, penelitian menyebut virus Corona Covid-19 masuk ke tubuh bukan melalui hidung, melainkan lewat mata. Kok bisa?


University of Hong Kong melakukan penelitian yang menemukan bahwa mata merupakan bagian penting bagi virus corona masuk ke dalam tubuh.


Mereka juga menemukan strain itu hingga 100 kali lebih menular daripada SARS dan flu burung, yang diuji oleh para ahli kesehatan masyarakat.


Tes laboratorium mengungkapkan tingkat virus dari SARS-CoV-2 jauh lebih besar daripada SARS di saluran pernapasan bagian atas dan konjungtiva, sel-sel yang melapisi permukaan mata.


Tim yang dipimpin oleh Dr Michael Chan Chiwai, dari sekolah kesehatan masyarakat HKU, menjadi peneliti pertama di seluruh dunia yang membuktikan virus corona dapat menginfeksi manusia melalui mata, dan mempublikasikannya dalam THe Lancet Respiratory Medicine.


"Kami membiakkan jaringan dari saluran pernapasan dan mata manusia di laboratorium dan menerapkannya untuk memperlajari SARS-CoV-2, membandingkannya dengan SARS dan H5N1," katanya, dikutip dari South China Morning Post.


infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)

"Kami menemukan bahwa SARS-CoV-2 jauh lebih efeisien dalam menginfeksi konjungtiva dan saluran pernapasan bagian atas daripada SARS, dengan tingkat virus sekitar 80 hingga 100 kali lebih tinggi," sambungnya.


Penelitian ini diperkuat dengan saran kepada masyarakat untuk tidak menyentuh mata dan mencuci tangan secara teratur untuk menghindari infeksi, setelah peneliti sebelumnya menemukan virus corona dapat bertahan selama tubuh hari di permukaan stainless steel dan plastik.


"Meski ada tanda-tanda bahwa epidemi Covid-19 semakin tabil di Hong Konh, situasi di tempat lain di dunia masih serius.


Masih banyak kasus baru dilaporkan setoap hari. Kita seharusnya tidak lengah."


Temuan Dr Chan ini menentang asumsi luas bahwa staf medis akan dilindungi secara memadai ketika memakai N95 dan pakaian pelindung, tanpa memerlukan kacamata khusus.

baca keseluruhan - Bukan Hidung, Penelitian Ungkap Virus Corona Masuk ke Tubuh Lewat Mata

Kabar Gembira, Antibodi Virus Corona Ditemukan!

Ilmuwan selangkah lebih dekat untuk menemukan perawatan COVID-19. Antibodi yang bisa menghalangi virus sudah ditemukan.


Penemuan ini dilaporkan oleh para peneliti dari Utrecht University dan Erasmus Medical Centre di Belanda serta perusahaan Harbour BioMed (HBM).


Mereka menemukan cara potensial untuk menetralkan COVID-19


Diberitakan News.com Australia, tim meneliti sel manusia yang ditumbuhkan di laboratorium. Harapannya hasilnya akan sama pada pasien.


Terobosan ini menjadi kabar baik di tengah upaya mencari vaksin untuk virus yang sudah menularkan 3,8 juta orang dan membunuh 265 ribu orang ini.


Profesor Berend-Jan Bosch yang memimpin penelitian mengatakan antibodi ini menyerang protein mahkota pada tubuh virus Corona.


Mahkota berduri ini yang menempel pada sel manusia dan lalu memasukkan materi genetik untuk berkembang biak di tubuh inangnya.


"Antibodi yang menetralkan punya potensi membalik arah infeksi pada tubuh pasien, mendukung pembersihan virus atau melindungi orang yang belum tertular dari virus ini," kata Bosch.


Antibodi ini mengikat pada enzim yang disebut ACE2 yang diidentifikasi sebagai reseptor COVID-19 ketika menyerang tubuh manusia.


Antibodi monoklonal sudah berhasil menetralkan SARS-CoV-2 dalam percobaan pada tikus. Antibodi yang disebut 47D11 menghancurkan SARS-CoV dan SARS-CoV-2.


Hasil riset ini sudah dipublikasikan di Nature Communications. Tim ini ternyata sudah meneliti virus corona hampir 20 tahun sejak wabah virus SARS.


"Penemuan ini jadi dasar yang kuat untuk riset lanjutan untuk melihat karakter antibodi ini dan memulai pengembangan sebagai pengobatan COVID-19," kata Profesor Frank Grosveld dari Erasmus Medical Centre di Rotterdam.


Terapi ini lalu dikembangkan Harbour BioMed di Massachusetts yang dipimpin Dr Jingsong Wang.


Dia mengatakan butuh riset lanjutan untuk menilai apakah bisa melindungi manusia dan mengurangi penyakitnya.
baca keseluruhan - Kabar Gembira, Antibodi Virus Corona Ditemukan!

Potret Mantan Negara Terkaya Dunia yang Dikutuk Dewa

Nauru pernah menjadi negara terkaya dunia karena tambang fosfatnya. Saat persediaan fosfat habis, kini Nauru jadi salah satu yang termiskin di dunia.

Selain termiskin di dunia, Nauru juga berperang dengan obesitas yang dialami oleh hampir semua warganya.

Namun tambang fosfatnya habis. Kini Nauru menjadi salah satu negara termiskin dunia. Mereka percaya bahwa kemiskinan mereka adalah kutukan dari dewa karena keserakahan.

Saat jadi negara terkaya, Nauru membiayai semua fasilitas penduduknya. Medis, edukasi hingga rumah ditanggung oleh pemerintah. Warga pun hidup tanpa memikirkan pajak.

Selain kaya akan fosfat, Nauru juga terkenal karena keindahan terumbu karangnya. Pasir pantainya bersih dan eksotis.

Inilah Nauru, negara kepulauan di Mikronesia yang bertetangga dengan Australia. Negara ini hanya memiliki luas 21 km persegi.

baca keseluruhan - Potret Mantan Negara Terkaya Dunia yang Dikutuk Dewa

Dokter yang Pertama Kali Temukan Virus Corona Pada Manusia

Penampakan pertama coronavirus.

Siapakah yang pertama kali mendeteksi eksistensi virus corona pada manusia?


Jawabannya adalah seorang wanita bernama Dr June Almeida, ahli virus yang berasal dari Skotlandia.


Ia menemukannya sudah lama sekali, yaitu pada tahun 1964.


Dikutip dari Miami Herald, Almeida lahir di Glasgow pada tahun 1930.


Dia putri seorang sopir bus dan meninggalkan pendidikan formal di umur 16 tahun.


Lalu Almedia bekerja di laboratorium hispatiologi di mana salah satu pekerjaannya memeriksa sel dengan mikroskop.

Waktu berlalu, Almeida memutuskan pindah ke London demi memajukan karirnya.


Di sana, di bertemu pria pujaan hatinya dan menikah dengan seniman asal Venezuela, Enrique Almedia, pada tahun 1954.


Setelah melahirkan putri mereka, Joyce, Almeida dan keluarga pindah ke Kanada dan bekerja di Ontario Cancer Institute sebagai pakar mikroskop elektron.


Di Kanada rupanya lebih gampang mendapat pengakuan di bidang sains walaupun tanpa gelar, tidak seperti di Inggris.


Berkat kepandaian dan bakatnya, Almeida pun dipromosikan beberapa kali walau kurang mendapatkan pelajaran formal.


Di situlah Almeida menyusun beberapa studi bersama koleganya soal struktur virus dan apakah wujudnya bisa divisualkan di bawah mikroskop.


Waktu berlalu, Almeida akhirnya memutuskan kembali ke London pada tahun 1964, bekerja pada rumah sakit di sana.


Almedia bekerja di St Thomas' Hospital Medical School sebelum pindah ke Royal Post Graduate Medical School. Saat itulah, dia dianugerahi gelar doktor sains.


Wanita ilmuwan ini adalah yang pertama memvisualkan virus rubella dengan metode penelitian mikroskop yang ditemukannya.


Ia juga mendeteksi bahwa virus Hepatitis B memiliki dua komponen.


Di London, Almedia pernah berkolaborasi dengan peneliti flu bernama Dr David Tyrrell. Mereka meneliti materi yang diperoleh dari pencucian hidung relawan.


Salah satu spesimen yang didapat, diperiksa dengan seksama oleh Almeida di bawah mikroskop.


Setelah menelitinya, Almedia melihat partikel-partikel baru yang ia deskripsikan mirip dengan spesimen influenza, tapi tidak sama.


Spesimen itulah yang dikenal sebagai virus Corona manusia pertama. Penemuan ini dipublikasikan pada tahun 1965 di British Medical Journal.


Kemudian, foto pertama virus corona dipublikasikan dua tahun kemudian di Journal of General Virology.


Coronavirus adalah tipe virus yang namanya berarti mahkota, berasal dari bentuk seperti mahkota di permukaannya.


Saat ini, terdapat tujuh jenis virus corona yang diketahui dapat menginfeksi manusia termasuk MERS, SARS serta SARS-CoV-2 (dikenal juga sebagai COVID-19) yang tengah mewabah.


Almeida wafat pada bulan Desember 2007 di usia 77 tahun. Pekerjaannya di masa lalu itu turut membantu periset zaman sekarang untuk melawan COVID-19.

baca keseluruhan - Dokter yang Pertama Kali Temukan Virus Corona Pada Manusia

'Happy Hypoxia' Gejala Tak Biasa pada Pasien Corona

Para dokter kembali menemukan gejala lain dari pasien positif virus Corona COVID-19 .


Belum lama ini sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi tampaknya kesulitan dan memiliki kadar oksigen yang cukup rendah, yang biasanya menyebabkan seseorang menjadi tidak sadarkan diri bahkan hingga meninggal dunia.


Fenomena ini, dikenal sebagai 'Happy Hypoxia' atau beberapa orang menyebutnya 'silent hypoxia', memunculkan satu pertanyaan mengenai bagaimana virus menyerang paru-paru dan apakah ada cara yang lebih efektif untuk merawat para pasien positif.


Dikutip dari laman The Guardian, seseorang dalam kondisi sehat memiliki saturasi oksigen paling sedikit 90 persen.


Namun, untuk pasien berusia 70 hingga 80 tahun yang dibawa ke unit gawat darurat dilaporkan oleh dokter memiliki kadar oksigen yang sangat rendah, beberapa kasus kritis memiliki kadar oksigen di bawah 50 persen.


"Sangat menarik melihat begitu banyak orang datang, betapa mereka sangat hipoksik," ujar seorang konsultan dalam perawatan kritis dan anestesi di Manchester Royal Infimary, dr Jonathan Bannard Smith.


"Kami melihat saturasi oksigen yang sangat rendah dan mereka tidak menyadarinya.


Kita biasanya tidak melihat fenomena ini dalam influenza atau pneumonia yang didapat masyarakat.


Ini jauh lebih mendalam dan contoh fisiologi yang sangat abnormal terjadi di depan mata kita," tambahnya.


Ahli anestesi di rumah sakit Wythenshawe di Manchester, Inggris dr Mike Charlesworth, mengatakan bahwa pada kondisi paru-paru lainnya dapat menyebabkan hipoksia parah, ia mempertanyakan apakah efek dari virus Corona bisa menyebabkan kerusakan organ yang tidak dapat dideteksi oleh para ahli medis.


Penurunan kadar oksigen secara tiba-tiba bukanlah penyebab utama sesak napas. Paru-paru dari beberapa pasien COVID-19 tidak dapat mendeteksi meningkatnya kadar karbon dioksida, membuat organ-organ tidak dapat merespon secara efektif untuk membersihkan saluran udara paru-paru.


Laporan itu mengkonfirmasi bahwa ada bukti yang menunjukkan COVID-19 dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengakibatkan pembengkakan dan radang paru-paru, sehingga menyulitkan oksigen untuk memasuki aliran darah.

baca keseluruhan - 'Happy Hypoxia' Gejala Tak Biasa pada Pasien Corona

Bahkan Adidas Pun Dicabik oleh Johan Cruyff

Johan Cruyff adalah seorang jenius, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.


Cruyff menjadi seorang 'penemu', baik dalam hal teknik permainan maupun taktik permainan. Dia dikenal sosok yang mempopulerkan Total Football.


Cruyff juga sangat keras kepala, dalam arti ia selalu menegaskan bahwa sepakbola harus berjalan indah.


Cruyff sangat anti dengan taktik sepakbola yang ultra defensif. Bagi Cruyff, sepakbola yang paling benar adalah seperti yang dipraktekkan Barcelona di era Josep Guardiola.


Semasa masih muda pun, Cruyff sudah menunjukkan sikap semacam ini. Jelang pergelaran Piala Dunia 1974, Cruyff sudah berani menantang timnas Belanda dan juga Adidas.


Ceritanya, Cruyff saat itu disponsori oleh Puma sedangkan Belanda disponsori oleh Adidas.


Cruyff harusnya bermain dengan balutan jersey dengan logo dan penampakan khas Adidas, tapi ia menolaknya.


Cruyff menolak mentah-mentah perintah timnas Belanda untuk memakai jersey nomor 14 dengan logo Adidas.


Belanda pun akhirnya mengalah dan meminta Adidas untuk membuatkan jersey istimewa untuk Cruyff. Jersey itu tanpa logo Adidas dan tiga garis di pundak khas Adidas pun dilepas satu.


Alhasil, Cruyff memakai jersey timnas Belanda tanpa logo apparel dengan dua garis hitam di bagian pundak.


Belanda tak bisa berbuat banyak menghadapi sikap keras kepala Cruyff ini. Jika Cruyff menolak bermain, mereka akan kehilangan bintang terbaik.


Sikap keras kepala Cruyff tak berhenti di situ.


Bertahun-tahun setelah insiden itu, Adidas mencoba mendekati Cruyff untuk membicarakan pemasaran hak pencitraan pribadinya dan juga dua garis tersebut.


Namun Cruyff menegaskan: 'Dua garis itu milik saya."

baca keseluruhan - Bahkan Adidas Pun Dicabik oleh Johan Cruyff

'Fergie Time' dan Beragam Istilah 'Nyeleneh' di Dunia Sepak Bola yang Perlu Diketahui

Keseruan dalam dunia sepak bola tidak hanya terbatas pada apa yang terjadi di atas lapangan saja.

Komentator di televisi pun kerap memberikan hiburan menarik dengan sajian kata-kata untuk melaporkan jalannya pertandingan.

Salah satu komentator terkemuka Indonesia, Bung Hadi Gunawan, mempopulerkan penggunaan 'Ahay' dalam setiap pertandingan.

Komentator lainnya pun tidak lupa untuk menggunakan istilah 'nyeleneh' untuk menghibur para penonton di rumah.

Hal yang sama juga dilakukan oleh komentator dari luar negeri saat membawakan pertandingan liga papan atas Eropa seperti Premier League dan La Liga.

Namun karena kendala bahasa, kerap kali penontonnya tidak memahami istilah tersebut.

Untuk itu, beberapa istilah yang kerap terlontar dari mulut komentator internasional beserta penjelasannya.

Informasi yang dilansir dari Goal International ini bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.

Bagian Satu


Anti-football


Sepak bola kerap disebut sebagai 'Permainan yang Indah'.

Sementara istilah Anti-football digunakan untuk melabeli sebuah tim yang tampil bertahan dan, di beberapa kasus, bermain kasar.

Istilah tersebut muncul untuk pertama kalinya di tahun 1968, di mana Estudiantes yang berasal dari Argentina bertemu Manchester United dalam ajang Intercontinental Cup.

Sematan istilah 'Anti-football' diberikan kepada Estudiantes di laga tersebut.


Back of the Net


Istilah 'back of the net' kerap muncul saat sebuah gol tercipta melalui tembakan keras yang membuat bola tidak hanya melewati garis, tapi juga sampai menghujam jala gawang.


Uniknya, istilah ini tidak lahir dalam dunia sepak bola.


Kalimat 'back of the net' ini terinspirasi dari karakter sitkom I'm Alan Patridge bernama Alan Patridge yang diperankan oleh Steve Coogan.


Fergie Time


'Fergie Time' muncul untuk pertama kalinya pada era 1990-an. Benar, istilah ini terinspirasi dari nama karib pelatih Manchester United di era tersebut, yakni Sir Alex Ferguson.

Istilah ini biasanya digunakan saat laga yang dilakoni Manchester United memasuki masa injury time.

Ferguson kerap menunjuk jam tangannya dari pinggir lapangan dan pemain Manchester United akan mencetak gol krusial.


Bagian Dua


Fox in the Box

'Fox in the box' adalah istilah yang kerap disebutkan saat seorang penyerang mencetak gol.

Namun tidak dalam proses yang cerdik di dalam kotak penalti. Michael Owen adalah salah satu aktor terbaik untuk ini.

Gol dari seorang 'fox in the box' tercipta setelah sang penyerang berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan lawan.

Dengan kecepatannya, ia mengelabui bek dan mencetak gol dari posisi yang tak terduga.


Hairdryer Treatment


Istilah 'hairdryer treatment' umumnya diberikan kepada pelatih yang tegas.

Pelatih akan memarahi pemainnya yang tidak melaksanakan tugas dengan baik di depan wajahnya seperti pengering rambut.


Hollywood Pass


Beberapa pemain seringkali melepaskan umpan panjang yang tidak hanya memanjakan penyerang, namun juga pandangan para penonton.

Namun tak jarang beberapa operan terlihat memukau tapi tak begitu bermakna dalam permainan.

Istilah 'Hollywood pass' digunakan untuk menggambarkan umpan panjang dari satu sisi pinggir lapangan ke sisi lainnya.

Tetapi, 'Hollywood pass' ini memiliki tingkat resiko yang lebih besar ketimbang operan seperti pada umumnya.


Bagian Tiga


Mickey Mouse Cup


Sebuah negara kerap memiliki banyak kompetisi dalam satu musimnya.

Contohnya Inggris dengan empat kompetisi yang bisa diikuti oleh klub dari berbagai kasta dalam satu musim.

Kendati demikian, tidak semua kompetisi masuk dalam skala prioritas klub.

Biasanya klub hanya menimbang kompetisi yang bergengsi serta berhadiah uang besar. Pentas yang tidak masuk skala prioritas itu kemudian disebut sebagai 'Mickey Mouse Cup'.


On a Cold, Wet Night in Stoke


Secara harfiah, istilah ini berarti 'Pada malam yang dingin dan basah di Stoke'. Kalimat ini terlontar dari mulut salah seorang pandit bernama Andy Gray di tahun 2010.

Pemain yang disematkan istilah 'on a cold, wet night in Stoke' diyakini akan kesulitan jika bermain di Inggris.

Gray melontarkan kalimat ini untuk mempertegas opininya bahwa bintang Barcelona, Lionel Messi, akan kesulitan bermain dalam kondisi cuaca di Inggris.


Put it on a Plate


Secara harfiah, istilah ini berarti 'menaruh sesuatu di atas piring'. Biasanya kalimat ini terlontar saat pemain bekerja sedimikian keras menciptakan peluang yang mudah untuk dikonversi menjadi gol oleh rekan setimnya.


Bagian Empat


Roy of the Rovers Stuffs


Kalimat 'This is Roy of the Rovers stuffs' kerap kali terlontar dari seorang komentator internasional. Ini digunakan sebagai contoh jika ada tim kuda hitam yang berhasil mengalahkan tim unggulan.

Istilah ini juga tidak lahir dalam dunia sepak bola. Roy the Rovers adalah sebuah komik yang populer pada bagian kedua abad ke-20 di Britania Raya.


St Totteringham's Day


Ini adalah istilah yang tidak dirayakan Arsenal pada setiap tahunnya. Seperti yang diketahui, the Gunners punya rival bebuyutan di Premier League yang bernama Tottenham.

'St Totteringham's Day' dirayakan oleh fans Arsenal saat tim kesayangannya, secara hitung-hitungan, sudah tidak bisa disalip oleh Tottenham di klasemen Premier League.


Youtube Footballer


'Youtube Footballer' adalah istilah kekinian. Biasanya digunakan saat membicarakan pemain yang mengeluarkan keahlian rumit namun tidak mempengaruhi pertandingan secara keseluruhan.

Umumnya, 'Youtube Footballer' dicap sebagai pemain yang egois dan mencari perhatian. Mantan kapten Liverpool, Graeme Souness, pernah menggunakan istilah ini untuk menggambarkan permainan Paul Pogba.

baca keseluruhan - 'Fergie Time' dan Beragam Istilah 'Nyeleneh' di Dunia Sepak Bola yang Perlu Diketahui

Fulldive Punya Browser yang Diklaim Inovatif, Apa yang Menarik?

Fulldive, platform teknologi virtual reality (VR) punya sebuah browser yang mereka klaim inovatif dan revolusioner. Apa yang menarik ?


Hal menarik dari browser ini, menurut Fulldive, adalah sistem reward atau imbalan yang diberikan untuk penggunanya dalam bentuk koin.


Reward ini nantinya bisa ditukar dengan saldo GoPay, kartu hadiah, poin game, mata uang kripto, sampai bisa didonasikan untuk penanggulangan COVID-19.


"Browser Fulldive melengkapi platformnya dengan elemen yang paling menjanjikan yaitu program rewards (imbalan), yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan koin-koin Fulldive, yang kemudian dapat ditukar dengan imbalan berupa saldo GoPay, kartu hadiah, poin game, cryptocurrency atau bahkan uang donasi untuk membantu menanggulangi penyebaran COVID-19," ujar Yosen Utomo, Co-Founder dan CEO Fulldive dalam keterangan yang diterima.


Cara mendapatkan koin tersebut pun menurut Yosen terbilang mudah.


Yaitu dengan berinteraksi dengan teman di browser, penggunaan aktif dalam waktu lama, atau menyelesaikan sejumlah hal lain.


"Koin tersebut bisa didapatkan dengan berinteraksi di browser secara langsung bersama teman, aktif menggunakan browser untuk jangka waktu yang lama, atau menyelesaikan beberapa permintaan seperti menjadikan browser Fulldive sebagai default browser, invite friends, memasukan promo code, dan share di sosial media," tambahnya.


GoPay sendiri menurut Yosen adalah satu-satunya platform pembayaran yang bekerja sama dengan Fulldive karena dianggap nyaman dan praktis digunakan.


Baik untuk transaksi bernilai kecil ataupun besa.


Selain fitur imbalan, Fulldive pun punya sejumlah fitur lain seperti Browser Feed yang menampilkan media sosial, video, dan berita terfavorit sesuai keinginan pengguna.


Lalu ada Ads serta pop up blocker untuk membatasi iklan dan tracker yang tak diinginkan.


baca keseluruhan - Fulldive Punya Browser yang Diklaim Inovatif, Apa yang Menarik?

Senin, 04 Mei 2020

Ada yang Hafal? Ini Daftar Top Skor Sejak Premier League Digulirkan

Semenjak bergulirnya era Premier League pada musim 1992/1993, ada banyak pemain hebat yang bermain di sana.

Hal yang paling menarik untuk disimak adalah para pencetak gol.

Sejauh ini banyak striker buas yang berlalu lalang di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Tugas utama mereka tentu saja mencetak gol sebanyak-banyaknya.

Bagi pemain yang bisa memuncaki daftar pencetak gol terbanyak setiap akhir musim kompetisi pasti akan mendapat penghargaan bergengsi.

Mereka akan diganjar penghargaan Sepatu Emas Premier League.

Hingga kini rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League masih dipegang oleh pemain asli Inggris yakni Alan Shearer.

Mantan pemain Newcatle itu berhasil mencetak 260 gol.
Shearer juga pernah menjadi top skor Premier League sebanyak tiga kali secara beruntun di musim 1994-1995, 1995-1996, dan 1996-1997.

Namun, masih ada banyak pemain lainnya yang pernah menyabet penghargaan serupa.

Berikut ini daftar pencetak gol terbanyak di setiap musim Premier League.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Premier League

 

  • Musim 1992-93: Teddy Sheringham (Nottingham Forest / Tottenham) 22 Gol
  •  
  • Musim 1993–94: Andy Cole (Newcastle) 34 gol
  •  
  • Musim 1994–95: Alan Shearer (Blackburn Rovers) 34 gol
  •  
  • Musim 1995–96: Alan Shearer (Blackburn Rovers) 31 gol
  •  
  • Musim 1996–97: Alan Shearer (Newcastle) 25 gol
  •  
  • Musim 1997–98: Dion Dublin (Coventry City), Michael Owen (Liverpool), Chris Sutton (Blackburn Rovers) 18 gol
  •  
  • Musim 1998–99: Jimmy Floyd Hasselbaink (Leeds United), Michael Owen (Liverpool), Dwight Yorke (Manchester United) 18 gol
  •  
  • Musim 1999–2000: Kevin Phillips (Sunderland) 30 gol
  •  
  • Musim 2000-01: Jimmy Floyd Hasselbaink (Chelsea) 23 gol
  •  
  • Musim 2001–02: Thierry Henry (Arsenal) 24 gol
  •  
  • Musim 2002–03: Rudd van Nistelrooy (Manchester United) 25 gol
  •  
  • Musim 2003-04: Thierry Henry (Arsenal) 30 gol
  •  
  • Musim 2004–05: Thierry Henry (Arsenal) 25 gol
  •  
  • Musim 2005-06: Thierry Henry (Arsenal) 27 gol

Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Premier League

 

  • Musim 2006–07: Didier Drogba (Chelsea) 20 gol
  •  
  • Musim 2007-08: Cristiano Ronaldo (Manchester United) 31 gol
  •  
  • Musim 2008–09: Nicolas Anelka (Chelsea) 19 gol
  •  
  • Musim 2009-10: Didier Drogba (Chelsea) 29 gol
  •  
  • Musim 2010–11: Dimitar Berbatov (Manchester United), Carlos Tevez (Manchester City) 20 gol
  •  
  • Musim 2011-12: Robin van Persie (Arsenal) 30 gol
  •  
  • Musim 2012–13: Robin van Persie (Manchester United) 26 gol
  •  
  • Musim 2013–14: Luis Suarez (Liverpool) 31 gol
  •  
  • Musim 2014–15: Sergio Aguero (Manchester City) 26 gol
  •  
  • Musim 2015-16: Harry Kane (Tottenham) 25 gol
  •  
  • Musim 2016-17: Harry Kane (Tottenham) 29 gol
  •  
  • Musim 2017-18: Mohamed Salah (Liverpool) 32 gol
  •  
  • Musim 2018–19: Mohamed Salah (Liverpool), Sadio Mane (Liverpool), Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) 22 gol
baca keseluruhan - Ada yang Hafal? Ini Daftar Top Skor Sejak Premier League Digulirkan

Sejarah Alkohol Sebagai Disinfektan Dalam Kedokteran Islam

Penggunaan alkohol tidak bisa dipisahkan dalam praktik kedokteran di masyarakat.

Alkohol menjamin alat dan bagian tubuh yang terkait praktik kedokteran bebas bakteri serta organisme penyebab penyakit lainnya (steril).

Dikutip dari Morocco World News, produksi alkohol sebetulnya sudah ada sejak 2000 SM di peradaban manusia.

Namun saat itu alkohol digunakan sebagai bahan minuman, bukan disinfektan untuk menjaga kebersihan.

Penggunaan alkohol sebagai disinfektan kali pertama dilakukan ilmuwan muslim Al-Razi atau Rhazes.

Terobosan Al-Razi ditemukan dalam kitab Al-Hawi atau Al-Hawi Fi Altibb, yang diartikan menjadi The Comprehensive Book on Medicine.

Al Razi menekankan pentingnya penggunaan alkohol sebagai antiseptik sebelum, selama, dan setelah operasi. Luka yang bersih berperan besar dalam keberhasilan operasi.

Dalam situs Middle East Health dikatakan, Al-Razi mengetahui koneksi antara bakteri dan kejadian infeksi.

Sebagai ahli kimia, Al-Razi menyadari alkohol bisa digunakan sebagai disinfektan yang sangat efektif.

Selain mengetahui kegunaan lain alkohol, Al-Razi juga menemukan asam sulfat yang berperan penting dalam kemajuan peradaban manusia.

Metode disinfeksi dengan alkohol ini kemudian dikenalkan di rumah sakit pertama di Baghdad.

Rumah sakit ini didirikan Khalifah Harun Al-Rasyid pada 805 Masehi.

Praktik ini kemudian menyebar di seluruh wilayah kekuasaan Islam, karena terbukti mampu meningkatkan angka keberhasilan hidup pasien yang mengalami operasi.

Penemuan alkohol sebagai disinfektan sampai ke Eropa yang kemudian mengadopsi metode tersebut.

Alkohol dalam bahasa Arab ditulis sebagai Al-Kuhul yang artinya inti dari suatu bahan atau essence.

Penamaannya mengacu pada metode destilasi yang digunakan untuk memperoleh alkohol.

Saat ini alkohol tidak hanya digunakan dalam menjaga kebersihan alat dan praktik kedokteran.

Berbagai produk antiseptik yang digunakan masyarakat awam telah menggunakan alkohol sebagai bahan aktif.

Menjaga kebersihan dengan produk antiseptik berbahan alkohol terbukti mampu mencegah infeksi COVID-19.

Terkait Al-Razi, sosok ini punya peran besar dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan kedokteran Islam di abad pertengahan.

Terlahir dengan nama Abu Bakr Mohammad Ibn Zakariya al-Razi, dia menginspirasi ilmuwan muslim besar lainnya misal Ibnu Sina.

Al-Razi lahir hidup pada periode 865-925 Masehi di kota bernama Rayy yang terletak di Iran.

Al-Razi awalnya adalah seorang musisi sebelum serius mendalami kimia dan ilmu kedokteran.

Selama hidup dia dikenal sebagai pribadi yang semangat belajar, baik, memegang teguh prinsip, dan melayani semua pasien tanpa kecuali.

Untuk menghormati Al-Razi, tiap tanggal 27 Agustus diadakan Razi Day atau Pharmacy Day di Iran.
baca keseluruhan - Sejarah Alkohol Sebagai Disinfektan Dalam Kedokteran Islam

Google Mau Bersih-bersih Chrome Web Store

Google membuat sejumlah aturan baru untuk Chrome Web Store karena saat ini banyak ekstensi Chrome yang mencurigakan dan mengganggu pengguna karena tergolong spam dan sejenisnya.

Menurut Google, kesuksesan Chrome sebagai browser terpopuler membuat Chrome Web Store juga dibanjiri oleh spam dan penipuan.

Meningkatnya kehadiran ekstensi duplikat atau sama dengan ekstensi lain 'meracuni' dan 'membanjiri' Chrome Web Store dengan bermacam konten berkualitas rendah.

Pada 27 Agustus mendatang, Google berencana menerapkan sejumlah aturan baru yang bakal membuat banyak ekstensi akan dihapus karena melanggar.

Aturan ini ditujukan untuk menghilangkan praktik-praktik dari developer nakal yang membanjiri Chrome Web Store dengan ekstensi jelek yang hanya bertujuan untuk menggenjot jumlah instalasi.


Berikut adalah sejumlah aturan tersebut :

  • Developer dilarang mendaftarkan ekstensi yang diduplikasi lagi. Contohnya ekstensi wallpaper yang meski mempunyai nama berbeda namun memberikan wallpaper yang sama.

  • Ekstensi juga dilarang menggunakan teknik 'keyword spam' untuk memenuhi bagian metadata dengan bermacam kata untuk memperluas hasil pencariannya.

  • Developer dilarang menggunakan metadata yang menyesatkan, tidak menggunakan format yang benar, tidak deskriptif, tak relevan, berlebihan, atau tak layak.

  • Developer dilarang menggembungkan rating produk, review, ataupun jumlah instal dengan cara ilegal.

  • Ekstensi yang hanya mempunyai satu fungsi seperti meluncurkan laman web atau aplikasi tak lagi diizinkan.

  • Ekstensi yang menyalahgunakan notifikasi browser untuk menampilkan spam ke pengguna dengan iklan akan diblokir.
Para developer ekstensi ini punya waktu sampai 27 Agustus untuk memperbaiki ekstensinya.

Google menyebut kalau mereka berencana untuk menghapus semua ekstensi yang melanggar aturan tersebut.

Saat itu terjadi, ribuan ekstensi sampah di Google Chrome diperkirakan akan hilang dari Web Store.

Saat ini menurut Google di Chrome Web Store ada lebih dari 200 ribu ekstensi.
baca keseluruhan - Google Mau Bersih-bersih Chrome Web Store

Akhirnya, Zoom Tingkatkan Keamanan di Versi 5.0


Zoom telah meningkatkan 'benteng pertahanan' di platformnya dalam versi 5.0 dengan kemampuan perusahaan untuk proaktif mengidentifikasi, mengatasi, dan meningkatkan keamanan dan privasi perusahaan.

Dengan menambahkan dukungan untuk enkripsi ACM 256-bit GCM, Zoom akan memberikan peningkatan perlindungan saat pengguna melakukan meeting virtual data dan ketahanan terhadap gangguan.

"Saya bangga mencapai langkah ini dalam rencana 90 hari kami tetapi ini baru permulaan," ujar CEO Zoom Eric S Yuan dalam keterangan tertulisnya.

"Kami membangun bisnis dengan memberikan kebahagiaan kepada pelanggan.

Kami akan mendapatkan kepercayaan pelanggan kami dan memberikan mereka kenyamanan dengan fokus kami yang tak tergoyahkan untuk menyediakan platform yang paling aman," ucapnya menambahkan.

Berikut peningkatan yang dilakukan di versi Zoom 5.0, yaitu :

Jaringan

  • Enkripsi AES 256-bit GCM: Enkripsi keamanan ditingkatkan Zoom ke standar ACM 256-bit GCM, yang menawarkan perlindungan lebih baik terhadap data saat meeting berlangsung dan tahan terhadap gangguan. Ini memberikan jaminan kerahasiaan dan integritas pada sesi meeting Zoom, Zoom Video Webinar, dan data Telepon Zoom. Versi 5.0, yang dijadwalkan rilis dalam minggu ini, mendukung enkripsi GCM, dan standar ini akan berlaku setelah semua akun diaktifkan dengan GCM. Pemberdayaan akun di seluruh sistem akan berlangsung pada 30 Mei.

  • Kontrol Routing Data: Admin akun dapat memilih pusat data mana yang digunakan saat rapat dan saat webinar berlangsung untuk mengetahui lalulintas real- time di tingkat akun, grup, atau pengguna.


Pengalaman Pengguna dan Kontrol

  • Ikon keamanan: Fitur keamanan Zoom, yang sebelumnya telah diakses melalui menu meeting, sekarang dikelompokkan bersama dan dapat ditemukan dengan meng-klik ikon Keamanan di kolom host menu meeting.

  • Kendali Host Yang Kuat: Host akan dapat "Melaporkan Pengguna" melalui ikon Keamanan. Mereka juga dapat menonaktifkan fitur bagi peserta untuk mengubah nama atau identitas mereka di dalam sesi virtual meeting. Untuk pelanggan sektor pendidikan, berbagi layar sekarang diatur hanya dibolehkan untuk host.

  • Fitur Aktif Waiting Room: Waiting Room atau Ruang Tunggu virtual, adalah fitur yang memungkinkan host mengatifkan ruang tunggu virtual sebelum mereka bergabung dalam meeting virtual, sekarang aktif secara default untuk akun Basic dan lisensi tunggal untuk Professional. Semua host sekarang juga dapat mengaktifkan fitur Ruang Tunggu ini saat meeting virtual mereka sedang berlangsung.

  • Password Kompleks Diatur Otomatis: Fitur password yang sekarang aktif secara default untuk sebagian besar pelanggan, termasuk semua pelanggan Basic, lisensi tunggal, dan K-12. Untuk akun yang dikelola, admin akun sekarang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan kompleksitas kata sandi (seperti panjang, alfanumerik, dan persyaratan karakter khusus). Selain itu, admin Zoom untuk Telepon sekarang dapat menyesuaikan panjang pin yang diperlukan untuk mengakses voicemail.

  • Password Rekaman Cloud: Passwords atau kata sandi sekarang ditetapkan secara otomatis untuk semua yang mengakses rekaman cloud selain dari host meeting virtual dan memerlukan kata sandi yang kompleks. Untuk akun yang dikelola, admin akun sekarang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan kompleksitas kata sandi.

  • Aman Berbagi Kontak Akun: Zoom 5.0 akan mendukung struktur data baru untuk organisasi yang lebih besar, memungkinkan mereka untuk menautkan kontak di banyak akun sehingga orang dapat dengan mudah dan aman mencari dan menemukan lokasi meeting virtual, percakapan , dan kontak telepon.

  • Peningkatan Dashboard: Admin akun bisnis, perusahaan, dan pendidikan dapat melihat bagaimana meeting virtual pengguna terhubung ke pusat data Zoom di Dashboard Zoom mereka. Ini termasuk semua pusat data yang terhubung ke server HTTP Tunnel, serta Conference Room Connectors dan gateway.

  • Tambahan: Pengguna sekarang dapat memilih untuk membuat notifikasi Obrolan Zoom mereka tidak menunjukkan potongan obrolan mereka di layar; meeting virtual tanpa menggunakan ID meeting pribadi sekarang memiliki 11 digit ID untuk menambah kerumitan; dan selama meeting virtual, ID dan opsi Undangan telah dipindahkan dari antarmuka Zoom utama ke menu peserta meeting, sehingga tidak mudah untuk pengguna secara tidak sengaja membocorkan ID meeting virtual mereka.
baca keseluruhan - Akhirnya, Zoom Tingkatkan Keamanan di Versi 5.0

Ka'bah Disterilkan dengan Teknologi Ozon, Seperti Apa Bentuknya?

Pandemi virus corona mengharuskan tiap negara berusaha maksimal melakukan pencegahan penularan COVID-19. 

Hal ini dilakukan Pemerintah Saudi dengan menjaga kebersihan Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekah.

Dalam tweet yang diunggah Saudi Press Agency di @SPAregions, Presiden Umum Urusan Masjid Agung dan Masjid Nabi di Mekah dan Medina, Arab Saudi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais ikut serta dalam sterilisasi Ka'bah. 

Dia tampak menggunakan teknologi baru untuk membersihkan kiblat seluruh muslim saat sholat.

"Presiden Umum Dua Masjid Suci meluncurkan teknologi sterilisasi baru (Ozon Tech)," tulis kantor berita SPA dalam Twitternya.

Ozon tech atau teknologi ozon yang digunakan untuk membersihkan Ka'bah ternyata bukan metode baru dalam sterilisasi. 

Dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit CDC, ozon menjadi salah satu metode dalam panduan disinfeksi dan sterilisasi fasilitas kesehatan.

Partikel ozon sebelumnya digunakan sebagai dalam usaha disinfeksi air minum selama beberapa tahun. 

Ozon berasal dari oksigen yang diberi energi tambahan hingga molekulnya terpisah. Molekul tersebut kemudian menempel pada yang masih berpasangan hingga menjadi O3.

Hasilnya Ozon adalah oksigen dengan molekul O tambahan yang tidak terikat dengan kuat. 

Tambahan O ini siap menempel dan menimbulkan reaksi oksidasi pada molekul lain. 

Reaksi inilah yang kemudian membunuh berbagai jenis mikroorganisme yang merugikan kesehatan. 

Namun ozon atau trioksigen untuk sterilisasi ini bersifat sangat tidak stabil.

Sterilisasi dengan ozon disahkan FDA pada Agustus 2003 untuk membersihkan peralatan medis yang digunakan ulang. 

Penggunaan sterilisasi ozon terbukti efektif digunakan pada berbagai bahan peralatan medis yaitu stainless steel, titanium, anodized aluminum, keramik, kaca, silica, PVC, Teflon, silikon, polypropylene, polyethylene, dan acrylic.

Penggunaan ozon untuk sterilisasi yang mencegah penyebaran virus corona, telah direkomendasikan profesor Zhou Muzhi ketua Cloud River Urban Research Institute. 

Tulisan ini diunggah di situs China.org.cn.

Menurut Muzhi, ada tiga alasan yang menyebabkan ozon sebaiknya digunakan dalam usaha sterilisasi. 

Alasan pertama adalah molekul ozon bisa menjangkau seluruh wilayah tanpa kecuali. 

Ozon yang diproduksi ozone generators atau electrostatic air purifiers mampu membersihkan hingga area yang tersembunyi. 

Kelebihan ini tidak dimiliki sinar ultraviolet yang pergerakannya terbatas, sehingga menyisakan tempat yang belum disterilisasi.

Kelebihan lain adalah tidak menyisakan zat beracun yang berbahaya bagi lingkungan sekitar. 

Ozon berbeda dengan cairan pembersih kimia dengan efek samping yang mungkin berbahaya. 

Dampak negatif tersebut tak hanya ditimbulkan cairan pembersih, tapi juga residu yang dihasilkan dari reaksi kimia. 

Penggunaan zat kimia berbahaya untuk sterilisasi, kini harus mulai diperhatikan dampaknya di tengah pandemi COVID-19 yang belum selesai.

Penggunaan ozon untuk sterilisasi juga dinilai nyaman bagi masyarakat umum atau pekerja medis. 

Ozon dihasilkan alat yang penggunaannya sangat praktis sesuai kebutuhan masyarakat. 

Untuk kamar atau tempat tinggal, bisa digunakan ozone generators dengan kapasitas terbatas. 

Sedangkan untuk fasilitas umum atau transportasi bisa digunakan ozon generators berkapasitas lebih besar.
baca keseluruhan - Ka'bah Disterilkan dengan Teknologi Ozon, Seperti Apa Bentuknya?

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense