Jumat, 29 Mei 2020
1 dari 8 Orang Australia Percaya Bill Gates Ciptakan Virus Corona
Bill Gates Diadili di India Karena Masalah Vaksin, Benarkah?
Mengenal Tes Corona Jagoan Bill Gates yang Dicekal Pemerintah AS
Jumat, 22 Mei 2020
Kabar Baik! Kombinasi 3 Obat Bisa Atasi COVID-19
Riset dilakukan antara 10 Februari - 20 Maret 2020 di Hong Kong terhadap semua pasien yang positif COVID-19.
Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona
Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna, mengumumkan kabar menggembirakan.
Kandidat vaksin COVID-19 yang telah mereka uji coba pada manusia, membuahkan hasil memuaskan di mana relawan yang disuntik mengembangkan antibodi melawan Corona.
"Ini
sungguh kabar baik dan berita yang kami rasa ditunggu-tunggu," sebut Dr
Tal Zaks, Chief Medical Officer Moderna.
Seandainya studi lebih lanjut berjalan baik, vaksin mungkin saja sudah tersedia pada Januari 2021.
Vaksin Moderna telah diujicoba klinis Phase 1, melibatkan sejumlah kecil relawan dan fokus pada apakah vaksin Corona itu aman dan memicu respons imun.
Moderna yang berbasis di Massachusetts ini memvaksin lusinan
partisipan dan mengukur kadar antibodi 8 di antaranya.
Delapan orang itu mengembangkan antibodi yang menetralkan COVID-19 ke level seperti atau malah melebihi level antibodi orang yang telah pulih dari Corona.
Antibodi
itu terikat pada virus sehingga membuatnya tak bisa menyerang sel
manusia.
"Kami menunjukkan bahwa antibodi tersebut, respons imun ini, bisa memblokir virus. Saya pikir ini adalah langkah sangat penting pertama dalam perjalanan menuju vaksin," kata Zaks.
Kabar ini disambut baik investor di mana harga saham Moderna naik cukup tinggi.
Dikutip dari CNN, seorang spesialis vaksin yang tidak terlibat dengan Moderna mengakui bahwa hasil itu menggembirakan.
"Itu menunjukkan bahwa tidak hanya antibodinya terikat ke virus, tapi juga mencegah virusnya menginfeksi sel-sel," ujar Dr Paul Offit, anggota National Institutes of Health.
Tapi tentu masih banyak yang harus
dilakukan. US Food and Drug Administration telah mengizinkan Moderna
memulai trial Phase 2, biasanya melibatkan ratusan orang.
Kemudian Phase 3 skalanya lebih besar, direncanakan berlangsung bulan Juli, melibatkan puluhan ribu orang.
Moderna adalah salah satu dari 8 pengembang
vaksin COVID-19 yang telah menggelar uji coba pada manusia, menurut data
WHO.
Lainnya adalah Pfizer dan Inovio asal Amerika Serikat, University of Oxford di Inggris dan 4 lainnya di China.
Isolat SARS-CoV-2 Belum Ada, Kok Bisa Kementan Bikin Antivirus Corona?
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan)
mengklaim telah menemukan formula untuk menangkal virus Corona.
Formula itu pun telah dipatenkan ke dalam tiga bentuk produk penangkal COVID-19 yakni inhaler, diffuser oil, hingga kalung antiCorona.
Menurut
Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry, pihaknya telah menguji berbagai
tumbuhan yang berpotensi sebagai antivirus Corona, dan hasilnya
menunjukkan yang paling efektif mencegah COVID-19 adalah tanaman eucalyptus.
Bahkan ia menegaskan temuan ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
"Kesimpulan kami bisa (membunuh COVID-19), karena bahan aktif yang dimiliki eucalyptus
dan target bisa membunuh Mpro (enzim dalam virus Corona).
Nah itu kandungan Mpro berlaku pada COVID-19," kata Fadjry.
Namun klaim ini diragukan oleh ilmuwan. Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Profesor Amin Soebandrio, menyebut antivirus berbahan dasar eucalyptus ini lebih tepat disebut sebagai terapi herbal.
Untuk
bisa diklaim membunuh virus tertenty, menurut Prof Amin, produk
tersebut harus diuji dengan virus yang spesifik.
Termasuk pada virus Corona yang memicu wabah COVID-19 saat ini yakni SARS-CoV-2.
"Kalau toh dia punya misalnya dia pernah mencoba itu sebagai antivirus, misalnya digunakan untuk virus apa? Tapi yang saya yakin itu bukan virus Corona (COVID-19), karena yang mempunyai isolat virus SARS-COV-2 hingga saat ini di Indonesia belum ada," tegas Prof Amin.
Kisah Perempuan yang Sembuh Pakai Obat COVID-19
Ada Orang Terkaya Hong Kong di Balik Zoom
Rabu, 20 Mei 2020
Ibnu Sina 'Bantu' Lawan Virus Corona dari Alam Baka
Minggu, 17 Mei 2020
Sebelum Menanduk Materazzi, Tandukan Zidane Berujung Gol Terakhir di Real Madrid
![]() |
Satu momen ikonik tentang Zinedine Zidane adalah tandukan kepala ke Marco Materazzi. Namun, sebelum momen tersebut, tandukan Zinedine Zidane berujung manis karena menjadi gol terakhirnya bersama Real Madrid. Zidane
memainkan laga terakhir dalam karir profesionalnya di Piala Dunia 2006. Zidane sukses membawa Prancis melaju ke final, lawan yang dihadapi adalah Italia. Laga digelar di Olympiastadion, 9 Juli 2006. Pada
laga tersebut, Zidane memulai laga dengan baik. Saat Prancis mendapat
penalti pada menit ke-7, Zidane menjalankan tugas dengan baik. Prancis unggul 1-0. Namun, Materazzi menyamakan skor pada menit ke-19. Zidane meninggalkan lapangan pada menit 110, usai mendapat kartu merah. Zidane menanduk Materazzi, Prancis pun kalah pada babak adu penalti. Laga terakhir Zidane ditutup dengan tandukan dan isak tangis publik Prancis. Bernabeu, 7 Mei 2006Dua bulan sebelum tragedi memilukan tersebut,
tepatnya pada 7 Mei 2006, Zinedine Zidane juga melakukan tandukan. Juga diakhiri dengan isak tangis seisi stadion. Hanya saja, cerita yang tersaji berbeda. Ini cerita heroik. Zidane memainkan laga
perpisahan untuk Real Madrid pada 7 Mei 2006. Saat itu, Real Madrid menjamu Villarreal pada pekan ke-37 di Santiago Bernabeu.
— Real Madrid C.F. 🇬🇧🇺🇸 (@realmadriden) May 7, 2020 Real
Madrid sudah tidak lagi punya peluang menjadi juara La Liga 2005/2006. Gelar juara sudah dikunci Barcelona. Namun, pelatih Juan Ramon Lopez Caro tetap memainkan skuad terbaiknya. Susunan Pemain : Real Madrid: Casillas; Salgado, Sergio Ramos, Mejia, Roberto Carlos; Pablo Garcia, Julio Baptista; David Beckham, Zidane, Robinho; Raul. Villarreal: Barbosa; Javi Venta; Pena, Alvarez, Arruabarrena; Marcos Senna, Tacchinardi, Riquelme, Jose Mari; Franco, Diego Forlan. Enam Gol di BernabeuJuan Ramon Lopez Caro memainkan Zinedine Zidane sejak
menit pertama. Dia bermain di posisi terbaiknya, gelandang serang, Zidane mendapat bantuan dari David Beckham dan Robinho di sisi kanan dan kiri lini serang. Real Madrid lebih dulu mencetak gol pada menit ke-22, lewat aksi Robinho yang mendapat umpan Raul. Setelah itu, Villarreal berbalik unggul. Pasukan Manuel Pellegrini mencetak dua gol lewat bunuh diri Alvaro Mejia dan gol Diego Forlan. Villarreal masuk ruang ganti dengan keugggulan 1-2. Di babak kedua, Zidane membuat skor menjadi imbang 2-2 lewat golnya pada menit ke-66. Namun,
Villarreal kembali unggul pada menit ke-85. Diego Forlan mencetak gol
keduanya. Kali ini dari titik putih usai Sergio Ramos handball di kotak penalti. Real Madrid urung malu lewat gol Julio Baptista pada menit ke-88. Laga berakhir dengan skor 3-3. Tandukan Zidane dan Isak Tangis Fans Real MadridGol ke gawang Villarreal menjadi gol terakhir yang dicetak Zinedine Zidane untuk Real Madrid.
Gol ini dicetak lewat tandukan, sesuatu yang acap kali dianggap sebagai salah satu titik lemah Zidane sebagai pemain. Zidane mencetak gol pada menit ke-66. Gol
tersebut tidak lepas dari umpan akurat David Beckham dari sayap kanan. Sundulan Zidane tidak keras, tetapi mengarah ke sudut yang tepat. Sudut yang tidak mungkin dijangkau penjaga gawang. Raul Gonzalez sempat mencoba untuk mencocor bola. Namun, dia hanya menyapu angin. Tanpa disentuh Raul, bola sudah menjadi gol.
— LaLiga English (@LaLigaEN) May 7, 2020 Laga perpisahan Zidane dengan Real Madrid disambut meriah fans yang hadir di Bernabeu.
Mereka membawa spanduk selamat tinggal untuk Zidane. Seisi stadion membentangkan kertas dengan nomor 5 dan nama Zidane. Bernabeu menangis melepas sang legenda. Data dan Fakta Zidane Sebagai Pemain Real MadridZinedine Zidane bermain di Real Madrid pada 2001 hingga 2006 Zinedine Zidane memainkan 155 laga di Laiga. Mencetak 37 gol dan 32 assist.
— SM 📹 (@SMFutboI) May 7, 2020 Gelar juara: La Liga: 2002–03 Supercopa de Espana: 2001, 2003 UEFA Champions League: 2001–02 UEFA Super Cup: 2002 Intercontinental Cup: 2002 |
Studi Sebut Obat Pengencer Darah Bisa Bantu Kesembuhan Pasien Corona
Studi terbaru menunjukkan obat pengencer darah
dapat membantu menyelamatkan pasien infeksi virus Corona COVID-19
bergejala parah.
Studi ini dilakukan oleh tim dokter di Mount Sinai Hospital, New York. Laporan hasil studi baru saja dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.
Sejak Maret lalu, tim
dokter mengamati perkembangan 2.700 pasien Corona di Mount Sinai.
Sebagian pasien diberi obat pengencer darah.
Obat pengencer darah adalah obat yang mencegah darah menggumpal atau disebut juga dengan antikoagulan.
Dikutip dari laman CNN International, tim dokter melihat obat tersebut memberikan pengaruh positif, terutama bagi pasien virus Corona COVID-19 yang menggunakan ventilator untuk bernapas.
Jumlah pasien yang membaik dengan obat pengencer darah ini
lebih tinggi ketimbang pasien yang tidak mengkonsumsi obat pengencer
darah.
Sebanyak 63 persen pasien berventilator yang tidak diberi obat pengencer darah meninggal dunia
"Temuan kami menunjukkan bahwa antikoagulan sistemik dapat dikaitkan dengan peningkatan hasil di antara pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit," tulis tim dokter dalam laporan mereka.
Tim dokter juga
tidak menemukan efek samping dari obat pengencer, misalnya masalah
perdarahan pada pasien COVID-19.
Temuan lainnya adalah tim dokter mendapati pembekuan darah merupakan faktor utama dalam kematian pasien COVID-19.
"Kami
telah melakukan 75 autopsi dan pembekuan adalah masalah, tidak perlu
dipertanyakan.
Itu dimulai dengan paru-paru, diikuti oleh ginjal, jantung, dan berakhir di otak," kata direktur Mount Sinai Heart, Valentin Fuster.
Belum diketahui secara pasti mengapa virus Corona
menyebabkan darah menggumpal.
Namun, pembekuan darah umumnya merupakan
efek samping dari peradangan karena sejumlah infeksi.
Tim dokter masih perlu melakukan sejumlah langkah untuk mengetahui dosis yang tepat dan jenis obat yang paling baik.
Sebelumnya, dokter memberikan dosis
dan jenis obat pengencer darah secara acak.
Fuster menyarankan agar dokter yang menangani pasien COVID-19 dapat mencoba opsi memberikan obat pengencer darah.
"Para pasien yang menerima antikoagulan lebih baik daripada mereka yang tidak. Ini sudah memiliki implikasi," ucap Fuster.
Jumat, 15 Mei 2020
Kementan Lakukan Riset Tanaman untuk Obat Penangkal Corona
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan
Pertanian (Balitbangtan) telah melakukan uji coba terhadap berbagai
jenis tanaman yang dianggap berpotensi menangkal pertumbuhan virus
Corona (COVID-19).
Salah satu tanaman asli Indonesia disebut-sebut berpotensi untuk dijadikan obat penangkal virus tersebut.
"Jadi memang ada potensi obat Indonesia yang bisa kita kembangkan untuk menekan pertumbuhan COVID-19 di Indonesia," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat (8/5/2020).
Dari berbagai jenis tanaman yang diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri dianggap paling berdampak menekan pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona.
"Dari sekian banyak tanaman herbal itu kita sudah mengeliminasi, beberapa tanaman herbal, minyak atsiri (euchalyptus) kita yang punya potensi yang sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan pertumbuhan salah satunya virus Corona," ungkapnya.
Akan tetapi, Balitbangtan mengaku masih harus menguji lagi tanaman
euchalyptus itu sendiri sebab jenis tanaman ini punya spesies yang
sangat beragam.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan spesies yang paling ampuh membunuh virus Corona tersebut.
"Dari sekian banyaknya itu
euchalyptus Sp. ini ada 700 spesies yang kita kenal salah satunya itu
minyak kayu putih.
Yang kita uji baru beberapa, tapi dari yang kita uji (secara uji laboratorium) saja sudah ada yang bisa membunuh berbagai virus influenza termasuk H5N1, influenza lainnya termasuk virus Corona," tambahnya.
Rencananya bila mendapat spesies yang tepat, minyak atsiri ini akan diproduksi dalam bentuk inhaler, roll on, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di mesin diffuser.
"Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil diffuser itu bisa mematikan virus-virus di udara dan balsem," tutupnya.
Bukan Hidung, Penelitian Ungkap Virus Corona Masuk ke Tubuh Lewat Mata
University of Hong Kong
melakukan penelitian yang menemukan bahwa mata merupakan bagian penting
bagi virus corona masuk ke dalam tubuh.
Mereka juga menemukan strain itu hingga 100 kali lebih menular daripada SARS dan flu burung, yang diuji oleh para ahli kesehatan masyarakat.
Tes laboratorium mengungkapkan tingkat virus dari SARS-CoV-2 jauh lebih besar daripada SARS di saluran pernapasan bagian atas dan konjungtiva, sel-sel yang melapisi permukaan mata.
Tim yang dipimpin oleh Dr Michael Chan Chiwai, dari sekolah kesehatan masyarakat HKU, menjadi peneliti pertama di seluruh dunia yang membuktikan virus corona dapat menginfeksi manusia melalui mata, dan mempublikasikannya dalam THe Lancet Respiratory Medicine.
"Kami membiakkan jaringan dari saluran pernapasan dan mata manusia di laboratorium dan menerapkannya untuk memperlajari SARS-CoV-2, membandingkannya dengan SARS dan H5N1," katanya, dikutip dari South China Morning Post.

"Kami menemukan bahwa SARS-CoV-2 jauh lebih efeisien dalam menginfeksi konjungtiva dan saluran pernapasan bagian atas daripada SARS, dengan tingkat virus sekitar 80 hingga 100 kali lebih tinggi," sambungnya.
Penelitian ini diperkuat dengan saran kepada masyarakat untuk tidak menyentuh mata dan mencuci tangan secara teratur untuk menghindari infeksi, setelah peneliti sebelumnya menemukan virus corona dapat bertahan selama tubuh hari di permukaan stainless steel dan plastik.
"Meski ada tanda-tanda bahwa epidemi Covid-19 semakin tabil di Hong
Konh, situasi di tempat lain di dunia masih serius.
Masih banyak kasus baru dilaporkan setoap hari. Kita seharusnya tidak lengah."
Temuan Dr Chan ini menentang asumsi luas bahwa staf medis akan dilindungi secara memadai ketika memakai N95 dan pakaian pelindung, tanpa memerlukan kacamata khusus.
Kabar Gembira, Antibodi Virus Corona Ditemukan!
Terapi ini lalu dikembangkan Harbour BioMed di Massachusetts yang dipimpin Dr Jingsong Wang.
Potret Mantan Negara Terkaya Dunia yang Dikutuk Dewa
![]() |
| Selain termiskin di dunia, Nauru juga berperang dengan obesitas yang dialami oleh hampir semua warganya. |
![]() |
| Namun tambang fosfatnya habis. Kini Nauru menjadi salah satu negara termiskin dunia. Mereka percaya bahwa kemiskinan mereka adalah kutukan dari dewa karena keserakahan. |
![]() |
| Saat jadi negara terkaya, Nauru membiayai semua fasilitas penduduknya. Medis, edukasi hingga rumah ditanggung oleh pemerintah. Warga pun hidup tanpa memikirkan pajak. |
![]() |
| Selain kaya akan fosfat, Nauru juga terkenal karena keindahan terumbu karangnya. Pasir pantainya bersih dan eksotis. |
![]() |
| Inilah Nauru, negara kepulauan di Mikronesia yang bertetangga dengan Australia. Negara ini hanya memiliki luas 21 km persegi. |
Dokter yang Pertama Kali Temukan Virus Corona Pada Manusia
![]() |
| Penampakan pertama coronavirus. |
'Happy Hypoxia' Gejala Tak Biasa pada Pasien Corona
Para dokter kembali menemukan gejala lain dari pasien positif virus Corona
COVID-19 .
Belum lama ini sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi tampaknya kesulitan dan memiliki kadar oksigen yang cukup rendah, yang biasanya menyebabkan seseorang menjadi tidak sadarkan diri bahkan hingga meninggal dunia.
Fenomena ini, dikenal sebagai 'Happy Hypoxia' atau beberapa orang menyebutnya 'silent hypoxia', memunculkan satu pertanyaan mengenai bagaimana virus menyerang paru-paru dan apakah ada cara yang lebih efektif untuk merawat para pasien positif.
Dikutip dari laman The Guardian, seseorang dalam
kondisi sehat memiliki saturasi oksigen paling sedikit 90 persen.
Namun, untuk pasien berusia 70 hingga 80 tahun yang dibawa ke unit gawat darurat dilaporkan oleh dokter memiliki kadar oksigen yang sangat rendah, beberapa kasus kritis memiliki kadar oksigen di bawah 50 persen.
"Sangat menarik melihat begitu banyak orang datang, betapa mereka sangat hipoksik," ujar seorang konsultan dalam perawatan kritis dan anestesi di Manchester Royal Infimary, dr Jonathan Bannard Smith.
"Kami melihat saturasi oksigen yang sangat rendah dan mereka tidak
menyadarinya.
Kita biasanya tidak melihat fenomena ini dalam influenza
atau pneumonia yang didapat masyarakat.
Ini jauh lebih mendalam dan contoh fisiologi yang sangat abnormal terjadi di depan mata kita," tambahnya.
Ahli anestesi di rumah sakit Wythenshawe di Manchester, Inggris dr Mike Charlesworth, mengatakan bahwa pada kondisi paru-paru lainnya dapat menyebabkan hipoksia parah, ia mempertanyakan apakah efek dari virus Corona bisa menyebabkan kerusakan organ yang tidak dapat dideteksi oleh para ahli medis.
Penurunan kadar oksigen secara tiba-tiba bukanlah penyebab utama sesak napas. Paru-paru dari beberapa pasien COVID-19 tidak dapat mendeteksi meningkatnya kadar karbon dioksida, membuat organ-organ tidak dapat merespon secara efektif untuk membersihkan saluran udara paru-paru.
Laporan itu mengkonfirmasi bahwa ada bukti yang menunjukkan COVID-19 dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengakibatkan pembengkakan dan radang paru-paru, sehingga menyulitkan oksigen untuk memasuki aliran darah.
Bahkan Adidas Pun Dicabik oleh Johan Cruyff
Cruyff juga sangat keras kepala, dalam arti ia
selalu menegaskan bahwa sepakbola harus berjalan indah.
Cruyff sangat anti dengan taktik sepakbola yang ultra defensif. Bagi Cruyff, sepakbola yang paling benar adalah seperti yang dipraktekkan Barcelona di era Josep Guardiola.
Semasa masih muda pun, Cruyff sudah menunjukkan sikap semacam ini. Jelang pergelaran Piala Dunia 1974, Cruyff sudah berani menantang timnas Belanda dan juga Adidas.
Ceritanya,
Cruyff saat itu disponsori oleh Puma sedangkan Belanda disponsori oleh
Adidas.
Cruyff harusnya bermain dengan balutan jersey dengan logo dan penampakan khas Adidas, tapi ia menolaknya.
Cruyff menolak mentah-mentah perintah timnas Belanda
untuk memakai jersey nomor 14 dengan logo Adidas.
Belanda pun akhirnya mengalah dan meminta Adidas untuk membuatkan jersey istimewa untuk Cruyff. Jersey itu tanpa logo Adidas dan tiga garis di pundak khas Adidas pun dilepas satu.
Alhasil, Cruyff memakai jersey
timnas Belanda tanpa logo apparel dengan dua garis hitam di bagian
pundak.
Belanda tak bisa berbuat banyak menghadapi sikap keras kepala Cruyff ini. Jika Cruyff menolak bermain, mereka akan kehilangan bintang terbaik.
Sikap keras kepala Cruyff tak berhenti di situ.
Bertahun-tahun setelah
insiden itu, Adidas mencoba mendekati Cruyff untuk membicarakan
pemasaran hak pencitraan pribadinya dan juga dua garis tersebut.
Namun Cruyff menegaskan: 'Dua garis itu milik saya."
'Fergie Time' dan Beragam Istilah 'Nyeleneh' di Dunia Sepak Bola yang Perlu Diketahui
Salah satu komentator terkemuka Indonesia,
Bung Hadi Gunawan, mempopulerkan penggunaan 'Ahay' dalam setiap
pertandingan.
Komentator lainnya pun tidak lupa untuk menggunakan istilah 'nyeleneh' untuk menghibur para penonton di rumah.
Hal
yang sama juga dilakukan oleh komentator dari luar negeri saat
membawakan pertandingan liga papan atas Eropa seperti Premier League dan
La Liga.
Namun karena kendala bahasa, kerap kali penontonnya tidak memahami istilah tersebut.
Bagian Satu
Anti-football
Sepak bola kerap
disebut sebagai 'Permainan yang Indah'.
Sementara istilah Anti-football digunakan untuk melabeli sebuah tim yang tampil bertahan dan, di beberapa kasus, bermain kasar.
Istilah tersebut muncul untuk
pertama kalinya di tahun 1968, di mana Estudiantes yang berasal dari
Argentina bertemu Manchester United dalam ajang Intercontinental Cup.
Sematan istilah 'Anti-football' diberikan kepada Estudiantes di laga tersebut.
Back of the Net
Istilah 'back of the net' kerap muncul saat sebuah gol tercipta melalui tembakan keras yang membuat bola tidak hanya melewati garis, tapi juga sampai menghujam jala gawang.
Uniknya, istilah ini tidak lahir dalam dunia sepak bola.
Kalimat 'back of the net' ini terinspirasi dari karakter sitkom I'm Alan Patridge bernama Alan Patridge yang diperankan oleh Steve Coogan.
Fergie Time
'Fergie Time' muncul untuk pertama kalinya pada era 1990-an. Benar, istilah ini terinspirasi dari nama karib pelatih Manchester United di era tersebut, yakni Sir Alex Ferguson.
Istilah ini biasanya digunakan saat laga
yang dilakoni Manchester United memasuki masa injury time.
Ferguson kerap menunjuk jam tangannya dari pinggir lapangan dan pemain Manchester United akan mencetak gol krusial.
Bagian Dua
Fox in the Box
'Fox in the
box' adalah istilah yang kerap disebutkan saat seorang penyerang
mencetak gol.
Namun tidak dalam proses yang cerdik di dalam kotak penalti. Michael Owen adalah salah satu aktor terbaik untuk ini.
Gol
dari seorang 'fox in the box' tercipta setelah sang penyerang berhasil
melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan lawan.
Dengan kecepatannya, ia mengelabui bek dan mencetak gol dari posisi yang tak terduga.
Hairdryer Treatment
Istilah
'hairdryer treatment' umumnya diberikan kepada pelatih yang tegas.
Pelatih akan memarahi pemainnya yang tidak melaksanakan tugas dengan baik di depan wajahnya seperti pengering rambut.
Hollywood Pass
Beberapa
pemain seringkali melepaskan umpan panjang yang tidak hanya memanjakan
penyerang, namun juga pandangan para penonton.
Namun tak jarang beberapa operan terlihat memukau tapi tak begitu bermakna dalam permainan.
Istilah
'Hollywood pass' digunakan untuk menggambarkan umpan panjang dari satu
sisi pinggir lapangan ke sisi lainnya.
Tetapi, 'Hollywood pass' ini memiliki tingkat resiko yang lebih besar ketimbang operan seperti pada umumnya.
Bagian Tiga
Mickey Mouse Cup
Sebuah negara
kerap memiliki banyak kompetisi dalam satu musimnya.
Contohnya Inggris dengan empat kompetisi yang bisa diikuti oleh klub dari berbagai kasta dalam satu musim.
Kendati demikian, tidak semua kompetisi masuk
dalam skala prioritas klub.
Biasanya klub hanya menimbang kompetisi yang bergengsi serta berhadiah uang besar. Pentas yang tidak masuk skala prioritas itu kemudian disebut sebagai 'Mickey Mouse Cup'.
On a Cold, Wet Night in Stoke
Secara harfiah, istilah ini berarti 'Pada malam yang dingin dan basah di Stoke'. Kalimat ini terlontar dari mulut salah seorang pandit bernama Andy Gray di tahun 2010.
Pemain yang disematkan istilah 'on a
cold, wet night in Stoke' diyakini akan kesulitan jika bermain di
Inggris.
Gray melontarkan kalimat ini untuk mempertegas opininya bahwa bintang Barcelona, Lionel Messi, akan kesulitan bermain dalam kondisi cuaca di Inggris.
Put it on a Plate
Secara harfiah, istilah ini berarti 'menaruh sesuatu di atas piring'. Biasanya kalimat ini terlontar saat pemain bekerja sedimikian keras menciptakan peluang yang mudah untuk dikonversi menjadi gol oleh rekan setimnya.
Bagian Empat
Roy of the Rovers Stuffs
Kalimat 'This is Roy of the Rovers stuffs' kerap kali terlontar dari seorang komentator internasional. Ini digunakan sebagai contoh jika ada tim kuda hitam yang berhasil mengalahkan tim unggulan.
Istilah ini juga tidak lahir dalam dunia sepak bola. Roy the Rovers adalah sebuah komik yang populer pada bagian kedua abad ke-20 di Britania Raya.
St Totteringham's Day
Ini adalah istilah yang tidak dirayakan Arsenal pada setiap tahunnya. Seperti yang diketahui, the Gunners punya rival bebuyutan di Premier League yang bernama Tottenham.
'St Totteringham's Day' dirayakan oleh fans Arsenal saat tim kesayangannya, secara hitung-hitungan, sudah tidak bisa disalip oleh Tottenham di klasemen Premier League.
Youtube Footballer
'Youtube Footballer' adalah istilah kekinian. Biasanya digunakan saat membicarakan pemain yang mengeluarkan keahlian rumit namun tidak mempengaruhi pertandingan secara keseluruhan.
Umumnya, 'Youtube Footballer' dicap sebagai pemain yang egois dan mencari perhatian. Mantan kapten Liverpool, Graeme Souness, pernah menggunakan istilah ini untuk menggambarkan permainan Paul Pogba.
Fulldive Punya Browser yang Diklaim Inovatif, Apa yang Menarik?
Fulldive, platform teknologi virtual reality (VR) punya sebuah browser yang mereka klaim inovatif dan revolusioner. Apa yang menarik ?
Hal
menarik dari browser ini, menurut Fulldive, adalah sistem reward atau
imbalan yang diberikan untuk penggunanya dalam bentuk koin.
Reward ini nantinya bisa ditukar dengan saldo GoPay, kartu hadiah, poin game, mata uang kripto, sampai bisa didonasikan untuk penanggulangan COVID-19.
"Browser Fulldive melengkapi platformnya dengan elemen yang paling menjanjikan yaitu program rewards (imbalan), yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan koin-koin Fulldive, yang kemudian dapat ditukar dengan imbalan berupa saldo GoPay, kartu hadiah, poin game, cryptocurrency atau bahkan uang donasi untuk membantu menanggulangi penyebaran COVID-19," ujar Yosen Utomo, Co-Founder dan CEO Fulldive dalam keterangan yang diterima.
Cara
mendapatkan koin tersebut pun menurut Yosen terbilang mudah.
Yaitu dengan berinteraksi dengan teman di browser, penggunaan aktif dalam waktu lama, atau menyelesaikan sejumlah hal lain.
"Koin tersebut bisa didapatkan dengan berinteraksi di browser secara langsung bersama teman, aktif menggunakan browser untuk jangka waktu yang lama, atau menyelesaikan beberapa permintaan seperti menjadikan browser Fulldive sebagai default browser, invite friends, memasukan promo code, dan share di sosial media," tambahnya.
GoPay sendiri
menurut Yosen adalah satu-satunya platform pembayaran yang bekerja sama
dengan Fulldive karena dianggap nyaman dan praktis digunakan.
Baik untuk transaksi bernilai kecil ataupun besa.
Selain fitur imbalan, Fulldive
pun punya sejumlah fitur lain seperti Browser Feed yang menampilkan
media sosial, video, dan berita terfavorit sesuai keinginan pengguna.
Lalu ada Ads serta pop up blocker untuk membatasi iklan dan tracker yang tak diinginkan.
Senin, 04 Mei 2020
Ada yang Hafal? Ini Daftar Top Skor Sejak Premier League Digulirkan
Hal yang paling menarik untuk disimak adalah para pencetak gol.
Sejauh ini banyak striker buas yang berlalu lalang di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Tugas utama mereka tentu saja mencetak gol sebanyak-banyaknya.
Bagi pemain yang bisa memuncaki daftar pencetak gol terbanyak setiap akhir musim kompetisi pasti akan mendapat penghargaan bergengsi.
Mereka akan diganjar penghargaan Sepatu Emas Premier League.
Hingga kini rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League masih dipegang oleh pemain asli Inggris yakni Alan Shearer.
Mantan pemain Newcatle itu berhasil mencetak 260 gol.
Shearer juga pernah menjadi top skor Premier League sebanyak tiga kali secara beruntun di musim 1994-1995, 1995-1996, dan 1996-1997.
Namun, masih ada banyak pemain lainnya yang pernah menyabet penghargaan serupa.
Berikut ini daftar pencetak gol terbanyak di setiap musim Premier League.
Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Premier League
- Musim 1992-93: Teddy Sheringham (Nottingham Forest / Tottenham) 22 Gol
- Musim 1993–94: Andy Cole (Newcastle) 34 gol
- Musim 1994–95: Alan Shearer (Blackburn Rovers) 34 gol
- Musim 1995–96: Alan Shearer (Blackburn Rovers) 31 gol
- Musim 1996–97: Alan Shearer (Newcastle) 25 gol
- Musim 1997–98: Dion Dublin (Coventry City), Michael Owen (Liverpool), Chris Sutton (Blackburn Rovers) 18 gol
- Musim 1998–99: Jimmy Floyd Hasselbaink (Leeds United), Michael Owen (Liverpool), Dwight Yorke (Manchester United) 18 gol
- Musim 1999–2000: Kevin Phillips (Sunderland) 30 gol
- Musim 2000-01: Jimmy Floyd Hasselbaink (Chelsea) 23 gol
- Musim 2001–02: Thierry Henry (Arsenal) 24 gol
- Musim 2002–03: Rudd van Nistelrooy (Manchester United) 25 gol
- Musim 2003-04: Thierry Henry (Arsenal) 30 gol
- Musim 2004–05: Thierry Henry (Arsenal) 25 gol
- Musim 2005-06: Thierry Henry (Arsenal) 27 gol
Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Premier League
- Musim 2006–07: Didier Drogba (Chelsea) 20 gol
- Musim 2007-08: Cristiano Ronaldo (Manchester United) 31 gol
- Musim 2008–09: Nicolas Anelka (Chelsea) 19 gol
- Musim 2009-10: Didier Drogba (Chelsea) 29 gol
- Musim 2010–11: Dimitar Berbatov (Manchester United), Carlos Tevez (Manchester City) 20 gol
- Musim 2011-12: Robin van Persie (Arsenal) 30 gol
- Musim 2012–13: Robin van Persie (Manchester United) 26 gol
- Musim 2013–14: Luis Suarez (Liverpool) 31 gol
- Musim 2014–15: Sergio Aguero (Manchester City) 26 gol
- Musim 2015-16: Harry Kane (Tottenham) 25 gol
- Musim 2016-17: Harry Kane (Tottenham) 29 gol
- Musim 2017-18: Mohamed Salah (Liverpool) 32 gol
- Musim 2018–19: Mohamed Salah (Liverpool), Sadio Mane (Liverpool), Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) 22 gol
Sejarah Alkohol Sebagai Disinfektan Dalam Kedokteran Islam
Alkohol menjamin alat dan bagian tubuh yang terkait praktik kedokteran bebas bakteri serta organisme penyebab penyakit lainnya (steril).
Dikutip dari Morocco World News, produksi alkohol sebetulnya sudah ada sejak 2000 SM di peradaban manusia.
Namun saat itu alkohol digunakan sebagai bahan minuman, bukan disinfektan untuk menjaga kebersihan.
Penggunaan alkohol sebagai disinfektan kali pertama dilakukan ilmuwan muslim Al-Razi atau Rhazes.
Terobosan Al-Razi ditemukan dalam kitab Al-Hawi atau Al-Hawi Fi Altibb, yang diartikan menjadi The Comprehensive Book on Medicine.
Al Razi menekankan pentingnya penggunaan alkohol sebagai antiseptik sebelum, selama, dan setelah operasi. Luka yang bersih berperan besar dalam keberhasilan operasi.
Dalam situs Middle East Health dikatakan, Al-Razi mengetahui koneksi antara bakteri dan kejadian infeksi.
Sebagai ahli kimia, Al-Razi menyadari alkohol bisa digunakan sebagai disinfektan yang sangat efektif.
Selain mengetahui kegunaan lain alkohol, Al-Razi juga menemukan asam sulfat yang berperan penting dalam kemajuan peradaban manusia.
Metode disinfeksi dengan alkohol ini kemudian dikenalkan di rumah sakit pertama di Baghdad.
Rumah sakit ini didirikan Khalifah Harun Al-Rasyid pada 805 Masehi.
Praktik ini kemudian menyebar di seluruh wilayah kekuasaan Islam, karena terbukti mampu meningkatkan angka keberhasilan hidup pasien yang mengalami operasi.
Penemuan alkohol sebagai disinfektan sampai ke Eropa yang kemudian mengadopsi metode tersebut.
Alkohol dalam bahasa Arab ditulis sebagai Al-Kuhul yang artinya inti dari suatu bahan atau essence.
Penamaannya mengacu pada metode destilasi yang digunakan untuk memperoleh alkohol.
Saat ini alkohol tidak hanya digunakan dalam menjaga kebersihan alat dan praktik kedokteran.
Berbagai produk antiseptik yang digunakan masyarakat awam telah menggunakan alkohol sebagai bahan aktif.
Menjaga kebersihan dengan produk antiseptik berbahan alkohol terbukti mampu mencegah infeksi COVID-19.
Terkait Al-Razi, sosok ini punya peran besar dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan kedokteran Islam di abad pertengahan.
Terlahir dengan nama Abu Bakr Mohammad Ibn Zakariya al-Razi, dia menginspirasi ilmuwan muslim besar lainnya misal Ibnu Sina.
Al-Razi lahir hidup pada periode 865-925 Masehi di kota bernama Rayy yang terletak di Iran.
Al-Razi awalnya adalah seorang musisi sebelum serius mendalami kimia dan ilmu kedokteran.
Selama hidup dia dikenal sebagai pribadi yang semangat belajar, baik, memegang teguh prinsip, dan melayani semua pasien tanpa kecuali.
Untuk menghormati Al-Razi, tiap tanggal 27 Agustus diadakan Razi Day atau Pharmacy Day di Iran.
Google Mau Bersih-bersih Chrome Web Store
Menurut Google, kesuksesan Chrome sebagai browser terpopuler membuat Chrome Web Store juga dibanjiri oleh spam dan penipuan.
Meningkatnya kehadiran ekstensi duplikat atau sama dengan ekstensi lain 'meracuni' dan 'membanjiri' Chrome Web Store dengan bermacam konten berkualitas rendah.
Pada 27 Agustus mendatang, Google berencana menerapkan sejumlah aturan baru yang bakal membuat banyak ekstensi akan dihapus karena melanggar.
Aturan ini ditujukan untuk menghilangkan praktik-praktik dari developer nakal yang membanjiri Chrome Web Store dengan ekstensi jelek yang hanya bertujuan untuk menggenjot jumlah instalasi.
Berikut adalah sejumlah aturan tersebut :
- Developer dilarang mendaftarkan ekstensi yang diduplikasi lagi. Contohnya ekstensi wallpaper yang meski mempunyai nama berbeda namun memberikan wallpaper yang sama.
- Ekstensi juga dilarang menggunakan teknik 'keyword spam' untuk memenuhi bagian metadata dengan bermacam kata untuk memperluas hasil pencariannya.
- Developer dilarang menggunakan metadata yang menyesatkan, tidak menggunakan format yang benar, tidak deskriptif, tak relevan, berlebihan, atau tak layak.
- Developer dilarang menggembungkan rating produk, review, ataupun jumlah instal dengan cara ilegal.
- Ekstensi yang hanya mempunyai satu fungsi seperti meluncurkan laman web atau aplikasi tak lagi diizinkan.
- Ekstensi yang menyalahgunakan notifikasi browser untuk menampilkan spam ke pengguna dengan iklan akan diblokir.
Google menyebut kalau mereka berencana untuk menghapus semua ekstensi yang melanggar aturan tersebut.
Saat itu terjadi, ribuan ekstensi sampah di Google Chrome diperkirakan akan hilang dari Web Store.
Saat ini menurut Google di Chrome Web Store ada lebih dari 200 ribu ekstensi.
Akhirnya, Zoom Tingkatkan Keamanan di Versi 5.0
Zoom telah meningkatkan 'benteng pertahanan' di platformnya dalam versi 5.0 dengan kemampuan perusahaan untuk proaktif mengidentifikasi, mengatasi, dan meningkatkan keamanan dan privasi perusahaan.
Dengan menambahkan dukungan untuk enkripsi ACM 256-bit GCM, Zoom akan memberikan peningkatan perlindungan saat pengguna melakukan meeting virtual data dan ketahanan terhadap gangguan.
"Saya bangga mencapai langkah ini dalam rencana 90 hari kami tetapi ini baru permulaan," ujar CEO Zoom Eric S Yuan dalam keterangan tertulisnya.
"Kami membangun bisnis dengan memberikan kebahagiaan kepada pelanggan.
Kami akan mendapatkan kepercayaan pelanggan kami dan memberikan mereka kenyamanan dengan fokus kami yang tak tergoyahkan untuk menyediakan platform yang paling aman," ucapnya menambahkan.
Berikut peningkatan yang dilakukan di versi Zoom 5.0, yaitu :
Jaringan
- Enkripsi AES 256-bit GCM: Enkripsi keamanan ditingkatkan Zoom ke standar ACM 256-bit GCM, yang menawarkan perlindungan lebih baik terhadap data saat meeting berlangsung dan tahan terhadap gangguan. Ini memberikan jaminan kerahasiaan dan integritas pada sesi meeting Zoom, Zoom Video Webinar, dan data Telepon Zoom. Versi 5.0, yang dijadwalkan rilis dalam minggu ini, mendukung enkripsi GCM, dan standar ini akan berlaku setelah semua akun diaktifkan dengan GCM. Pemberdayaan akun di seluruh sistem akan berlangsung pada 30 Mei.
- Kontrol Routing Data: Admin akun dapat memilih pusat data mana yang digunakan saat rapat dan saat webinar berlangsung untuk mengetahui lalulintas real- time di tingkat akun, grup, atau pengguna.
Pengalaman Pengguna dan Kontrol
- Ikon keamanan: Fitur keamanan Zoom, yang sebelumnya telah diakses melalui menu meeting, sekarang dikelompokkan bersama dan dapat ditemukan dengan meng-klik ikon Keamanan di kolom host menu meeting.
- Kendali Host Yang Kuat: Host akan dapat "Melaporkan Pengguna" melalui ikon Keamanan. Mereka juga dapat menonaktifkan fitur bagi peserta untuk mengubah nama atau identitas mereka di dalam sesi virtual meeting. Untuk pelanggan sektor pendidikan, berbagi layar sekarang diatur hanya dibolehkan untuk host.
- Fitur Aktif Waiting Room: Waiting Room atau Ruang Tunggu virtual, adalah fitur yang memungkinkan host mengatifkan ruang tunggu virtual sebelum mereka bergabung dalam meeting virtual, sekarang aktif secara default untuk akun Basic dan lisensi tunggal untuk Professional. Semua host sekarang juga dapat mengaktifkan fitur Ruang Tunggu ini saat meeting virtual mereka sedang berlangsung.
- Password Kompleks Diatur Otomatis: Fitur password yang sekarang aktif secara default untuk sebagian besar pelanggan, termasuk semua pelanggan Basic, lisensi tunggal, dan K-12. Untuk akun yang dikelola, admin akun sekarang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan kompleksitas kata sandi (seperti panjang, alfanumerik, dan persyaratan karakter khusus). Selain itu, admin Zoom untuk Telepon sekarang dapat menyesuaikan panjang pin yang diperlukan untuk mengakses voicemail.
- Password Rekaman Cloud: Passwords atau kata sandi sekarang ditetapkan secara otomatis untuk semua yang mengakses rekaman cloud selain dari host meeting virtual dan memerlukan kata sandi yang kompleks. Untuk akun yang dikelola, admin akun sekarang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan kompleksitas kata sandi.
- Aman Berbagi Kontak Akun: Zoom 5.0 akan mendukung struktur data baru untuk organisasi yang lebih besar, memungkinkan mereka untuk menautkan kontak di banyak akun sehingga orang dapat dengan mudah dan aman mencari dan menemukan lokasi meeting virtual, percakapan , dan kontak telepon.
- Peningkatan Dashboard: Admin akun bisnis, perusahaan, dan pendidikan dapat melihat bagaimana meeting virtual pengguna terhubung ke pusat data Zoom di Dashboard Zoom mereka. Ini termasuk semua pusat data yang terhubung ke server HTTP Tunnel, serta Conference Room Connectors dan gateway.
- Tambahan: Pengguna sekarang dapat memilih untuk membuat notifikasi Obrolan Zoom mereka tidak menunjukkan potongan obrolan mereka di layar; meeting virtual tanpa menggunakan ID meeting pribadi sekarang memiliki 11 digit ID untuk menambah kerumitan; dan selama meeting virtual, ID dan opsi Undangan telah dipindahkan dari antarmuka Zoom utama ke menu peserta meeting, sehingga tidak mudah untuk pengguna secara tidak sengaja membocorkan ID meeting virtual mereka.



















